Jelang Nataru, Harga MinyaKita Meroket

- Redaksi

Tuesday, 19 November 2024 - 09:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Minyakita
(Dok. Ist)

Harga Minyakita (Dok. Ist)

Swarawarta.co.idHarga MinyaKita atau minyak goreng rakyat, mengalami lonjakan harga. Berdasarkan data dari Kementerian Perdagangan (Kemendag), harga Minyakita tercatat mencapai Rp 17.058 per liter pada 15 November 2024, mengalami kenaikan sebesar 1,05% dibandingkan minggu sebelumnya.

“Untuk Minyakita ada kenaikan 1,05% menjadi Rp 17.058 per liter,” kata Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting, Bambang Wisnubroto dalam rapat inflasi daerah dikutip dari YouTube Kemendagri RI, Senin (18/11/2024) kemarin.

Harga tersebut kini melebihi harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp 15.700 per liter, sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 18 Tahun 2024 tentang Minyak Goreng Sawit Kemasan dan Pengaturan Minyak Goreng Rakyat.

Kemendag juga mencatat bahwa terdapat 82 kabupaten/kota yang mengalami kenaikan harga Minyakita.

Di beberapa wilayah Indonesia Timur, harga minyak goreng ini bahkan mencapai angka yang jauh lebih tinggi, yakni antara Rp 18.000 hingga Rp 20.000 per liter.

Beberapa daerah yang mengalami lonjakan harga tersebut antara lain Kabupaten Manokwari Selatan yang mencapai Rp 20.000, Kabupaten Belu Rp 19.000, serta Kabupaten Aceh Barat Daya dan Kota Bitung yang masing-masing tercatat Rp 18.000 per liter.

Selain Minyakita, harga minyak goreng curah juga turut mengalami peningkatan sebesar 2,95%, kini dipatok pada harga Rp 17.119 per liter.

“Jadi ini sebenarnya dari sisi kami, ini momen yang tepat buat masyarakat beralih ke Minyakita, dari produksi, distribusi sudah banyak. Jadi (minyak goreng) curah harapannya dengan adanya Permendag 18 akan natural hilang dari pasaran,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tragis, Dua Pengunjung Meninggal Dunia Terseret Ombak di Pantai Klayar

Kenaikan ini disebabkan oleh tingginya harga Crude Palm Oil (CPO).

Sementara itu, harga minyak goreng premium relatif stabil, tetap berada di level Rp 21.000 per liter, meskipun tercatat adanya kenaikan kecil sebesar 0,87%, sehingga harga minyak goreng premium tercatat mencapai Rp 21.384 per liter pada pertengahan November 2024.

Berita Terkait

Apakah SPayLater Ada DC Lapangan 2026? Ini Fakta dan Aturan OJK yang Perlu Kamu Tahu
DC Shopee PayLater 2026 Datang ke Rumah? Fakta Mengejutkannya Bikin Kaget!
Pinjam Yuk Ada DC Lapangan Atau Tidak 2026? Cek Fakta Terbaru tentang Penagihan Pinjaman Online
Harga Emas UBS & Galeri24 Turun Tajam Hari Ini! Investor dan Pembeli Diminta Waspada
Bukan Fadia A Rafiq! Ini Sosok Istri Pertama Ashraff Khan yang Jarang Tersorot
Viral! Akun TikTok CaeInMotion Gadis Malang Bikin Heboh karena Desa dan “Matos Terkecil di Dunia”
Kronologi Lengkap Pria Pergoki Calon Istri Ngamar dengan Suami Orang di Hotel BSD
Rating Google Dea Store Meulaboh Cuma Segini! Sikap Minus Sales Disorot

Berita Terkait

Thursday, 5 March 2026 - 11:16 WIB

Apakah SPayLater Ada DC Lapangan 2026? Ini Fakta dan Aturan OJK yang Perlu Kamu Tahu

Thursday, 5 March 2026 - 11:12 WIB

DC Shopee PayLater 2026 Datang ke Rumah? Fakta Mengejutkannya Bikin Kaget!

Thursday, 5 March 2026 - 11:09 WIB

Pinjam Yuk Ada DC Lapangan Atau Tidak 2026? Cek Fakta Terbaru tentang Penagihan Pinjaman Online

Thursday, 5 March 2026 - 10:56 WIB

Harga Emas UBS & Galeri24 Turun Tajam Hari Ini! Investor dan Pembeli Diminta Waspada

Thursday, 5 March 2026 - 10:49 WIB

Viral! Akun TikTok CaeInMotion Gadis Malang Bikin Heboh karena Desa dan “Matos Terkecil di Dunia”

Berita Terbaru