Jelang Ramadhan, Satgas Pangan Polda Jatim Lakukan Operasi Pasar di Pasar Surabaya dan Gudang Bulog

- Redaksi

Wednesday, 28 February 2024 - 03:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Beras menjadi sasaran utama satgas Polda Jatim saat lakukan operasi pasar bersama Disperindag
( Dok. Istimewa)

SwaraWarta.co.id – Mendekati bulan Ramadan, Tim Satgas Pangan Polda Jawa Timur bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Surabaya dan Bulog Cabang Surabaya melakukan operasi pasar. 

Operasi ini dilakukan untuk mengatasi kelangkaan bahan kebutuhan pokok dan bahan penting (bapokting), terutama di wilayah Jatim. 

Operasi pasar dilaksanakan di Pasar Pucang, Indogrosir Jalan Prapen Surabaya, serta gudang Bulog Divre Surabaya di Jalan Buduran Sidoarjo.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto menyatakan bahwa hasil dari operasi ini menunjukkan stok beras yang ada di Bulog masih cukup banyak. 

Baca Juga :  Deddy Sitorus Soroti Gibran Rakabuming yang Kebanyakan Bikin Video

Masyarakat diminta tidak perlu khawatir akan terjadinya kekurangan pasokan bahan pangan.

“Sampai lebaran nanti insaallah tersedia. Sehingga kepada masyarakat beli secukupnya, tidak usah panik nggak usah beli berlebihan,” ujarnya, Selasa (27/2).

Sementara itu, Kasubdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Jatim, AKBP Oki Ahadian menambahkan bahwa selama dua pekan terakhir, Satgas Pangan Polda Jatim dan jajaran telah melakukan pengawasan atas ketersediaan bahan pangan, terutama beras stabilisasi pasokan harga pangan (SPHP). 

“Tim di lapangan lainnya juga melakukan pengecekan, jadi beras SPHP itu ada, gak perlu khawatir,” terangnya

Menurut Oki, setelah operasi pasar di beberapa tempat, beras SPHP dari Bulog sudah tersedia. Selain itu, distribusi beras dari Bulog juga telah sampai ke pasar.

Baca Juga :  Tantri Syalindri, Vokalis Band kotak Terjatuh dari Panggung Setinggi 2 M.

“Jadi tadi harganya sesuai HET (harga eceran tertinggi) ya. Jadi nggak usah khawatir pada masyarakat silahkan kalau ingin mencari beras SPHP maupun beras premium di Surabaya pasti ada, terutama di Indogrosir kita lihat juga bagus kayak merk Lahap tadi sesuai dengan harga eceran tertinggi,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa beberapa kios yang sudah didirikan seperti di Pasar Pucang Surabaya atau TPID (Toko Pangan Induk Daerah) sudah menyiapkan stok beras SPHP yang berasal dari Bulog. 

Ia menambahkan bahwa ke depannya, Tim Satgas Pangan Polda Jatim akan terus melakukan operasi pasar dan mengambil langkah konkrit untuk mendistribusikan beras agar bisa dijangkau oleh seluruh masyarakat.

Baca Juga :  Kebakaran Hebat Hanguskan Lima Lapak Barang Bekas di Tanjung Priok

“Kami juga melakukan operasi pasar, gerakan pangan murah dengan dinas-dinas di Kabupaten dan Kota, jadi kalo memang belum menemukan, kami juga datang ke masyarakat langsung juga, jadi tenang saja ya,” tandasnya.

Berita Terkait

Penyebab Alasan Dokter Piprim Dipecat oleh Menteri Kesehatan
Siapa Mohan Hazian? Pengusaha Muda di Balik Thanksinsomnia yang Kini Jadi Sorotan
Mengungkap Penyebab Meninggalnya Reynaldi Bermundo
Update Kurs: 1 Dollar Australia Berapa Rupiah Hari Ini?
Kapan Sidang Isbat di Tahun 2026? Ini Jawaban Resmi dari Kemenag
Kapan Cap Go Meh di Tahun 2026? Catat Tanggal dan Tradisinya!
Mudik Gratis Jasa Raharja 2026: Kapan Pendaftaran Dibuka?
KJP Februari 2026 Kapan Cair? Simak Jadwal Resmi dan Cara Cek Statusnya

Berita Terkait

Monday, 16 February 2026 - 07:58 WIB

Penyebab Alasan Dokter Piprim Dipecat oleh Menteri Kesehatan

Sunday, 15 February 2026 - 14:00 WIB

Siapa Mohan Hazian? Pengusaha Muda di Balik Thanksinsomnia yang Kini Jadi Sorotan

Saturday, 14 February 2026 - 11:37 WIB

Mengungkap Penyebab Meninggalnya Reynaldi Bermundo

Thursday, 12 February 2026 - 15:15 WIB

Update Kurs: 1 Dollar Australia Berapa Rupiah Hari Ini?

Thursday, 12 February 2026 - 10:22 WIB

Kapan Sidang Isbat di Tahun 2026? Ini Jawaban Resmi dari Kemenag

Berita Terbaru