Keracunan MBG Lasem Rembang: Kronologi 777 Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Diare Massal

- Redaksi

Friday, 4 September 2026 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kronologi Kejadian Keracunan MBG Lasem Rembang

Kronologi Kejadian Keracunan MBG Lasem Rembang

SwaraWarta.co.id – Sebuah insiden keracunan massal mengguncang SMA Negeri 1 Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Sebanyak 777 siswa dan guru diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan di sekolah.

Peristiwa ini menjadi perhatian nasional karena jumlah korban yang sangat besar dan dampaknya yang melumpuhkan kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kronologi Kejadian Keracunan MBG Lasem Rembang

Insiden bermula pada Rabu, 2 September 2026, ketika paket MBG dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Soditan Lasem dibagikan kepada warga sekolah sekitar pukul 11.45 WIB. Menu yang disantap terdiri dari nasi, ayam bakar grill, tempe, lalapan, sambal teri goreng, dan potongan buah semangka.

Sejumlah siswa sempat mengeluhkan rasa buah semangka yang terasa kecut dan tidak segar.

Baca Juga :  Resep Batagor Khas Bandung, Mudah dan Enak

Namun, keluhan baru muncul secara masif keesokan harinya, Kamis (3/9/2026) pagi, saat para siswa mulai masuk kelas.

Dampak Luar Biasa: Toilet Sekolah Overload

Dalam hitungan menit, laporan siswa yang mengalami diare berdatangan dari berbagai kelas. Kepala SMAN 1 Lasem, Juhartutik, mengungkapkan bahwa dalam setiap kelas terdapat 20-31 siswa yang terkena diare.

“Begitu guru mendata di masing-masing kelas, dalam beberapa menit langsung masuk laporan ada 777 orang yang diare,” jelas Juhartutik.

Dengan 30-an toilet yang tersedia, sekolah tidak mampu menampung antrean siswa yang mengalami diare.

Toilet sekolah overload hingga Juhartutik mempersilakan siswa menggunakan kamar mandi pribadinya.

Dari total korban, rinciannya adalah 752 siswa dan 25 guru. Lima orang di antaranya harus dilarikan ke Puskesmas Lasem karena muntah terus-menerus, dan satu siswa bahkan harus dirawat di RSUD dr. R. Soetrasno Rembang.

Baca Juga :  Lowongan Kerja Maintenance Staff PT Ajinomoto Indonesia Penempatan Rembang Tahun 2025 (Apply Now)

Dugaan Penyebab Keracunan MBG Lasem Rembang

Kepala SMAN 1 Lasem menduga sumber keracunan berasal dari lauk ayam bakar yang sudah tidak layak konsumsi. “Jadi ayamnya itu saat dipegang seperti sudah berlendir,” ungkapnya.

Selain itu, ditemukan kejanggalan pada proses pengolahan. Menu MBG tersebut dimasak pada dini hari pukul 03.00, sementara baru dikonsumsi siswa sekitar pukul 12.00 siang.

Jarak waktu yang panjang antara proses memasak dan konsumsi diduga menjadi faktor risiko kontaminasi makanan.

Respons dan Penanganan

Menyusul insiden ini, pihak sekolah mengambil keputusan untuk menghentikan kegiatan belajar mengajar dan memulangkan seluruh siswa lebih awal.

SPPG Soditan Lasem menyampaikan permintaan maaf dan berkomitmen menanggung seluruh biaya pengobatan korban tanpa membebankan biaya sepeser pun kepada siswa dan guru yang terdampak.

Baca Juga :  Ledakan Petasan di Ponorogo, Dua Remaja Luka Serius dan Dilarikan ke RS

Kasatgas Percepatan MBG Jawa Tengah, Taj Yasin, turun langsung mengevaluasi pelaksanaan SOP pengolahan dan distribusi MBG. “Di situ sudah jelas bahwa SOP-nya harus dijalankan. Biasanya kalau ada SOP, keracunan seperti ini SOP-nya terlewati,” tegasnya.

Pembelajaran Penting

Kasus keracunan MBG Lasem Rembang ini menjadi pengingat pentingnya standar operasional prosedur (SOP) yang ketat dalam program makan bergizi gratis.

Keamanan pangan, jarak waktu pengolahan, dan kualitas bahan makanan harus menjadi prioritas utama untuk mencegah terulangnya insiden serupa di masa depan.

Berita Terkait

Geger! Link Video Poltekkes Bandung Durasi 13 Menit Viral di TikTok, Ini Fakta Mengejutkan di Baliknya!
Bikin Penasaran! Ini Cara Mengusulkan PIP di SIPINTAR Biar Pasti Cepat Cair!
Pemerintah Bagi-bagi HP Gratis, Bansos Bakal Langsung Cair ke Rekening!
Kenapa Cuaca Hari Ini Panas Sekali? Ternyata 5 Penyebab Ini Bikin Suhu Terasa Seperti Oven!
TERBONGKAR! Inilah Penyebab BBM Langka di Bali yang Bikin Antrean Panjang!
Mengungkap Sosok Asli Siapa Nidal Hasan? Psikiater Militer yang Berubah Menjadi Pembunuh 13 Orang dan Kini Menanti Regu Tembak
BREAKING NEWS: Ayam Gepuk Pak Gembus Resmi Pamit! Benarkah Semua Gerai Tutup Permanen?
Rusia Resmi Beri Lampu Hijau, Helikopter Serang Mi-35M “Tank Terbang” Akhirnya Mengudara di Langit Indonesia!

Berita Terkait

Thursday, 15 October 2026 - 10:46 WIB

Geger! Link Video Poltekkes Bandung Durasi 13 Menit Viral di TikTok, Ini Fakta Mengejutkan di Baliknya!

Thursday, 15 October 2026 - 10:11 WIB

Bikin Penasaran! Ini Cara Mengusulkan PIP di SIPINTAR Biar Pasti Cepat Cair!

Wednesday, 14 October 2026 - 15:09 WIB

Kenapa Cuaca Hari Ini Panas Sekali? Ternyata 5 Penyebab Ini Bikin Suhu Terasa Seperti Oven!

Tuesday, 13 October 2026 - 10:11 WIB

TERBONGKAR! Inilah Penyebab BBM Langka di Bali yang Bikin Antrean Panjang!

Tuesday, 13 October 2026 - 09:23 WIB

Mengungkap Sosok Asli Siapa Nidal Hasan? Psikiater Militer yang Berubah Menjadi Pembunuh 13 Orang dan Kini Menanti Regu Tembak

Berita Terbaru