Pria Asal Madiun Ditemukan Tewas di Kos Magetan Begini Kronologinya!

- Redaksi

Thursday, 14 March 2024 - 02:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pihak kepolisian saat melakukan olah TKP di kos-kosan Magetan (Dok. Istimewa)

SwaraWarta.co.id – Seorang pria yang tinggal di kos ditemukan meninggal pada Rabu (13/3) sekitar pukul 01.00. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mayat tersebut ditemukan di sebuah kos di Kelurahan Sukowinangun, Kecamatan Magetan Kota. 

Korban bernama Markum Hadi Wibowo, berusia 46 tahun dan berasal dari Desa Sidorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun.

Teman korban yang datang ke kosnya pada pukul 23.30 mengatakan bahwa pintu kos terbuka dan lampu di dalam padam. 

“Teman korban saat datang ke kos itu melihat pintu kos terbuka, tapi lampu di dalam padam,” ujar Kapolsek Magetan AKP Eka Wardhani

Baca Juga :  Heboh Presiden Prabowo Subianto Dukung Paslon Gubernur Jateng, Istana Bilang Begini

Setelah memanggil korban dari luar kamar dan tidak mendapat jawaban, teman korban masuk dan menyalakan lampu. Saat itulah ia menemukan korban di depan kamar mandi, sudah tidak bernyawa.

“Saat itulah, terlihat korban sudah tergeletak di depan kamar mandi. Setelah dicek ternyata sudah tidak bernyawa,” bebernya

Polisi yang mendapat laporan segera datang dan melakukan pengumpulan barang bukti dan olah TKP

Berdasarkan hasil olah TKP, ditemukan obat-obatan penurun tensi dan terdapat lebam pada mayat. 

Namun, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau tindak pidana lainnya di tubuh korban.

“Namun demikian, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban atau tindak pidana lainnya,” ungkapnya

Jasad korban dibawa ke RSUD dr Sayidiman Magetan untuk dilakukan visum. Berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan medis, korban diduga meninggal dunia karena serangan jantung.

Berita Terkait

Sosialisasi Penutupan Bina Desa MBKM UPN “Veteran” Jawa Timur: Eco Paving Block Berbasis Limbah Plastik Hadir sebagai Wujud Nyata SDG 11 dan SDG 12 di Desa Segorotambak
Jadwal War Tiket Konser BTS Jakarta 2026 dan Tips Menangnya
Tanggal 15 Juni Apakah Cuti Bersama? Simak Informasi Terbarunya Disini!
Apakah Pertamax Disubsidi? Pahami Status dan Skema Harganya
Cara Menurunkan Desil DTKS Agar Berpeluang Mendapatkan KIP Kuliah dan Bansos
RESMI! Harga Pertamax Mengalami Kenaikan, Cek Rincian Tarif Terbarunya
VIRAL! Investor SPPG Geruduk Kantor BGN, Imbas Evaluasi Program MBG
Mungkinkah Penghentian Program Makan Bergizi Gratis Jadi Solusi Penguatan Rupiah? Mari Kita Bedah Secara Lengkap!

Berita Terkait

Thursday, 11 June 2026 - 18:09 WIB

Sosialisasi Penutupan Bina Desa MBKM UPN “Veteran” Jawa Timur: Eco Paving Block Berbasis Limbah Plastik Hadir sebagai Wujud Nyata SDG 11 dan SDG 12 di Desa Segorotambak

Thursday, 11 June 2026 - 15:16 WIB

Jadwal War Tiket Konser BTS Jakarta 2026 dan Tips Menangnya

Thursday, 11 June 2026 - 10:05 WIB

Tanggal 15 Juni Apakah Cuti Bersama? Simak Informasi Terbarunya Disini!

Wednesday, 10 June 2026 - 09:48 WIB

Apakah Pertamax Disubsidi? Pahami Status dan Skema Harganya

Wednesday, 10 June 2026 - 09:37 WIB

Cara Menurunkan Desil DTKS Agar Berpeluang Mendapatkan KIP Kuliah dan Bansos

Berita Terbaru

Jadwal War Tiket Konser BTS Jakarta 2026

Berita

Jadwal War Tiket Konser BTS Jakarta 2026 dan Tips Menangnya

Thursday, 11 Jun 2026 - 15:16 WIB