Jaga Ketersediaan Pangan, Pemkab Probolinggo Mulai Panen Raya Padi

- Redaksi

Thursday, 14 March 2024 - 02:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret saat Pemkab Probolinggo panen raya padi (Dok. Istimewa)

SwaraWarta.co.id – Pemerintah Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur melakukan panen padi untuk menjaga stok beras dan meningkatkan produksi padi di awal Ramadhan. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan tersebut dihadiri oleh pejabat daerah dan forkopimda Kabupaten Probolinggo di Desa Seboro, Kecamatan Krejengan pada Rabu lalu.

Panen raya padi ini ditandai dengan pemotongan batang padi secara simbolis serta panen dengan menggunakan combine harvester untuk meminimalisir kehilangan hasil,” kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo Mahbub Zunaidi di Kecamatan Krejengan

Dalam periode Nopember 2023 – Februari 2024, luas tanam padi di Kabupaten Probolinggo mencapai 30.062 hektar dengan hasil produksi 502.255 hektare, yang setara dengan kurang lebih 6 ton/hektar. 

Baca Juga :  Xiaomi 15 Series Resmi Dirilis: Ponsel Canggih dengan Kamera Leica dan Performa Tinggi

Kecamatan Krejengan merupakan daerah sentra padi di Kabupaten Probolinggo, selain Kecamatan Pajarakan, Kraksaan, Besuk, Gading, Tongas, Sumberasih dan Gending.

“Kecamatan Krejengan merupakan salah satu daerah sentra padi di Probolinggo. Selain itu kecamatan yang termasuk sentra padi adalah Kecamatan Pajarakan, Kraksaan, Besuk, Gading, Tongas, Sumberasih dan Gending,” tuturnya

Kabupaten Probolinggo memerlukan sekitar 120.000 ton beras setahun untuk masyarakatnya yang jumlahnya 1.2 juta jiwa, yang membutuhkan rata-rata 100 kilogram beras per kapita per tahun. Namun demikian, saat ini masih terdapat surplus beras.

Untuk meningkatkan produktivitas padi, Pemerintah Kabupaten Probolinggo melakukan intensifikasi melalui inovasi-inovasi seperti pemakaian bibit unggul, pupuk alternatif, agen hayati dan biosaka. 

Baca Juga :  Rahmat Setiawan: Hasto Pernah Bertemu Komisioner KPU Wahyu Setiawan

Terdapat pula rehabitasi dan pembangunan infrastruktur pertanian seperti jaringan sumur bor dan saluran irigasi untuk bisa tanam dalam setahun 2 kali dan mengurangi kehilangan hasil.

Salah satu program mekanisasi yang diterapkan untuk mengurangi kehilangan hasil padi adalah dengan menggunakan combine harvester. 

“Selain itu rehabilitasi dan pembangunan infrastruktur pertanian yaitu pembangunan jaringan untuk peningkatan Indeks Pertanaman (IP) melalui sumur bor dan perbaikan saluran irigasi sehingga bisa tanam dalam setahun 2 kali, serta mengurangi kehilangan hasil,” katanya

Kegiatan panen padi menjadi salah satu prioritas Pemkab Probolinggo dalam upaya untuk memajukan kesejahteraan petani, dan Pemerintah terus melakukan berbagai langkah agar produksi padi di Kabupaten Probolinggo terus meningkat.

Berita Terkait

Kapan TKA SMA 2026 Dimulai? Ini Jadwal Lengkap yang Perlu Diketahui
Terungkap! Penyebab Kantor Grib Jaya Terbakar di Kawasan Jakarta Barat
Gus Kikin Itu Siapa? Simak Rekam Jejak Karier dan Profil Singkatnya!
Berapa Digit Nomor yang Harus Diinput Saat Transaksi PLN Postpaid di Etrans?
Kenapa Gritte Agatha Tidak Boleh Tampil di TV? Begini Kronologi dan Fakta Sebenarnya!
VIRAL ! Surat Pengunduran Diri Wapres Gibran Beredar di Sosmed, Fakta atau Hoaks?
Wagub Kalbar Tegaskan Tidak Ada Tempat bagi Ormas GRIB di Bumi Khatulistiwa
MR DIY Buka Jam Berapa? Ini Jadwal Operasional Terbarunya

Berita Terkait

Tuesday, 1 September 2026 - 11:03 WIB

Kapan TKA SMA 2026 Dimulai? Ini Jadwal Lengkap yang Perlu Diketahui

Tuesday, 1 September 2026 - 09:23 WIB

Terungkap! Penyebab Kantor Grib Jaya Terbakar di Kawasan Jakarta Barat

Monday, 31 August 2026 - 09:50 WIB

Berapa Digit Nomor yang Harus Diinput Saat Transaksi PLN Postpaid di Etrans?

Monday, 31 August 2026 - 09:30 WIB

Kenapa Gritte Agatha Tidak Boleh Tampil di TV? Begini Kronologi dan Fakta Sebenarnya!

Sunday, 30 August 2026 - 08:44 WIB

VIRAL ! Surat Pengunduran Diri Wapres Gibran Beredar di Sosmed, Fakta atau Hoaks?

Berita Terbaru