Wakil Dekan Fakultas Kedokteran Unpri Buka Suara Terkait Penemuan 5 Mayat di Area Kampus

- Redaksi

Thursday, 14 December 2023 - 02:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Wakil Dekan Fakultas Kedokteran UNPRI (Dok. Istimewa)

SwaraWarta.co.id – Universitas Prima Indonesia (Unpri) Medan mengkonfirmasi penemuan lima jenazah di kampus mereka pada Selasa (12/12/2023). 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, jenazah tersebut ternyata bukan korban pembunuhan, melainkan jasad yang digunakan untuk praktikum anatomi mahasiswa kedokteran. 

Jenazah tersebut dikenal dengan istilah kadaver.

“(Jadi) di dalam laboratorium anatomi, salah satu media belajarnya adalah kadaver, yaitu tubuh manusia yang diawetkan,” ujar Susanto melalui keterangan videonya, Rabu (13/12/2023).

Dalam sebuah video, Wakil Dekan Fakultas Kedokteran Unpri Medan Kolonel drg Susanto menjelaskan bahwa lima kadaver, digunakan di laboratorium anatomi.

” Di laboratorium FK Unpri terdapat lima kadaver, satu perempuan, dan empat laki-laki,” ujarnya 

Baca Juga :  Kapan Sidang Isbat di Tahun 2026? Ini Jawaban Resmi dari Kemenag

Susanto mengatakan bahwa setiap Fakultas Kedokteran di Indonesia memiliki cadaver sebagai media pembelajaran dan telah diatur dalam undang-undang. 

“Kami sangat yakin di setiap Fakultas Kedokteran di Indonesia memiliki cadaver sebagai media pembelajaran dan peraturan tentang kadaver sebagai media pembelajaran ilmu urai atau anatomi telah diatur undang undang,” ungkapnya.

Selain itu, ia membantah adanya isu bahwa ada dua mayat yang merupakan korban pembunuhan di kampus Unpri Medan.

Susanto juga menyayangkan kurangnya koordinasi dari pihak kepolisian saat melakukan penggeledahan di kampus Unpri Medan dan mengklaim bahwa pada malam hari mereka tidak ada petugas yang bisa mendampingi saat penggeledahan. 

“Pada malam hari (mereka) mendesak untuk melakukan penggeledahan di kampus Unpri. Untuk diketahui, pada malam hari tidak ada petugas yang bisa mendampingi,” ungkapnya. 

Baca Juga :  Karya Yos Suprapto Dibrendel, Pengamat Ungkap Hal Ini

Akhirnya, polisi menemukan lima kadaver, yang kemudian diperiksa dan dikembalikan ke bak cadaver.

Pada awalnya beredar informasi bahwa dua mayat ditemukan di bak air yang berada di lantai 9 kampus, namun hal itu tidak benar. 

Sebelumnya Pihak kampus diklaim menolak melakukan olah TKP pada saat penyelidikan polisi, yang membuat polisi kesulitan.

Berita Terkait

Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?
VIRAL! ART Curi Emas Majikan Hampir Rp1 Miliar, Hasilnya untuk Pesta Pernikahan Mewah
Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!
Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!
Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow
Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!
Syarat Daftar KAI Lulusan SMA 2026: Panduan Lengkap
Berapa Jumlah Fakultas dan Prodi di UBP Karawang? Simak Selengkapnya!

Berita Terkait

Thursday, 10 September 2026 - 09:04 WIB

Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?

Wednesday, 9 September 2026 - 10:10 WIB

VIRAL! ART Curi Emas Majikan Hampir Rp1 Miliar, Hasilnya untuk Pesta Pernikahan Mewah

Tuesday, 8 September 2026 - 07:00 WIB

Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!

Monday, 7 September 2026 - 10:10 WIB

Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!

Monday, 7 September 2026 - 09:20 WIB

Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow

Berita Terbaru