Categories: BeritaBerita Terbaru

Hujan Deras di Serang Sebabkan Beberapa Wilayah Terendam Banjir

Hujan Lebat Sebabkan Beberapa Wilayah di Kota Serang Terendam-SwaraWarta.co.id (Sumber: Pixabay)

SwaraWarta.co.id – Di Kota Serang, Banten, hujan deras pada hari Minggu menyebabkan sejumlah wilayah terendam banjir.

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aprilia Nuridah, seorang warga di lingkungan Kantin Garuda, menceritakan bahwa air mulai naik sekitar pukul 11.43 WIB dan masuk ke dalam rumahnya.

Meskipun hujannya hanya sebentar, intensitasnya cukup deras sehingga air mencapai tingkat sepinggang orang dewasa di beberapa titik jalan pemukiman.

Aprilia mengungkapkan bahwa kejadian serupa telah terjadi secara rutin saat hujan deras melanda wilayahnya.

Tingginya air membuat akses ke jalan dan permukiman warga menjadi sulit. Padahal hujan yang turun hanya sebentar tapi deres banget.

Ketinggian air itu sampai sepinggang orang kalau jalan sampe ke ujung lagi.

Dalam situasi ini, Aprilia berharap agar pemerintah daerah dapat menemukan solusi untuk mengatasi permasalahan banjir yang telah menjadi ancaman setiap kali curah hujan tinggi selama beberapa tahun terakhir.

Dia menyampaikan kekhawatirannya bahwa banjir telah menjadi persoalan lama dan membutuhkan tindakan konkret, seperti penambahan atau pembuatan aliran pembuangan baru.

Dikatakan orang-orang bahwa hal ini sudah merupakan sebuah persoalan lama, seharusnya ada solusinya, nambah atau membuat aliran pembuangan baru atau bagaimana.

Warga kerap kuatir kalau hujan lebat, tidur pun pada tak nyenyak, takut banjir.

Penduduk lain, Aliudin dari Trip Jamaksari, Cinanggung, Kota Serang, juga mengalami kejutan ketika mengetahui bahwa air sudah masuk setinggi mata kaki di lantai rumahnya.

Untungnya, ia cepat tanggap dan segera memindahkan kendaraan yang tersimpan di garasi serta barang-barang di rumahnya ke tempat yang lebih tinggi.

“Jam 11 kami, langsung memindahkan kendaraan, mobil, motor. Barang-barang di rumah juga terpaksa dinaikkan ke tempat lebih tinggi,” cerita Aliudin.

Kondisi ini memberikan gambaran bahwa banjir bukan hanya menjadi ancaman bagi satu warga, melainkan dampaknya dirasakan oleh banyak orang di berbagai wilayah.

Perlu adanya upaya bersama antara pemerintah daerah dan masyarakat untuk mencari solusi jangka panjang guna mengurangi risiko banjir yang terjadi secara berulang.

Meskipun hujan deras bisa terjadi dalam waktu singkat, dampaknya dapat meluas dan merugikan banyak orang.

Oleh karena itu, mitigasi dan tindakan pencegahan perlu menjadi prioritas agar masyarakat dapat menjalani kehidupan sehari-hari tanpa terus-menerus terancam oleh bencana banjir.***

Redaksi SwaraWarta.co.id

Berita Indonesia Terkini 2024 Viral Terbaru Hari Ini

Recent Posts

Perubahan Sosial Adalah Hal yang Mutlak, Jelaskan Faktor-faktor Fundamental Apa Saja yang Menyebabkan Perubahan Sosial Secara Evolusi dan Revolusi?

SwaraWarta.co.id – Perubahan sosial adalah hal yang mutlak, jelaskan faktor-faktor fundamental apa saja yang menyebabkan…

2 hours ago

JELASKAN Contoh Perilaku Baik dalam Rangka Memberi Dukungan Kepada Pemerintah Demi Menyelesaikan Sengketa Batas Wilayah?

SwaraWarta.co.id – Jelaskan contoh perilaku baik dalam rangka memberi dukungan kepada pemerintah demi menyelesaikan sengketa…

7 hours ago

Kolesterol Normalnya Berapa, Sih? Ini Angka Aman dan Tips Menjaganya Agar Tak Lewat Batas!

SwaraWarta.co.id - Pernahkah kamu merasa pusing atau leher kaku setelah menyantap makanan bersantan atau gorengan?…

7 hours ago

Kenapa Harga Sawit Turun Drastis Belakangan Ini? Ternyata Faktor Utamanya Ini!

SwaraWarta.co.id – Kenapa harga sawit turun drastis? Pernahkah kamu memperhatikan pergerakan komoditas hijau yang satu…

9 hours ago

Cara Mempercepat Kinerja Android agar Tidak Lemot

Banyak pengguna Android pernah mengalami masalah yang sama. Awalnya ponsel berjalan lancar, aplikasi terbuka dengan…

9 hours ago

Cara Blur WA Web Paling Gampang: Trik Rahasia Jaga Privasi dari Chat Kepo!

SwaraWarta.co.id - Pernah gak sih kamu lagi asyik chattingan di kantor atau kafe, tiba-tiba merasa…

9 hours ago