Mengapa dalam Menyusun Sebuah Paragraf Argumentasi Harus Memperhatikan Kohesi dan Koherensi Paragraf?

- Redaksi

Tuesday, 14 October 2025 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Analisis strategi PT. Boga Raya mengakuisisi PT. Rasa Baru dari perspektif HKI. Rahasia dagang menjadi aset utama yang diincar dalam akuisisi ini.

Analisis strategi PT. Boga Raya mengakuisisi PT. Rasa Baru dari perspektif HKI. Rahasia dagang menjadi aset utama yang diincar dalam akuisisi ini.

SwaraWarta.co.id – Mengapa dalam menyusun sebuah paragraf argumentasi harus memperhatikan kohesi dan koherensi paragraf? Dalam menyusun sebuah paragraf argumentasi yang kuat dan meyakinkan, ada dua pilar utama yang tak boleh diabaikan: kohesi dan koherensi paragraf.

Tanpa keduanya, argumen terbaik sekalipun bisa menjadi kabur, sulit dipahami, dan gagal mencapai tujuannya untuk memengaruhi pembaca.

Apa Itu Kohesi dan Koherensi?

Meskipun sering disandingkan, kohesi dan koherensi memiliki peran yang berbeda.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kohesi (Keterpautan Bentuk) mengacu pada hubungan antarkalimat secara struktural. Ini adalah bagaimana kata-kata, frasa, dan kalimat terhubung satu sama lain menggunakan penanda linguistik (kata transisi, pengulangan kata kunci, substitusi, atau konjungsi). Kohesi memastikan bahwa paragraf memiliki alur bahasa yang mulus, seolah-olah setiap kalimat “menggandeng” kalimat berikutnya.

Baca Juga :  Apa Tujuan Rasulullah Saw Mempersaudarakan Kaum Muhajirin dan Anshar?

Koherensi (Keterpautan Makna) mengacu pada hubungan antargagasan atau makna. Ini adalah kesatuan ide yang utuh, memastikan bahwa semua kalimat dalam paragraf berfokus pada satu ide pokok (kalimat topik) dan bahwa ide-ide tersebut disusun secara logis. Koherensi memastikan argumen masuk akal dan mudah diikuti.

Pilar Utama Argumen yang Kuat

Paragraf argumentasi bertujuan untuk menyampaikan sudut pandang dan mendukungnya dengan bukti yang solid. Inilah mengapa kohesi dan koherensi sangat vital:

  1. Meningkatkan Kejelasan dan Daya Pikat

Koherensi memastikan argumen Anda jelas. Jika setiap kalimat mendukung ide pokok, pembaca tidak akan tersesat dalam detail yang tidak relevan. Kohesi membuat pembaca nyaman. Dengan transisi yang tepat (misalnya, Selain itu, Oleh karena itu, Meskipun demikian), pembaca dapat dengan mudah melacak perkembangan pemikiran dari premis ke kesimpulan. Argumentasi yang lancar ini meningkatkan kredibilitas tulisan Anda.

  1. Memperkuat Logika Penalaran
Baca Juga :  Mengenal Lebih Dekat: Apa Kode Kehormatan Gerakan Pramuka?

Inti dari argumentasi adalah logika. Koherensi bertindak sebagai tulang punggung logika tersebut. Paragraf yang koheren menyajikan bukti, alasan, atau contoh secara teratur dan masuk akal—misalnya, dari sebab ke akibat, dari masalah ke solusi, atau dari pernyataan umum ke bukti spesifik. Urutan logis ini memperkuat dampak persuasif argumen, menjadikannya lebih sulit dibantah.

Paragraf yang kohesif dan koheren memiliki keterbacaan (readability) yang tinggi. Konten yang mudah dibaca cenderung membuat pengunjung bertahan lebih lama (dwell time), mengurangi bounce rate, dan sinyal positif ini disukai oleh mesin pencari seperti Google. Paragraf yang tersusun rapi dengan transisi yang jelas juga memungkinkan bot Google memahami topik utama dengan lebih akurat.

Baca Juga :  Jawaban Hitunglah Simpangan Baku Sampel (s) dan Koefisien Variasi dari Masing-Masing Negara Tersebut

Kohesi dan koherensi adalah pasangan tak terpisahkan dalam penulisan argumentasi yang efektif. Kohesi menciptakan keterhubungan bentuk yang indah, sementara koherensi menciptakan keterhubungan makna yang kuat. Mengabaikan salah satunya sama saja dengan membangun rumah tanpa fondasi yang kokoh. Pastikan paragraf argumentasi Anda tidak hanya memiliki ide yang brilian, tetapi juga terstruktur dengan rapi dan mengalir dengan logis untuk mencapai dampak maksimal pada pembaca.

 

Berita Terkait

Momentum Percepatan Sertifikasi: 98 Ribu Guru Kemenag Sukses Ikuti Uji Pengetahuan PPG Batch 4
Teks Kultum Ramadhan 2026 Singkat Penuh Makna tentang Keutamaan Sedekah di Bulan Ramadhan 1447 H
Mengenal Pavane: Arti, Sejarah, dan Pesona Tarian Klasik yang Megah
KJP Plus Bulan Maret 2026 Kapan Cair Tanggal Berapa? Ini Jadwal dan Cara Cek Terbaru
Bagaimana Menurut Saudara Hal-hal yang Dapat Ditingkatkan dari Pelaksanaan UP? Mari Kita Bahas!
Bagaimana Cara Belut Berkembang Biak? Berikut ini Pembahasannya Secara Lengkap!
JANGAN LEWATKAN Tiga Doa yang Bisa Diamalkan di Bulan Ramadhan Bacaan Doa yang Dibaca Setiap Malam Ramadhan
Mengapa Sriwijaya Disebut Kedatuan Bukan Kerajaan? Simak Penjelasannya Berikut Ini!

Berita Terkait

Tuesday, 24 February 2026 - 06:32 WIB

Momentum Percepatan Sertifikasi: 98 Ribu Guru Kemenag Sukses Ikuti Uji Pengetahuan PPG Batch 4

Sunday, 22 February 2026 - 17:20 WIB

Teks Kultum Ramadhan 2026 Singkat Penuh Makna tentang Keutamaan Sedekah di Bulan Ramadhan 1447 H

Sunday, 22 February 2026 - 17:12 WIB

Mengenal Pavane: Arti, Sejarah, dan Pesona Tarian Klasik yang Megah

Sunday, 22 February 2026 - 17:09 WIB

KJP Plus Bulan Maret 2026 Kapan Cair Tanggal Berapa? Ini Jadwal dan Cara Cek Terbaru

Saturday, 21 February 2026 - 14:51 WIB

Bagaimana Menurut Saudara Hal-hal yang Dapat Ditingkatkan dari Pelaksanaan UP? Mari Kita Bahas!

Berita Terbaru

Cara Tukar Uang Baru di Bank Indonesia

Teknologi

4 Cara Tukar Uang Baru di Bank Indonesia dengan Mudah dan Aman

Tuesday, 24 Feb 2026 - 09:27 WIB