Kronologi Ibu dan Anak di Madiun Dimutilasi Suami Siri hingga Digiling dan Dibakar Jasadnya

- Redaksi

Tuesday, 27 October 2026 - 10:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ibu dan anak balitanya tewas di tangan suami siri korban

Ibu dan anak balitanya tewas di tangan suami siri korban

SwaraWarta.co.id – Kasus pembunuhan sadis mengguncang Kota Madiun, Jawa Timur. Seorang ibu dan anak balitanya tewas di tangan suami siri korban, dengan jasad yang dimutilasi, digiling, lalu dibakar untuk menghilangkan jejak. Peristiwa ini terungkap setelah korban sempat dilaporkan hilang selama lebih dari sebulan.

Kronologi Kejadian

Korban Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, AGF (4), pertama kali dilaporkan hilang pada 5 Oktober 2026. Penyelidikan polisi mengarah pada Dwi Bagus Martono (DBM), suami siri Dini.

Berdasarkan hasil penyidikan, pembunuhan terjadi pada 20 September 2026 di sebuah kamar Hotel Mataram Baru, Jalan Dr. Soetomo, Kota Madiun. Saat itu, DBM dan Dini terlibat cekcok yang dipicu kecemburuan karena korban berkomunikasi dengan istri sah pelaku. Dalam kondisi emosi, DBM mencekik Dini hingga tewas.

Setelah membunuh Dini, pelaku membawa jasad korban ke rumahnya di Gang Tentrem, Kelurahan Winongo. Anak korban yang saat itu masih hidup kemudian dihabisi nyawanya dengan cara dicekik di dalam mobil.

Upaya Menghilangkan Jejak

Untuk menutupi perbuatannya, DBM melakukan serangkaian aksi mengerikan. Jasad kedua korban dibakar di pekarangan belakang rumah di Jalan Kunir, Kelurahan Ngegong. Tidak berhenti di situ, pelaku membeli mesin pencacah daging dan gergaji untuk memutilasi serta menggiling jasad korban. Sisa-sisa jasad yang telah dihancurkan kemudian dibakar kembali dan diduga dibuang ke aliran Sungai Madiun serta laut. Polisi menemukan fragmen tulang korban di dalam tungku pembakaran setinggi sekitar dua meter di belakang rumah pelaku.

Baca Juga :  Lowongan R&D Packaging Development Supervisor Wings Madiun Tahun 2025

Penangkapan dan Motif

DBM ditangkap pada 25 Oktober 2026 di wilayah Kota Madiun. Ironisnya, sebelum penangkapan, pelaku sempat berpura-pura membantu keluarga korban melaporkan kehilangan Dini dan AGF ke polisi. Hingga saat ini, penyidik Polda Jawa Timur masih mendalami kasus ini, termasuk mencari sisa-sisa jasad korban yang belum ditemukan dan memastikan seluruh rangkaian peristiwa berdasarkan bukti forensik.

Kasus ini menjadi pengingat kelam akan pentingnya perlindungan terhadap perempuan dan anak, serta kewaspadaan terhadap relasi kekinian yang tidak tercatat secara hukum.

 

Berita Terkait

Bukan Cuma Tulang Ikan, Apakah Kucing Boleh Makan Nasi? Ini Fakta Uniknya!
Benarkah Bahlil Ikut Terlibat Penyadapan Presiden Prabowo Subianto? Ini Faktanya!
VIRAL! Video Oknum Guru Pesantren Mesum di Bahu Jalan Tol, Kepergok oleh Pihak Kepolisian
Cara Daftar Perlinsos Kemensos go.id Login IKD, Ternyata Semudah Ini!
Update Terbaru! Cara Daftar CPNS 2026 dan Syarat Utama yang Wajib Kamu Ketahui
CPNS 2026 Segera Dibuka di Bulan November, Benarkah 160 Ribu Formasi Tersedia? Berikut Ini Bocorannya!
Baterai Boros dan Kuota Melonjak Bisa Jadi Indikasi Gawai Anda Sedang Diintai, Benarkah?
Apakah Teddy Terlibat Kasus Penyadapan? Berikut Ini Fakta yang Sebenarnya

Berita Terkait

Sunday, 8 November 2026 - 11:07 WIB

Bukan Cuma Tulang Ikan, Apakah Kucing Boleh Makan Nasi? Ini Fakta Uniknya!

Sunday, 8 November 2026 - 09:15 WIB

Benarkah Bahlil Ikut Terlibat Penyadapan Presiden Prabowo Subianto? Ini Faktanya!

Sunday, 8 November 2026 - 09:01 WIB

VIRAL! Video Oknum Guru Pesantren Mesum di Bahu Jalan Tol, Kepergok oleh Pihak Kepolisian

Saturday, 7 November 2026 - 08:32 WIB

Update Terbaru! Cara Daftar CPNS 2026 dan Syarat Utama yang Wajib Kamu Ketahui

Saturday, 7 November 2026 - 07:12 WIB

CPNS 2026 Segera Dibuka di Bulan November, Benarkah 160 Ribu Formasi Tersedia? Berikut Ini Bocorannya!

Berita Terbaru