Gajah Mulai Masuk ke Perkebunan Warga di Lampung, Kekurangan Makanankah?

- Redaksi

Wednesday, 17 January 2024 - 07:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gajah Liar Rusak Kebun Warga di Lampung-SwaraWarta.co.id (Sumber: Tribun Lampung)

SwaraWarta.co.id – Kawanan gajah liar di Kecamatan Suoh dan Bandar Negeri Suoh (BNS), Lampung Barat, kembali menimbulkan masalah dengan masuk ke pemukiman dan merusak lahan perkebunan warga.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sukimin, Kabid Pengelolaan dan Pengendalian Lingkungan Hidup (PPLH) DLH Lampung Barat, menyampaikan bahwa pihaknya bersama masyarakat setempat terus memantau kawanan gajah liar yang memasuki Pekon Suka Marga, Kecamatan Suoh.

Diberitakan bahwa gajah mulai masuk pada hari Senin, 15 Januari 2024, dan pada hari Selasa malam kawanan gajah tersebut merusak sawah dan kebun pisang milik Bapak Jaimin, salah satu warga di Pemangku Kalibata, Pekon Suka Marga.

Baca Juga :  Aktivis Mahasiswa Asal Gorontalo Kritik Pemerintah Usai Ramai Korban Judol dapat Bansos

Saat ini, Satgas Lembah Suoh telah melakukan penghadangan dan penghalauan terhadap kawanan gajah liar tersebut.

Meskipun Sukimin memperkirakan bahwa gajah-gajah tersebut kembali ke dalam hutan pada siang hari, mereka masih kembali ke pemukiman pada malam hari, merusak rumah warga di sekitarnya.

Diperkirakan posisi saat ini kawanan gajah liar itu masih di Pemangku Kalibata, Pekon Suka Marga.

Menurut Sukimin, beberapa gajah liar dalam kawanan tersebut sudah dipasangi GPS Collar untuk memantau pergerakan mereka.

Namun, baru satu ekor yang telah dipasang, dan pemasangan GPS Collar pada ekor lainnya direncanakan dalam waktu dekat.

“Gajah yang sudah dipasang GPS Collar baru satu ekor dan dalam waktu dekat akan ada pemasangan GPS Collar kembali,” jelas Sukimin.

Baca Juga :  Perjuangan Mat Solar Melawan Stroke Hingga Akhir Hayat

Sebelumnya, Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (BB-TNBBS) bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu serta mitra seperti Repong Indonesia, YKWS, PILI, WCS, dan YABI telah berhasil memasang GPS Collar pada beberapa gajah liar di Lampung Barat.

Tujuan pemasangan ini adalah untuk memantau posisi satwa dilindungi tersebut dan mencari solusi agar gajah-gajah tersebut tidak merusak pemukiman dan lahan pertanian.

“Pemasangan GPS Collar sudah selesai dipasang pada gajah liar tersebut,” ungkap Plt Kepala BB-TNBBS, Ismanto.

GPS Collar yang dipasang berupa kalung pada salah satu gajah dalam kelompok gajah liar.

Pada 29 Maret 2023, pemasangan GPS Collar dilakukan pada kelompok gajah bernama kelompok Jambul yang terdiri dari enam ekor, yang berada di Desa Suka Marga, Kecamatan Suoh, Kabupaten Lampung Barat.

Baca Juga :  Wanita Nganjuk Ditemukan Tewas di Kebun Jagung, Begini Kronologinya!

Pemasangan GPS Collar ini diharapkan dapat membantu dalam memonitor pergerakan kawanan gajah liar dan memberikan informasi yang diperlukan untuk mengambil tindakan yang tepat guna melindungi masyarakat setempat dan gajah-gajah tersebut.

Melalui upaya kolaboratif antara pihak berwenang dan masyarakat, diharapkan dapat ditemukan solusi yang efektif untuk mengatasi konflik antara manusia dan gajah liar di wilayah tersebut, sehingga kerugian bagi kedua belah pihak dapat diminimalkan.***

Berita Terkait

BLT untuk 50 Juta Warga Miskin, Benarkah Langsung Masuk Rekening? Ini Jadwalnya
Update Klasemen Asian Games 2026: Indonesia Raih 30 Medali, Ada Tambahan Emas dari Leo/Daniel
Kenapa Hari Ini Bendera Setengah Tiang di Berbagai Instansi? Ternyata Karena Alasan Ini!
Viral! Wanita Dipaksa Berhubungan Badan lalu Diperas Rp50 Juta, Diancam jika Tak Menuruti
Viral! Video Oknum Guru di Subang Diduga Rekam Rok dalam Siswi SMP saat Ambil Ijazah, Warganet Murka
VIRAL! Video Berjilbab Mesum di Dalam Mobil Durasi 41 Detik Bikin Heboh Warganet, Ini Fakta dan Reaksi Netizen
Kapan Kartu Prakerja Dibuka Kembali? Ini Fakta Terbaru yang Wajib Kamu Tahu!
Kenapa Kapal Virgo Tenggelam? Terungkap Karena Ada Beberapa Faktor yang Diduga Pemicunya!

Berita Terkait

Wednesday, 30 September 2026 - 12:23 WIB

BLT untuk 50 Juta Warga Miskin, Benarkah Langsung Masuk Rekening? Ini Jadwalnya

Wednesday, 30 September 2026 - 12:19 WIB

Update Klasemen Asian Games 2026: Indonesia Raih 30 Medali, Ada Tambahan Emas dari Leo/Daniel

Wednesday, 30 September 2026 - 10:11 WIB

Kenapa Hari Ini Bendera Setengah Tiang di Berbagai Instansi? Ternyata Karena Alasan Ini!

Wednesday, 30 September 2026 - 09:50 WIB

Viral! Wanita Dipaksa Berhubungan Badan lalu Diperas Rp50 Juta, Diancam jika Tak Menuruti

Tuesday, 29 September 2026 - 09:29 WIB

Viral! Video Oknum Guru di Subang Diduga Rekam Rok dalam Siswi SMP saat Ambil Ijazah, Warganet Murka

Berita Terbaru