Harga Beras 1 Kg Mulai Mengalami Kenaikan, Konsumen Sangat Resah!

- Redaksi

Wednesday, 11 June 2025 - 15:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Beras 1 Kg Mulai Mengalami Kenaikan

Harga Beras 1 Kg Mulai Mengalami Kenaikan

SwaraWarta.co.id – Harga beras di tingkat konsumen kembali meresahkan masyarakat meskipun stok cadangan pemerintah (CBP) melimpah.

Data dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) per 11 Juni menujukkan beras medium diperdagangkan di kisaran Rp13.948 per kg, naik 0,33 % dalam seminggu dan 1,58 % dalam sebulan terakhir.

Padahal perbandingan 3 bulan juga menunjukkan tren kenaikan sebesar 1,87 % .

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, harga beras SPHP yang seharusnya stabil juga mengalami peningkatan, menyentuh Rp12.678 per kg, naik 0,65 % pekan lalu.

Data lainnya menegaskan harga beras medium kini melebihi HET nasional Rp12.500/kg, sebesar Rp13.772 per kg atau 10,18 % di atas batas maksimum; harga beras premium bahkan mencapai Rp15.725 per kg, di atas HET premium Rp14.900/kg.

Baca Juga :  10 November diperingati Sebagai Hari Pahlawan, Ternyata Ini Alasannya

Di beberapa provinsi, disparitas harga lebih mencolok. Misalnya, di Zona 1 (Jawa, Lampung, Sumsel, Bali, NTB, Sulawesi) rata-rata mencapai Rp14.126 per kg atau melebihi HET; bahkan di Wakatobi, Sulawesi Tenggara, tercatat Rp17.455/kg.

Di 119 kabupaten/kota, kenaikan harga beras telah terpantau sejak akhir Mei hingga pekan pertama Juni.

Ketidaksesuaian antara ketersediaan stok dan kenaikan harga turut memicu sorotan dari Komisi VI DPR.

DPR mendesak pemerintah segera turun tangan dan menelusuri penyebab melonjaknya harga, termasuk kemungkinan gangguan di rantai distribusi dan adanya “mafia pangan”

Padahal, pemerintah mengklaim stok cadangan saat ini telah mencapai lebih dari 4 juta ton—angka tertinggi sejak 1969.

Menteri Pertanian dan Bapanas juga menegaskan insentif terhadap petani melalui serapan gabah dan program SPHP, serta rencana penyaluran bantuan beras kepada 18,3 juta keluarga tidak mampu, masing-masing menerima 20 kg untuk dua bulan ke depan.

Baca Juga :  Ronaldo Ukir Rekor Baru Saat Al-Nassr Taklukkan Al-Ittihad 4-2

Analis menyoroti bahwa kenaikan harga domestik ini terjadi walaupun harga beras dunia menurun, mencerminkan adanya masalah tata niaga serta kapasitas penyerapan yang belum optimal

Di tengah cadangan besar, kenaikan harga beras1 kg hingga Rp14–17 ribu di berbagai daerah menimbulkan keresahan luas.

Pengendalian distribusi, penyerapan stok pemerintah, serta intervensi langsung dibutuhkan agar harga kembali stabil. Pemerintah dan DPR harus bergerak cepat untuk memastikan keterjangkauan pangan bagi masyarakat.

Berita Terkait

BPJS Kelas 2 Bayar Berapa? Cek Tarif Terbaru di 2026 dan Fasilitasnya
Cara Daftar Koperasi Merah Putih: Panduan Lengkap untuk Desa dan Kelurahan
Apakah Hari Ini Ada Gerhana? Cek Faktanya di Sini!
Kapal Tanker Malaysia Dapat Izin Lewat Selat Hormuz dari Iran, Bagaimana Nasib Indonesia?
VIRAL! Ribuan Burung Gagak Berputar-Putar di Kota Israel, Apa Maknanya?
Panduan Lengkap Cara Bayar UTBK-SNBT 2026: Anti Ribet dan Cepat!
Pembelajaran Daring Batal: Dampak dan Solusi bagi Dunia Pendidikan
Apakah Samsat Buka Hari Ini? Cek Jadwal Terbaru dan Cara Mudah Bayar Pajak

Berita Terkait

Sunday, 29 March 2026 - 16:30 WIB

BPJS Kelas 2 Bayar Berapa? Cek Tarif Terbaru di 2026 dan Fasilitasnya

Saturday, 28 March 2026 - 08:47 WIB

Apakah Hari Ini Ada Gerhana? Cek Faktanya di Sini!

Friday, 27 March 2026 - 15:34 WIB

Kapal Tanker Malaysia Dapat Izin Lewat Selat Hormuz dari Iran, Bagaimana Nasib Indonesia?

Thursday, 26 March 2026 - 14:56 WIB

VIRAL! Ribuan Burung Gagak Berputar-Putar di Kota Israel, Apa Maknanya?

Thursday, 26 March 2026 - 05:58 WIB

Panduan Lengkap Cara Bayar UTBK-SNBT 2026: Anti Ribet dan Cepat!

Berita Terbaru