Agar Kurban Sah dan Berkah, Begini Cara Pilih Hewan yang Tepat

- Redaksi

Wednesday, 28 May 2025 - 16:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hewan qurban (Dok. Ist)

Hewan qurban (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id -Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Agama, telah menetapkan bahwa Hari Raya Iduladha tahun ini jatuh pada hari Jumat, 6 Mei 2025.

Menjelang hari raya, banyak masyarakat mulai mencari hewan kurban seperti kambing dan sapi. Tapi, tidak semua orang tahu cara memilih hewan kurban yang sehat dan sesuai aturan agama.

Salah satu tempat yang mulai ramai dikunjungi adalah Pasar Hewan Pahingan di Kecamatan Maospati. Pasar ini buka setiap hari Pahing menurut kalender Jawa. Di sana, banyak orang datang untuk membeli hewan kurban.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wawan Nurdiansyah, salah satu penjual hewan kurban di pasar itu, membagikan beberapa tips penting dalam memilih hewan kurban.

Baca Juga :  Pertunjukan teater bandung untuk Hari tuli Internasional

1. Perhatikan Umur Hewan

Menurut Wawan, umur hewan sangat penting agar kurban sah menurut syariat. Untuk kambing, usianya minimal satu tahun. Sedangkan sapi harus berumur minimal dua tahun. “Biasanya umur hewan bisa dilihat dari giginya. Kalau sudah ada gigi yang tanggal, tandanya umurnya cukup,” jelasnya.

2. Pilih Hewan yang Sehat

Hewan kurban harus sehat. Cirinya adalah aktif bergerak, matanya cerah, dan nafsu makannya bagus.

3. Bebas dari Cacat Fisik

Hewan yang akan dikurbankan tidak boleh cacat. Misalnya pincang, buta, atau terlalu kurus. Hewan seperti itu tidak sah dijadikan kurban menurut aturan Islam.

4. Beli dari Penjual Terpercaya

Wawan menyarankan agar pembeli memilih hewan dari penjual yang sudah terpercaya. Jangan ragu juga untuk menanyakan riwayat kesehatan hewan kepada penjual.

Baca Juga :  Polda Jateng Sita Minyakita yang Telah Disunat di Kudus

Di pasar seperti Pasar Hewan Pahingan, biasanya ada pemeriksaan dari dinas peternakan. Petugas akan memastikan hewan-hewan di sana bebas dari penyakit seperti antraks atau PMK (penyakit mulut dan kuku).

Dengan mengikuti tips ini, Wawan berharap masyarakat bisa berkurban dengan tenang dan ibadahnya diterima oleh Allah SWT.

Berita Terkait

Santriwati Ditodong Laras Panjang Saat Penggeledahan, Kompolnas Turun Tangan Minta Propam Periksa Aparat Terkait
Link Video Bule Prancis 13 Menit Jadi Sorotan Netizen, Warganet Diminta Waspada Terhadap Pencurian Data Pribadi
Link Video “Kakak vs Adik” 17 Menit Viral di Sosmed, Begini Fakta Aslinya!
Saham RANS Entertaiment Anjlok 31% di Bawah IPO, Raffi Ahmad Kena Getahnya?
Jangan Kaget! Ternyata Pembalut di Indonesia Kena Pajak DJP, Segini Efektifnya
Update Terbaru! Isi Lengkap Putusan Mahkamah Agung Soal Suket Gibran yang Bikin Geger
Heboh! Judol Dianggap Tak Mendesak, tapi Konten “Meresahkan” Wajib Takedown 4 Jam, Warganet Murka!
Viral! Politikus Singapura Ancam Putus Internet 90 Persen ke Indonesia, Kini Klarifikasi

Berita Terkait

Sunday, 1 November 2026 - 11:10 WIB

Santriwati Ditodong Laras Panjang Saat Penggeledahan, Kompolnas Turun Tangan Minta Propam Periksa Aparat Terkait

Sunday, 1 November 2026 - 10:07 WIB

Link Video Bule Prancis 13 Menit Jadi Sorotan Netizen, Warganet Diminta Waspada Terhadap Pencurian Data Pribadi

Sunday, 1 November 2026 - 09:45 WIB

Link Video “Kakak vs Adik” 17 Menit Viral di Sosmed, Begini Fakta Aslinya!

Sunday, 1 November 2026 - 09:13 WIB

Saham RANS Entertaiment Anjlok 31% di Bawah IPO, Raffi Ahmad Kena Getahnya?

Saturday, 31 October 2026 - 08:35 WIB

Jangan Kaget! Ternyata Pembalut di Indonesia Kena Pajak DJP, Segini Efektifnya

Berita Terbaru