Selamat Tinggal Bandung! Wacana Rancaekek, Nagreg, dan 13 Kecamatan Gabung Kabupaten Baru

- Redaksi

Thursday, 15 May 2025 - 20:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wacana pemekaran wilayah di Jawa Barat, khususnya pembentukan Kabupaten Bandung Timur, tengah ramai diperbincangkan. Kabupaten Bandung, sebagai salah satu wilayah terpadat di Jawa Barat dengan populasi lebih dari 3 juta jiwa dan luas wilayah 1.768 km², dianggap perlu dimekarkan untuk meningkatkan efisiensi pemerintahan dan pelayanan publik. Kepadatan penduduk yang mencapai 2.100 jiwa per kilometer persegi pada tahun 2025 semakin memperkuat argumen ini.

Rencana pembentukan Kabupaten Bandung Timur ini mendapat perhatian luas. Jika disetujui oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), kabupaten baru ini akan memiliki luas wilayah sekitar 4.699,35 km². Wacana ini menimbulkan berbagai pertanyaan dan diskusi, terutama mengenai wilayah administratif yang akan tergabung.

Kabupaten Bandung Timur: Potensi dan Tantangan

Pembentukan Kabupaten Bandung Timur diharapkan mampu mengurangi beban administrasi dan pelayanan publik di Kabupaten Bandung. Dengan wilayah yang lebih luas dan penduduk yang tersebar, pemekaran ini dinilai dapat meningkatkan efisiensi dan responsivitas pemerintah daerah. Namun, proses pemekaran ini juga akan menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait pembagian sumber daya, infrastruktur, dan penataan wilayah.

Potensi ekonomi Kabupaten Bandung Timur juga perlu dikaji secara mendalam. Wilayah ini memiliki potensi pertanian, perindustrian, dan pariwisata yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, perencanaan yang matang dan pengelolaan sumber daya yang efektif sangat penting untuk memastikan keberhasilan pembangunan di daerah baru ini.

Wilayah Administratif yang Tergabung

Sebanyak 15 kecamatan direncanakan akan bergabung ke dalam Kabupaten Bandung Timur. Pemilihan kecamatan-kecamatan ini tentu didasarkan pada beberapa pertimbangan, seperti letak geografis, kepadatan penduduk, dan potensi ekonomi. Berikut rincian kecamatan yang diusulkan:

  • Cimenyan (Luas wilayah: 53,08 km², Wilayah administratif: 2 kelurahan dan 7 desa)
  • Cilengkrang (Luas wilayah: 30,12 km², Wilayah administratif: 6 desa)
  • Cileunyi (Luas wilayah: 31,58 km², Wilayah administratif: 6 desa)
  • Bojongsoang (Luas wilayah: 27,81 km², Wilayah administratif: 6 desa)
  • Rancaekek (Luas wilayah: 45,25 km², Wilayah administratif: 1 kelurahan dan 13 desa)
  • Cicalengka (Luas wilayah: 35,99 km², Wilayah administratif: 12 desa)
  • Solokanjeruk (Luas wilayah: 24,01 km², Wilayah administratif: 7 desa)
  • Cikancung (Luas wilayah: 40,14 km², Wilayah administratif: 9 desa)
  • Nagreg (Luas wilayah: 49,3 km², Wilayah administratif: 8 desa)
  • Paseh (Luas wilayah: 51,03 km², Wilayah administratif: 12 desa)
  • Majalaya (Luas wilayah: 25,36 km², Wilayah administratif: 11 desa)
  • Ciparay (Luas wilayah: 46,18 km², Wilayah administratif: 14 desa)
  • Pacet (Luas wilayah: 91,94 km², Wilayah administratif: 13 desa)
  • Ibun (Luas wilayah: 54,57 km², Wilayah administratif: 12 desa)
  • Kertasari (Luas wilayah: 152,07 km², Wilayah administratif: 8 desa)
Baca Juga :  Perusahaan China Bangun Pabrik Benang di Subang, Ciptakan Ratusan Lapangan Kerja

Kecamatan Rancaekek diwacanakan sebagai ibu kota Kabupaten Bandung Timur. Pemilihan ini tentunya mempertimbangkan aksesibilitas, infrastruktur, dan perkembangan ekonomi di wilayah tersebut.

Analisis Lebih Lanjut

Proses pemekaran wilayah memerlukan kajian yang komprehensif dan melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat. Aspek-aspek penting yang perlu dipertimbangkan antara lain: dampak terhadap anggaran daerah, pembagian aset dan sumber daya, penataan wilayah, dan pembangunan infrastruktur. Kajian yang mendalam sangat penting untuk memastikan proses pemekaran berjalan lancar dan menguntungkan semua pihak.

Selain itu, partisipasi aktif masyarakat sangat krusial dalam proses pemekaran ini. Pendapat dan aspirasi masyarakat perlu didengarkan dan dipertimbangkan untuk memastikan bahwa pemekaran ini benar-benar memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung Timur di masa depan.

Berita Terkait

Ketegangan Iran-AS Memuncak: Angkatan Laut Republik Islam Siaga Tinggi Penuh
Kenapa Info GTK Tidak Bisa Dibuka? Ini Penyebab dan Solusi Praktisnya!
Kapan Jadwal Puasa Muhammadiyah 2026? Yuk Cari Tahu Disini!
Banjir Air Mata, Tim SAR Usai Temukan Semua Korban Pesawat ATR 42-500
Menelusuri Penyebab Lula Lahfah Meninggal Dunia: Fakta dan Kronologinya
Update Terbaru: Berapa UMK Jawa Barat 2026? Cek Daftar Kota dan Kabupatennya!
Iran Perketat Pengawasan Wilayah Udara di Tengah Ketegangan Domestik dan Ancaman Internasional
VIRAL ! Ibu-Ibu di NTT Tembak Mati Burung Hantu yang ‘Mengganggu’ Tidurnya

Berita Terkait

Monday, 26 January 2026 - 17:23 WIB

Kenapa Info GTK Tidak Bisa Dibuka? Ini Penyebab dan Solusi Praktisnya!

Monday, 26 January 2026 - 14:41 WIB

Kapan Jadwal Puasa Muhammadiyah 2026? Yuk Cari Tahu Disini!

Saturday, 24 January 2026 - 08:43 WIB

Banjir Air Mata, Tim SAR Usai Temukan Semua Korban Pesawat ATR 42-500

Saturday, 24 January 2026 - 07:10 WIB

Menelusuri Penyebab Lula Lahfah Meninggal Dunia: Fakta dan Kronologinya

Thursday, 22 January 2026 - 17:36 WIB

Update Terbaru: Berapa UMK Jawa Barat 2026? Cek Daftar Kota dan Kabupatennya!

Berita Terbaru

Kiper Timnas Indonesia Merapat ke Klub Ajax Amsterdam

Olahraga

Kiper Timnas Indonesia Merapat ke Klub Ajax Amsterdam

Wednesday, 28 Jan 2026 - 14:28 WIB

Ciri-ciri IQ Rendah

Lifestyle

5 Ciri-ciri IQ Rendah yang Tidak Banyak Orang Mengetahuinya

Wednesday, 28 Jan 2026 - 10:38 WIB