Tfd6BUC8TSd7TSMoTpW9GUr0BA==

4 Fase Daur Hidup Kumbang, Simak, Yuk, Prosesnya!

Daur Hidup Kumbang
Kumbang Dewasa - SwaraWarta.co.id (Sumber: Pinterest)


SwaraWarta.co.id - Kumbang termasuk ke dalam kategori hewan serangga yang tentunya harus melewati tahapan-tahapan tertentu dalam hidupnya yang kita kenal sebagai Daur Hidup Kumbang.

Dalam Daur Hidup Kumbang, seperti hewan-hewan lainnya dalam keluarga serangga umumnya dimulai dari fase telur terlebih dahulu.

Daur Hidup kumbang menarik untuk dipelajari karena memiliki banyak kemiripan seperti pada mayoritas keluarga serangga.

Secara garis besar, Daur Hidup Kumbang melewati beberapa fase yang dimulai dari telur dan biasanya fase terakhir dari daur hidup ini adalah menjadi kumbang dewasa yang siap melajukan garis keturunan mereka dengan perkawinan.

Pada fase ini biasanya kumbang akan matang secara kelamin, yang artinya sel kelamin jantan sudah siap membuahi sel kelamin betinanya.

Daur Hidup Kumbang termasuk ke dalam jenis yang mengalami metamorfosis sempurna sama seperti saudara-saudaranya serangganya semisal kupu-kupu, ngengat, semut, dan lainnya.

Metamorfosis sempurna sendiri meliputi tahap-tahap yang diawali dari mulai telur, kemudian menetas menjadi larva, selanjutnya larva akan mengubah dirinya menjadi pupa.

Pupa, atau tahap persemedian adalah tahap terakhir sebelum menjadi dewasa. Setelah fase pupa selesai, serangga benar-benar sudah berada di fase dewasa yang siap kembali melanjutkan regenerasi.

Perbedaan metamorfosis sempurna dengan tidak sempurna adalah dari perubahan bentuk yang mereka alami dari telur hingga dewasa.

Metamorfosis tidak sempurna biasanya tidak ada perubahan bentuk dari awal lahir hingga dewasa meski dari perawakan dan bobot tubuh tentu saja berubah.

Sementara metamorfosis sempurna dalam prosesnya terjadi perubahan misalnya bentuk telur dan larva atau bisa disebut juga sebagai ulat tentulah memiliki proporsi dan struktur tubuh yang berbeda.

Begitupun dengan larva dengan pupa atau ulat dengan bentuk kepompong, tentu saja mengalami perubahan bentuk yang berbeda secara signifikan.

Dari pupa ke dewasa pun akan terjadi perubahan bentuk yang benar-benar berbeda.

Cara memahami metamorfosis sempurna dan tidak sempurna, lebih mudah dengan mempelajari daur hidup pada kupu-kupu, hal ini karena daur hidup kupu-kupu terlihat paling jelang perubahan bentuknya.

Kembali ke pembahasan mengenai kumbang, mari kita simak seperti apa daur hidup kumbang selama hidupnya.


Daur Hidup Kumbang


Secara harfiah bahasa, pengertian dari daur hidup adalah proses perubahan, baik bentuk maupun ukuran yang dialami oleh semua makhluk hidup tidak terkecuali hewan selama menjalani masa kehidupannya.

Tercatat ada beberapa hewan yang mengalami tahapan berbeda sebelum menjalani masa dewasa, baik secara tubuh maupun secara kelamin.

Fase daur hidup hewan dapat terlihat dari adanya perubuhan pada hewan yang bersangkutan, atau hal ini seperti yang telah dijelaskan diatas tentang proses metamorfosis.

Sama halnya dengan kupu-kupu, kumbang termasuk ke dalam hewan yang mengalamu fase daur hidup atau metamorfosis sempurna, yang dimulai dari penetasan telur, dan berakhir menjadi individu dewasa.

Sebelum diawali dengan telur, kumbang akan mengawali proses daur hidupnya dengan melakukan ritual mencari pasangan terlebih dahulu untuk melakukan perkawinan.

Perilaku fase perkawinan kumbang sangat menarik untuk dibahas, sehingga beberapa ahli menganalogokan prosesi perkawinan kumbang dewasa sebagai ajang pertarungan para graladiator pada zaman Romawi kuno.

Pada kasus tertentu salah satu kumbang jantan akan bertarung hingga mengorbankan nyawanya demi untuk memperebutkan kumbang betina yang diinginkannya.

Dalam proses pencarian pasangan untuk sebuah perkawinan, bukan hanya kumbang jantan yang akan bertarung dengan jantan lainnya, tetapi terjadi pula dengan kumbang betina yang juga akan bertarung untuk memperebutkan kumbang jantan yang diinginkannya.

