Harga Beras Kian Melambung, Pemkot Malang Adakan Pasar Murah

- Redaksi

Tuesday, 20 February 2024 - 09:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkot Malang Gelar Pasar Murah-SwaraWarta.co.id (Sumber: Pemkot Malang)


SwaraWarta.co.id – Pemerintah Kota Malang mengadakan pasar murah dengan menyediakan ribuan paket bahan pokok penting untuk warga Kota Malang, Jawa Timur, sebagai langkah untuk mengendalikan kenaikan harga beras.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penjabat (Pj) Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyatakan bahwa pasar murah ini, yang diadakan di lima kecamatan, merupakan upaya dari Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk mengontrol harga.

Dalam pertemuan dengan tim pengendali inflasi pusat, beras, cabai, dan beberapa komoditas lainnya, seperti minyak goreng, diidentifikasi sebagai fokus pengendalian.

Wahyu menyenutkan bahwa pasar murah ini salah satunya di Kecamatan Lowokwaru, dengan menyediakan sekitar 9.000 paket bahan pokok berisi beras, gula pasir, bawang merah, bawang putih, dan juga minyak goreng.

Baca Juga :  Cek Bantuan Susulan September 2025! Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Sudah Berjalan, Menyusul PIP untuk Anak Sekolah

Paket ini dijual ke masyarakat dengan harga Rp100 ribu, di bawah harga pasar, dan diharapkan dapat menekan kenaikan harga beras serta mengendalikan tingkat inflasi Kota Malang.

Wahyu menegaskan bahwa pemerintah menjamin pasokan bahan kebutuhan pokok masyarakat mencukupi. Dia mengimbau agar masyarakat tidak panik dan tidak berbelanja dalam jumlah besar.

Wahyu juga mengimbau masyarakat, dengan adanya pasar murah ini, ia berharap masyarakat jangan panik, karena pihaknya siap dan juga stoknya masih ada. Ini bagian dari upaya untuk menekan harga.

Berdasarkan data Sistem Informasi Ketersediaan Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur, harga rata-rata beras kualitas premium di Kota Malang pada awal Januari berkisar antara Rp13.000 hingga Rp15.000 per kilogram.

Baca Juga :  Gus Baha : Amalan yang Membuat Setan-setan Tersiksa

Namun, hingga pertengahan Februari 2024, harga beras naik dan berada pada kisaran Rp14.500 hingga Rp16.000 per kilogram.

Sementara itu, di pasaran untuk saat ini, harga gula pasir berada pada kisaran yang tinggi, dengan rata-rata harga sebesar Rp17.000 per kilogram berdasarkan data dari enam pasar rakyat yang dipantau.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang mencatat bahwa pada Januari 2024, Kota Malang mengalami deflasi sebesar 0,23 persen.

Penurunan harga cabai sebesar 28,59 persen dan harga tiket angkutan udara sebesar 15,19 persen menjadi penyebab deflasi tersebut.

Namun, beberapa komoditas penting seperti beras mengalami kenaikan harga sebesar 0,54 persen, bawang merah naik 4,06 persen, bawang putih 3,54 persen, daging ayam ras naik 1,24 persen, dan emas perhiasan naik 1,33 persen.

Baca Juga :  VIRAL ! Ibu-Ibu di NTT Tembak Mati Burung Hantu yang 'Mengganggu' Tidurnya

Inisiatif pasar murah diharapkan dapat memberikan kontribusi positif untuk menstabilkan harga dan mengurangi dampak inflasi, memastikan akses masyarakat terhadap bahan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus menciptakan suasana kondusif di Kota Malang.***

Berita Terkait

Kapan Musim Kemarau 2026 Berakhir? Ini Prediksi Lengkap BMKG
Apakah Anak Krakatau Masih Erupsi? Ini Fakta Terbaru Status Gunung di Selat Sunda
Kangen Band Resmi Bubar, Ternyata ini Penyebabnya
Alasan Kenapa KKB Dilindungi HAM? Memahami Dilema Hukum dan Kemanusiaan!
Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?
VIRAL! ART Curi Emas Majikan Hampir Rp1 Miliar, Hasilnya untuk Pesta Pernikahan Mewah
Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!
Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!

Berita Terkait

Monday, 14 September 2026 - 15:17 WIB

Kapan Musim Kemarau 2026 Berakhir? Ini Prediksi Lengkap BMKG

Monday, 14 September 2026 - 09:56 WIB

Apakah Anak Krakatau Masih Erupsi? Ini Fakta Terbaru Status Gunung di Selat Sunda

Sunday, 13 September 2026 - 09:38 WIB

Kangen Band Resmi Bubar, Ternyata ini Penyebabnya

Friday, 11 September 2026 - 15:56 WIB

Alasan Kenapa KKB Dilindungi HAM? Memahami Dilema Hukum dan Kemanusiaan!

Thursday, 10 September 2026 - 09:04 WIB

Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?

Berita Terbaru