Pemerintah Larang 3 Pesawat Lion Beroperasi Buntut Pintu Pesawat Boeing Jebol di Udara

- Redaksi

Monday, 8 January 2024 - 11:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Larang 3 Pesawat Lion Air Beroperasi Buntut Insiden Boeing 737-SwaraWarta.co.id (Sumber: Kompas)

SwaraWarta.co.idPemerintah, melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, secara resmi melarang tiga pesawat Lion Air untuk beroperasi, terkait skandal terbaru dari Boeing 737 Max 9 yang digunakan oleh Lion Air.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Boeing 737 Max 9 Alaska Airlines juga mengalami pendaratan darurat karena penutup pintu pesawat jebol.

Ditjen Perhubungan Udara telah berkoordinasi dengan Federal Aviation Administration (FAA) Amerika Serikat Regional Asia Pacific, Boeing, dan Lion Air sebagai maskapai nasional yang menggunakan Boeing 737-9 MAX.

“Pengoperasian sementara pesawat Boeing 737-9 Max dihentikan sejak 6 Januari 2024 hingga perkembangan lebih lanjut,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara M. Kristi Endah Murni.

Baca Juga :  Penipuan Berkedok Nama Pjs Bupati Ponorogo, Joko Irianto: Masyarakat Diminta Waspada

Meskipun Lion Air melaporkan bahwa Boeing memberikan konfirmasi tiga pesawat mereka tidak terkena larangan, Ditjen Perhubungan Udara menyatakan bahwa evaluasi mereka menunjukkan ketidaksesuaian.

Pesawat Lion Air, dengan registrasi PK-LRF, PK-LRG, dan PK-LRI, menggunakan mid cabin emergency exit door type II tanpa mid exit door plug, berbeda dengan pesawat Alaska Airlines.

Ditjen Perhubungan Udara telah menerbitkan Petunjuk Pelaksanaan Kelaikan Udara 24-01-001-U berdasarkan FAA AD 2024-02-51 yang dikeluarkan pada 7 Januari 2024.

Mereka akan terus berkoordinasi dengan FAA, Boeing, dan Lion Air untuk memonitor situasi ini.

Keamanan dan keselamatan operasi penerbangan tetap menjadi prioritas, tulis M. Kristi.

Sebelumnya, pesawat Boeing 737 kembali mendapat sorotan setelah pesawat Alaska Airlines melakukan pendaratan darurat akibat penutup pintu pesawat yang jebol pada 5 Januari 2024.

Baca Juga :  Apa yang Terjadi Jika Rupiah Menguat? Ini Dampaknya!

Insiden ini memicu larangan terbang untuk semua Boeing 737 Max 9 oleh FAA hingga jet dianggap aman.

FAA juga mengeluarkan perintah sementara untuk memeriksa puluhan pesawat Boeing 737 Max 9 setelah insiden Alaska Airlines, menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan pesawat tersebut.

Situasi ini menandai catatan hitam tambahan pada sejarah Boeing 737.

Dalam insiden tersebut, bagian jendela pesawat robek setelah lepas landas dari Portland, Oregon, memaksa pilot untuk mendarat darurat dengan seluruh 171 penumpang dan awak pesawat.

FAA mengambil langkah tegas untuk menangani kekhawatiran keselamatan dan melarang sementara seluruh Boeing 737 Max 9.

Admin Penerbangan Federal AS (FAA) memastikan bahwa pesawat tersebut tidak akan terbang hingga memastikan keselamatan.

Baca Juga :  Bappenas Sebut Pangan Ponorogo Segar dan Aman dikonsumsi

Pemeriksaan pesawat Boeing 737 Max 9 menjadi fokus setelah insiden Alaska Airlines, menciptakan ketidakpastian seputar keamanan pesawat jenis tersebut.

Ditjen Perhubungan Udara berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memantau perkembangan situasi ini.

Informasi lebih lanjut akan disediakan seiring dengan perkembangan yang terjadi.

Kejadian ini menjadi sorotan terbaru dalam rentetan masalah yang dialami oleh pesawat Boeing 737 Max 9, menunjukkan urgensi dalam menjaga standar keselamatan penerbangan.***

Berita Terkait

Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!
Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow
Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!
Syarat Daftar KAI Lulusan SMA 2026: Panduan Lengkap
Berapa Jumlah Fakultas dan Prodi di UBP Karawang? Simak Selengkapnya!
Beli BBM Subsidi Wajib Tunjukkan STNK? Ini Fakta dan Aturan Terbarunya
Gunung Anak Krakatau Erupsi Menerus dan Keluarkan Lava Panas
Keracunan MBG Lasem Rembang: Kronologi 777 Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Diare Massal

Berita Terkait

Monday, 7 September 2026 - 10:10 WIB

Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!

Sunday, 6 September 2026 - 12:07 WIB

Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!

Sunday, 6 September 2026 - 11:42 WIB

Syarat Daftar KAI Lulusan SMA 2026: Panduan Lengkap

Saturday, 5 September 2026 - 14:49 WIB

Berapa Jumlah Fakultas dan Prodi di UBP Karawang? Simak Selengkapnya!

Saturday, 5 September 2026 - 10:14 WIB

Beli BBM Subsidi Wajib Tunjukkan STNK? Ini Fakta dan Aturan Terbarunya

Berita Terbaru