Inflasi Akhir Tahun 2024: Kenaikan Terkendali di Tengah Libur Panjang Nataru

- Redaksi

Thursday, 2 January 2025 - 19:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SwaraWarta.co.id – Disebutkan bahwa Badan Pusat Statistik atau BPS melaporkan bahwa pada bulan Desember 2024, tingkat inflasi bulanan menyentuh hingga angka 0,44 persen.

Pada catatan lain, inflasi tahunan (year-on-year) untuk bulan yang sama tercatat ada pada posisi sebesar 1,57 persen.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Angka tersebut juga mencerminkan inflasi sepanjang tahun kalender 2024, yakni dari Januari hingga Desember, yang berada pada tingkat yang sama, yaitu 1,57 persen.

Informasi ini disampaikan oleh Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, dalam konferensi pers yang digelar pada Kamis, 2 Januari 2025, di Jakarta.

Pudji menjelaskan bahwa periode libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) menjadi salah satu faktor yang mendorong kenaikan inflasi, terutama pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau.

Baca Juga :  Analisis Penurunan Angka Inflasi Tersebut dan Jelaskan Dampaknya Terhadap Kebijakan Ekonomi

Namun, kenaikan ini sebagian tertahan oleh penurunan tarif angkutan. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau tercatat mengalami inflasi tertinggi di antara kelompok pengeluaran lainnya,

yakni sebesar 1,33 persen, dengan kontribusi terhadap inflasi nasional mencapai 0,38 persen.

Beberapa komoditas utama yang memberikan kontribusi signifikan terhadap inflasi di kelompok tersebut antara lain telur ayam ras, cabai merah, ikan segar, dan minyak goreng. Selain itu, beberapa bahan pangan lainnya seperti bawang putih, sawi hijau, daging ayam ras, dan beras juga mengalami kenaikan harga.

Namun, kontribusi komoditas tersebut terhadap inflasi nasional relatif kecil, yaitu hanya sebesar 0,01 persen.

BPS juga mencatat bahwa komponen harga bergejolak (volatile food) menunjukkan inflasi tertinggi di antara komponen lainnya, yaitu sebesar 2,04 persen.

Baca Juga :  Sambut Tahun Baru 2025 Pengamatan Ketat Dilakukan di Seputaran Kawasan Bundaran HI

Sementara itu, inflasi komponen inti berada pada tingkat 0,17 persen, dan inflasi pada komponen harga yang diatur oleh pemerintah hanya sebesar 0,03 persen.

Dari sisi geografis, sebanyak 35 provinsi di Indonesia mengalami inflasi pada Desember 2024, sedangkan tiga provinsi lainnya mencatatkan deflasi.

Inflasi tertinggi terjadi di Papua Pegunungan, yang mencapai 2,39 persen. Sebaliknya, deflasi terendah tercatat di Maluku, dengan penurunan harga sebesar 0,41 persen.

Jika dibandingkan secara tahunan, inflasi pada Desember 2024 sebesar 1,57 persen sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan inflasi tahunan pada November 2024, yang tercatat sebesar 1,55 persen.

Meski demikian, inflasi tahunan pada Desember 2024 lebih rendah dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, yakni Desember 2023, di mana inflasi tahunan mencapai 2,61 persen.

Baca Juga :  Jelang Libur Tahun Baru, Puan Maharani Minta Hal Ini

Secara keseluruhan, Pudji menyampaikan bahwa kenaikan inflasi pada akhir tahun 2024 sebagian besar dipengaruhi oleh tingginya permintaan terhadap sejumlah barang konsumsi selama periode libur panjang.

Namun, faktor penurunan tarif angkutan membantu mengurangi tekanan inflasi yang lebih besar.

Dengan demikian, inflasi nasional tetap berada pada level yang terkendali sepanjang tahun 2024.***

Berita Terkait

2 Cara Mengecek BSU 2026 Cair 900rb di HP dengan Cepat Melalui Portal Resmi
Mengenal Sosok Angkasawan Malaysia: Apakah Nama Penuh Sheikh Muszaphar?
PENGUMUMAN KSR RUANGGURU 2026: Berikut Jadwal Lengkapnya yang Wajib Kamu Catat!
Saat Hutan Kita Terbakar, Siapa yang Sebenarnya Memanen Keuntungan?
Kenapa AI Menghabiskan Air dalam Jumlah Fantastis? Ini Alasan di Baliknya
Cara Merubah Desil Secara Online Tanpa ke Kantor? Ternyata Bisa, Tapi Jangan Salah Langkah!
Terungkap! Ternyata Ini Alasan Sebenarnya Luky Alfirman Dicopot Purbaya Bukan Sekadar Rotasi?
Inilah Deretan Penyebab Kebakaran Trans Home Jogja yang Bikin Geger!

Berita Terkait

Tuesday, 6 October 2026 - 16:42 WIB

2 Cara Mengecek BSU 2026 Cair 900rb di HP dengan Cepat Melalui Portal Resmi

Tuesday, 6 October 2026 - 13:00 WIB

Mengenal Sosok Angkasawan Malaysia: Apakah Nama Penuh Sheikh Muszaphar?

Tuesday, 6 October 2026 - 12:04 WIB

PENGUMUMAN KSR RUANGGURU 2026: Berikut Jadwal Lengkapnya yang Wajib Kamu Catat!

Tuesday, 6 October 2026 - 11:04 WIB

Saat Hutan Kita Terbakar, Siapa yang Sebenarnya Memanen Keuntungan?

Monday, 5 October 2026 - 15:28 WIB

Kenapa AI Menghabiskan Air dalam Jumlah Fantastis? Ini Alasan di Baliknya

Berita Terbaru