Proses pertarungan ini biasanya melibatkan banyak kumbang untuk mencari sepasang kumbang saja yang bertahan di akhir pertarungan.

Dengan kata lain kumbang terkuatlah yang akan berhak melalu proses perkawinan.

Setelah pertarungan menyisakan satu pasangan, makan fase perkawinan akan segera dimulai, manakala proses perkawinan dua kumbang terkuat ini biasanya akan memakan durasi antara beberapa menit saja hingga mencampai waktu berjam-jam juga.

Dari hasil perkawinan kumbang terkuat inilah daur hidup kumbang akan dimulai, dengan start-nya adalah telur dari hasil perkawinan.

Dalam perkembangan daur hidup kembang, terjadi empat tahapan yang harus dilalui, yakni:

1. Telur


Daur Hidup Kumbang
Telur Kumbang - SwaraWarta.co.id (Sumber: Pinterest)



Setelah sel telur dibuahi oleh sel sperma, sang kumbang betina akan mengandung dan kemudian mengeluarkan telur-telur tersebut.

Setiap spesies memiliki perbedaan yang cukup signifikan terhadap jumlah telur yang dihasilkan untuk satu kali proses perkawinan.

Kumbang betina secara rata-rata akan menghasilkan telur sebanyak ratusan dengan bentuk telur dalam ukuran mini dengan warnanya cenderung putih ataupun ke arah kuning.

Telur yang telah berhasil dikeluarkan biasanya ditempatkan di tempat yang aman untuk menghindari predator, bisa di antara daun-daun gugur yang sudah membusuk, kayu yang roboh dan lapuk, atau pada kotoran binatang lainnya.

Pada sebagaian kumbang khusus, telur ditetaskan di dalam kandungan untuk kemudian dikeluarkan sudah berbentuk larva.

2. Larva


Daur Hidup Kumbang
Larva Kumbang - SwaraWarta.co.id (Sumber: Pinterest)



Daur Hidup Kumbang berikutnya adalah menjadi larva. Setelah telur menetas, maka bakal bayi-bayi kumbang itu terlebih dahulu harus menjalani fase menjadi larva atau seperti halnya ulat pada spesies kupu-kupu.

Dengan ukuran mikro, larva kumbang lebih mirip seperti belatung ataupun cacing. Pada tahapan larva ini, nafsu makan calon kumbang baru ini sangat luar biasa.

Pada fase ini, biasanya larva sangat rakus dan terus-terusan mencari makanan yang tentunya untuk mempercepat masa pertumbuhannya.

Pada masa ini juga, kumbang menjadi makhluk perusak yang luar biasa seperti pada kasus kumbang bubuk maupun kumbang tanduk panjang yang memiliki sipat perusak.

Pada tahap larva ini, mereka memakan selulosa kayu hingga kayu misalnya pada bangunan akan keropos kemudian habis.

Untuk bagian kayu luar biasanya habis sementara bagian dalam mereka sisakan untuk temoat mereka tinggal sementara sebelum mengubah bentuk.


3. Pupa


Daur Hidup Kumbang
Pupa Kumbang - SwaraWarta.co.id (Sumber: Pinterest)



Pada tahap ini terjadi perubahan besar pada tubuh kumbang. Dimana larva yang tadinya mirip cacing atau belatung akan bersemedi di dalam sebuah kepompong yang telah mereka siapkan.

Di dalam kepompong tersebut mereka akan tertidur dan berpuasa hingga saatnya untuk berubah tiba.

Waktu yang dibutuhkan bagi seekor kumbang dari kepompong menuju dewasa itu memiliki durasi yang berbeda-beda tergantung spesiesnya masing-masing.

Beberapa spesies mungkin hanya membutuhkan waktu kurang dari satu bulan saja, tetapi pada segelintir spesies lain ada yang memerlukan waktu hingga lamanya mencapai satu tahun, bahkan lebih.

Setelah mencapai level dewasa, pupa kumbang dalam kepompong akan keluar dari kepompong dan memulai kehidupan baru sebagai kumbang dewasa.

4. Kumbang Dewasa


Daur Hidup Kumbang
Kumbang Dewasa - SwaraWarta.co.id (Sumber: Pinterest)



Pada tahap ini, kumbang benar-benar telah mengubah dirinya baik dari bentuk maupun ukuran tubuh.

Daur Hidup Kumbang pada fase ini merupakan tahap akhir bagi kumbang, tetapi akan menjadi tahap awal regenerasi kumbang-kumbang selanjutnya setelah kumbang dewasa kembali memasuki fase perkawinan.


Begitulah Daur Hidup Kumbang pada kebanyakan, yang hanya membutuhkan 4 fase untuk menjadi kumbang yang benar-benar telah dewasa.***


Dapatkan update berita Indonesia terkini 2024 serta info viral terbaru hari ini dari situs SwaraWarta.co.id melalui platform Google News.