Bagaimana Proses Siklus Air Menghasilkan Air yang Bersih? Mari Disimak Penjelasannya!

- Redaksi

Wednesday, 8 May 2024 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bagaimana Proses Siklus Air Menghasilkan Air yang Bersih


SwaraWarta.co.idAir merupakan elemen penting bagi
kehidupan di Bumi. Tak hanya untuk minum dan keperluan rumah tangga, air juga
berperan dalam berbagai proses alami, seperti fotosintesis dan regulasi iklim.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, tahukah Anda bahwa air yang kita gunakan saat ini
sebenarnya telah melalui proses panjang yang disebut siklus air?

Siklus air merupakan proses perputaran air di Bumi yang
melibatkan berbagai tahapan, mulai dari penguapan, kondensasi, presipitasi,
hingga infiltrasi.

Melalui siklus inilah air yang tercemar dan kotor dapat
dimurnikan dan menjadi air bersih yang siap digunakan.

Tahapan-tahapan dalam Siklus Air

Berikut adalah tahapan-tahapan dalam siklus air yang menghasilkan air bersih:

Baca Juga :  JELASKAN Apa Yang Seharusnya Menjadi Prinsip Utama Dalam Pandangan Islam Terkait Dengan Penggunaan Teknologi

1. Penguapan (Evaporasi)

Proses ini terjadi ketika air di laut, danau, sungai, dan
sumber air lainnya dipanaskan oleh sinar matahari. 

Energi panas tersebut
mengubah air dari wujud cair menjadi uap air yang kemudian naik ke atmosfer.

Baca juga: Apa Saja Aspek yang Perlu Dipertimbangkan Saat Guru akan Melakukan Modifikasi Pembelajaran?

2. Kondensasi

Uap air di atmosfer kemudian mendingin dan mengembun menjadi
tetesan air kecil. Tetesan air ini bergabung satu sama lain dan membentuk awan.

3. Presipitasi

Awan yang penuh dengan tetesan air akan bergerak dan
mencapai titik jenuh. Pada saat itu, tetesan air yang besar dan berat akan
jatuh ke bumi dalam bentuk hujan, salju, atau es.

Baca Juga :  Berikan Contoh Tinjuan Pustaka dari Penelitian yang Akan Diangkat Nantinya pada Karya Ilmiah?

4. Infiltrasi dan Penyaringan Alami

Sebagian air hujan akan meresap ke dalam tanah, yang disebut
dengan infiltrasi. Saat meresap ke dalam tanah, air akan disaring secara alami
oleh bebatuan dan pasir, sehingga kotoran dan polutan terserap.

5. Penyimpanan di Dalam Tanah

Air yang telah disaring akan tersimpan di dalam tanah, yang
disebut dengan air tanah. Air tanah ini merupakan sumber air bersih yang
penting bagi manusia.

Baca juga: Bagaimana Rencana Anda dalam Mengatasi Tantangan Tersebut Agar Bisa Memastikan Perubahan Terjadi?

6. Aliran Kembali ke Sumber Air

Air tanah yang tidak digunakan oleh manusia atau tumbuhan
akan mengalir kembali ke sumber air, seperti sungai, danau, atau laut. Aliran
ini disebut dengan aliran air bawah tanah.

Baca Juga :  Sejarah, Makna, dan Isi Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, Jejak Perjuangan Masa Lalu untuk Inspirasi Masa Kini

7. Pengolahan Air

Air yang berasal dari sumber air, seperti sungai atau danau,
perlu diolah terlebih dahulu sebelum digunakan untuk keperluan manusia.
Pengolahan air ini bertujuan untuk menghilangkan kotoran, bakteri, dan zat
berbahaya lainnya yang terdapat dalam air.

Siklus air merupakan proses yang sangat penting untuk
menjaga ketersediaan air bersih di Bumi. Melalui proses ini, air yang tercemar
dan kotor dapat dimurnikan dan menjadi air bersih yang siap digunakan. 

Oleh
karena itu, penting bagi kita untuk menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah
pencemaran air, agar siklus air dapat terus berlangsung dengan lancar.

 

Berita Terkait

Gelar Sarjana Bukan Lagi Tiket Emas: Mengapa Perusahaan Mulai Meninggalkan Syarat Ijazah!
Bagaimana Hubungan Antara Hakikat Manusia Sebagai Makhluk Berakal dan Bermoral dengan Martabat Serta Tanggung Jawab yang Dimilikinya?
TEMBOK PEMBAWA SENGKETA Rahmat Hidayat Adalah Seorang Pegawai Swasta Yang Tinggal Bersama Keluarganya Di Sebuah Rumah Sederhana Di Kota Makassar
ADOPSI Mobil Listrik Di Indonesia Disebut Lebih Lambat Dari Global Lembaga Riset Pricewaterhouse Coopers (PwC) Indonesia Merilis Indonesia Electric
PT MINERAL NUSANTARA Memperoleh Sebidang Tanah Pertambangan Tembaga Dengan Biaya Perolehan Sebesar Rp4.000.000.000 Yang Diperkirakan Memiliki
ANDA Ditawari Dua Pilihan: Menerima Rp10 Juta Sekarang Atau Rp12 Juta Dua Tahun Lagi, Jika Tingkat Diskonto Yang Anda Gunakan Adalah 10% Per Tahun
PT MAJU BERSAMA Sedang Berkembang Dan Berencana Mengajukan Pinjaman Ke Bank Serta Menarik Investor Baru, Manajemen Perusahaan Telah Memiliki Staf
SEBUAH Perusahaan Agritech Sedang Mengembangkan Sistem Pertanian Berbasis Internet Of Things (IoT) Untuk Membantu Petani Meningkatkan Hasil Panen

Berita Terkait

Sunday, 26 April 2026 - 06:35 WIB

Gelar Sarjana Bukan Lagi Tiket Emas: Mengapa Perusahaan Mulai Meninggalkan Syarat Ijazah!

Saturday, 25 April 2026 - 16:17 WIB

Bagaimana Hubungan Antara Hakikat Manusia Sebagai Makhluk Berakal dan Bermoral dengan Martabat Serta Tanggung Jawab yang Dimilikinya?

Saturday, 25 April 2026 - 09:53 WIB

TEMBOK PEMBAWA SENGKETA Rahmat Hidayat Adalah Seorang Pegawai Swasta Yang Tinggal Bersama Keluarganya Di Sebuah Rumah Sederhana Di Kota Makassar

Saturday, 25 April 2026 - 09:51 WIB

ADOPSI Mobil Listrik Di Indonesia Disebut Lebih Lambat Dari Global Lembaga Riset Pricewaterhouse Coopers (PwC) Indonesia Merilis Indonesia Electric

Saturday, 25 April 2026 - 09:48 WIB

PT MINERAL NUSANTARA Memperoleh Sebidang Tanah Pertambangan Tembaga Dengan Biaya Perolehan Sebesar Rp4.000.000.000 Yang Diperkirakan Memiliki

Berita Terbaru