Tfd6BUC8TSd7TSMoTpW9GUr0BA==

WHO Sebut Gaza Akan Dirundung Banyak Masalah Kesehatan

WHO Sebut Gaza Akan Dirundung Banyak Masalah Kesehatan
WHO Sebut Gaza Akan Dirundung Banyak Masalah Kesehatan. (dok)


SwaraWarta.co.id - Situasi kesehatan di Gaza semakin memburuk dengan menyebar luasnya penyakit seperti cacar air, meningitis, dan infeksi saluran pernapasan atas.

Otoritas medis Palestina dan lembaga kesehatan internasional melaporkan peningkatan kasus ini, seiring dengan kondisi kehidupan yang semakin sulit akibat pengepungan dan serangan Israel.

Lebih dari 160.000 hingga 165.000 kasus diare tercatat pada anak-anak di bawah lima tahun, jumlah yang jauh melampaui angka biasanya, ungkap pejabat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Impetigo, meningitis, dan penyakit kuning juga mewabah di wilayah tersebut, demikian diungkapkan oleh Richard Peeperkorn, perwakilan WHO di wilayah pendudukan Palestina.

Upaya WHO untuk mendirikan laboratorium keliling di Gaza guna menganalisis sampel penyakit kuning sedang dilakukan.

Peeperkorn menekankan bahwa kondisi kehidupan yang sulit ikut mempercepat penyebaran penyakit.

Sebanyak 80 persen populasi Gaza mengungsi setelah instruksi militer Israel memaksa ratusan ribu orang pindah ke wilayah yang lebih kecil di tengah serangan darat Israel Defense Forces terhadap Hamas.

Keterbatasan obat dan pasokan medis lainnya karena penutupan perbatasan Gaza semakin memperparah situasi.

Kementerian Kesehatan Palestina yang dikuasai Hamas mencatat lebih dari 130.000 kasus infeksi saluran pernapasan dan 35.000 kasus ruam kulit dalam laporan yang diterbitkan Senin.

Laporan tersebut juga mencatat 4.395 kasus cacar air, 17.511 kasus kutu, dan 19.325 kasus kudis.

Peeperkorn menggambarkan bahwa penyebaran penyakit menciptakan tekanan tambahan bagi sistem kesehatan di Gaza yang kini semakin memburuk.

Dari 36 rumah sakit di wilayah tersebut, hanya 11 yang masih berfungsi sebagian.

Peeperkorn menyoroti tantangan yang dihadapi, termasuk kekurangan staf dan peningkatan jumlah pasien yang memaksa dokter untuk memprioritaskan perawatan. Mereka bahkan harus menangani kasus serius di koridor, lantai, atau bahkan di kapel.



Dapatkan update berita Indonesia terkini 2024 serta info viral terbaru hari ini dari situs SwaraWarta.co.id melalui platform Google News.

Ketik kata kunci lalu Enter