Turki Tegaskan Komitmen Damaikan Konflik Gaza dan Seruan Gencatan Senjata

- Redaksi

Wednesday, 27 November 2024 - 20:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SwaraWarta.co.id – Diberitakan bahwa Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menegaskan kesiapan negaranya untuk berperan aktif dalam upaya menghentikan kekerasan yang terus berlangsung di Gaza.

Hal ini disampaikan dalam pidatonya di hadapan anggota parlemen Partai AK Turki pada Rabu.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Erdogan menyatakan komitmen Turki untuk mendukung terciptanya gencatan senjata yang stabil dan abadi demi mengakhiri penderitaan yang dialami masyarakat di Gaza.

Sejak eskalasi konflik yang dipicu serangan Hamas pada 7 Oktober 2023, serangan militer Israel di Gaza telah mengakibatkan lebih dari 43 ribu korban jiwa.

Kondisi ini mendapat perhatian internasional, termasuk dari Turki, yang mendorong semua pihak untuk menghormati prinsip kemanusiaan dan menciptakan ketenangan di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Tanda Persahabatan, Prabowo Subianto dapat Hadiah Mobil Listrik dari Presiden Turki

Erdogan menggarisbawahi bahwa Israel memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan situasi tetap terkendali dan damai.

Selain menyoroti kondisi Gaza, Erdogan juga mengapresiasi keberhasilan tercapainya kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Lebanon.

Kesepakatan tersebut, yang mulai berlaku pada pukul 04.00 waktu setempat (0200 GMT) pagi ini, merupakan hasil diplomasi intensif yang dimediasi oleh Amerika Serikat dan Prancis.

Menurut Erdogan, kesepakatan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju stabilitas di kawasan, asalkan semua pihak benar-benar mematuhi ketentuan yang telah disepakati.

Konflik antara Israel dan Lebanon dipicu oleh aksi kelompok Hizbullah, yang pada Oktober lalu melancarkan serangan berupa roket, rudal balistik, serta pesawat tak berawak ke wilayah Israel.

Baca Juga :  Setelah Penantian Panjang, 100 Truk Bantuan Akhirnya Dapat Masuk ke Gaza

Serangan ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas terhadap masyarakat Gaza dan tekanan terhadap Israel untuk menghentikan serangan di wilayah pesisir yang terkepung tersebut.

Namun, respons Israel berupa serangan udara besar-besaran ke Lebanon pada akhir September memperburuk situasi.

Eskalasi lebih lanjut terjadi pada 1 Oktober dengan peluncuran operasi darat oleh pasukan Israel.

Melihat konflik yang terus memanas, Erdogan kembali menyerukan semua pihak untuk menunjukkan itikad baik dalam menjaga perdamaian di kawasan.

Menurutnya, perdamaian tidak akan terwujud tanpa adanya tanggung jawab bersama untuk menahan diri dari tindakan yang dapat memperburuk situasi.

Erdogan juga menegaskan bahwa Turki siap memainkan peran apapun, baik melalui jalur diplomasi maupun bantuan kemanusiaan, untuk mendukung upaya internasional dalam menciptakan stabilitas jangka panjang di Timur Tengah.

Baca Juga :  PSSI Siapkan Naturalisasi Pemain Keturunan, Fokus pada Ole Romeny untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026

Dengan latar belakang konflik lintas batas yang semakin kompleks, harapan besar kini tertuju pada keseriusan semua pihak dalam melaksanakan kesepakatan gencatan senjata yang telah dirumuskan.

Bagi Erdogan, hal ini tidak hanya tentang menghentikan kekerasan fisik, tetapi juga membangun landasan kepercayaan di antara pihak-pihak yang bertikai untuk memastikan masa depan yang lebih damai bagi seluruh masyarakat di kawasan tersebut.***

Berita Terkait

Ketegangan Iran-AS Memuncak: Angkatan Laut Republik Islam Siaga Tinggi Penuh
Kenapa Info GTK Tidak Bisa Dibuka? Ini Penyebab dan Solusi Praktisnya!
Kapan Jadwal Puasa Muhammadiyah 2026? Yuk Cari Tahu Disini!
Banjir Air Mata, Tim SAR Usai Temukan Semua Korban Pesawat ATR 42-500
Menelusuri Penyebab Lula Lahfah Meninggal Dunia: Fakta dan Kronologinya
Update Terbaru: Berapa UMK Jawa Barat 2026? Cek Daftar Kota dan Kabupatennya!
Iran Perketat Pengawasan Wilayah Udara di Tengah Ketegangan Domestik dan Ancaman Internasional
VIRAL ! Ibu-Ibu di NTT Tembak Mati Burung Hantu yang ‘Mengganggu’ Tidurnya

Berita Terkait

Tuesday, 27 January 2026 - 15:44 WIB

Ketegangan Iran-AS Memuncak: Angkatan Laut Republik Islam Siaga Tinggi Penuh

Monday, 26 January 2026 - 17:23 WIB

Kenapa Info GTK Tidak Bisa Dibuka? Ini Penyebab dan Solusi Praktisnya!

Monday, 26 January 2026 - 14:41 WIB

Kapan Jadwal Puasa Muhammadiyah 2026? Yuk Cari Tahu Disini!

Saturday, 24 January 2026 - 08:43 WIB

Banjir Air Mata, Tim SAR Usai Temukan Semua Korban Pesawat ATR 42-500

Saturday, 24 January 2026 - 07:10 WIB

Menelusuri Penyebab Lula Lahfah Meninggal Dunia: Fakta dan Kronologinya

Berita Terbaru