Amerika Serikat Menduga Rusia Telah Menggunakan Rudal Korea Utara di Ukraina

- Redaksi

Friday, 5 January 2024 - 03:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Amerika Menduga Rusia Telah Menggunakan Rudal Korea Utara di
Ukraina.

SwaraWarta.co.idAmerika Serikat mengatakan bahwa Rusia
menggunakan rudal balistik dari Korea Utara dan ada kemungkinan akan
menggunakan rudal balistik jarak dekat dari Iran.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih John Kirby
mengatakan pada hari Kamis bahwa intelijen yang baru-baru ini dibuka menemukan
bahwa Korea Utara telah memberikan senjata kepada Moskow, setidaknya satu di
antaranya ditembakkan ke Ukraina pada tanggal 3 Januari 2024, dan mendarat di
lapangan terbuka di wilayah Zaporizhia.

Rusia juga meluncurkan beberapa rudal Korea Utara pada hari
Selasa dalam serangan semalam, tambahnya.

Baca Juga :  Medan Resmi Luncurkan 60 Bus Listrik, Wali Kota: Ayo Beralih ke Transportasi Umum

Kirby juga mengatakan bahwa kesepakatan Rusia-Iran belum
selesai namun AS “khawatir bahwa negosiasi Rusia untuk memperoleh rudal
balistik jarak dekat dari Iran mengalami kemajuan aktif”.

Dia mengatakan Washington dan sekutu-sekutunya kini akan
mengangkat masalah ini ke Dewan Keamanan PBB karena hal ini menandakan
pelanggaran sanksi AS terhadap Korea Utara.

Pemerintahan Biden telah berulang kali menyatakan bahwa
Kremlin telah bergantung pada Korea Utara dan Iran untuk mendapatkan senjata
yang dibutuhkannya untuk melanjutkan operasi militernya di Ukraina dan telah
mengungkapkan temuan yang dikatakannya membuktikan hal tersebut.

Sejauh ini, Korea Utara dan Iran terisolasi di kancah
internasional karena program nuklir dan catatan hak asasi manusia mereka.

Baca Juga :  Nikon Z9: The Apex of Mirrorless yang Menakjubkan

Pada bulan Oktober, Gedung Putih mengatakan bahwa Korea
Utara telah mengirimkan lebih dari 1.000 kontainer peralatan militer dan
amunisi ke Moskow.

Inggris pada hari Kamis mengutuk penggunaan rudal Korea
Utara oleh Rusia dalam serangan baru-baru ini terhadap Ukraina. “Kami mendesak
Korea Utara untuk menghentikan pasokan senjatanya ke Rusia,” kata juru bicara
Kementerian Luar Negeri Inggris dalam sebuah pernyataan.

Sebelumnya pada hari Kamis, Ukraina mengumumkan bahwa
angkatan udaranya telah melakukan serangan terhadap pos komando Rusia di dekat
kota Sevastopol yang diduduki dan menyerang unit militer dalam serangan terpisah
di Semenanjung Krimea.

Komandan Angkatan Udara Mykola Oleshchuk memposting video di
aplikasi Telegram yang menunjukkan asap mengepul dari ledakan di dekat
Sevastopol, pelabuhan Krimea yang berfungsi sebagai markas utama Armada Laut
Hitam Rusia.

Baca Juga :  Palembang Meriahkan Malam Pergantian Tahun Baru 2024 dengan Pertunjukkan Drone Show

“Sekali lagi terima kasih kepada pilot Angkatan Udara dan
semua orang yang merencanakan operasi untuk pekerjaan tempur yang sempurna,”
katanya.

Gubernur Sevastopol yang dilantik Moskow, Mikhail
Razvozhayev, menggambarkan serangan itu sebagai “serangan paling masif dalam
beberapa waktu terakhir”.

Dia mengatakan satu orang dirawat di rumah sakit setelah
terkena pecahan peluru.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pasukannya telah
menggagalkan serangan Ukraina, menghancurkan 10 rudal yang masuk di semenanjung
tersebut.

Berita Terkait

Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi Panas Dikritik: Solusi Praktis atau Memicu Main Hakim Sendiri?
Berapa Passing Grade PPPK Sekolah Rakyat? Yuk Cari Tahu Informasinya Disini!
Apakah Blippi Masih Hidup? Ini Faktanya!
Cara Cek DTKS Online Terbaru 2026: Intip Nama Kamu di Daftar Penerima Bansos!
3 Alasan Utama Nanik S. Deyang Mengundurkan Diri Sebagai Kepala BGN
Kapan Pelunasan Haji 2027 Dimulai? Berikut ini Perkiraan Jadwal Terbarunya!
VIRAL! Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta: Cek Aturan Barunya!
Catat Tanggalnya! Kapan PKH dan BPNT Tahap 3 Cair ke Rekening?

Berita Terkait

Sunday, 26 July 2026 - 14:22 WIB

Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi Panas Dikritik: Solusi Praktis atau Memicu Main Hakim Sendiri?

Saturday, 25 July 2026 - 10:55 WIB

Berapa Passing Grade PPPK Sekolah Rakyat? Yuk Cari Tahu Informasinya Disini!

Saturday, 25 July 2026 - 10:44 WIB

Apakah Blippi Masih Hidup? Ini Faktanya!

Saturday, 25 July 2026 - 06:32 WIB

Cara Cek DTKS Online Terbaru 2026: Intip Nama Kamu di Daftar Penerima Bansos!

Wednesday, 22 July 2026 - 10:38 WIB

3 Alasan Utama Nanik S. Deyang Mengundurkan Diri Sebagai Kepala BGN

Berita Terbaru