Bos Tembaga di Boyolali Jadi Korban Pembunuhan, Berikut Kronologinya!

- Redaksi

Sunday, 5 May 2024 - 02:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses evakuasi jenazah korban pembunuhan (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Seorang pengusaha kerajinan tembaga di Boyolali bernama Bayu Handono (36) ditemukan tewas di rumahnya dalam kondisi diduga dibunuh. Kejadian ini membuat warga sekitar terkejut dan geger.

Baca Juga:

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terungkap Ini Dia Pelaku Pembunuhan Transgender di Sukabumi

Bayu Handono tinggal sendirian di rumahnya di Boyolali dan memiliki usaha kerajinan logam atau tembaga di Tumang. 

“Jika siang hari dia aktivitas sebagai perajin tembaga di Tumang. Dia memiliki usaha kerajinan logam atau tembaga. Sedangkan di sore hari dia pulang dan tidur di rumahnya di Kebonso, Pulisen, Boyolali Kota,” kata Kepala Desa Cepogo Mawardi Sabtu (4/5). 

Baca Juga :  Doa Pengantin Pria untuk Calon Istri: Memohon Kebaikan dan Perlindungan

Dia aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan dan mudah bergaul dengan warga sekitar.

“Sehari-harinya di masyarakat juga tidak ada masalah,” ucap Mawardi.

Menurut Kepala Desa Cepogo, Mawardi, Bayu masih ikut gotong-royong di rumah tetangganya pada hari Rabu sebelum kejadian. Korban tidak diketahui memiliki masalah dengan warga sekitar maupun di masyarakat.

“Hari Rabu kemarin yang bersangkutan masih ikut gotong-royong di tetangga sekitar (di Dukuh Gunungsari). Karena kebetulan ada tetangganya Mas Bayu yang punya hajatan menikahkan anaknya, dia masih ikut gotong-royong di sana,” ungkapnya.

Kasus pembunuhan tersebut masih dalam penyelidikan oleh Polres Boyolali. Petugas masih melakukan pendalaman dan pengembangan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini.

Baca Juga :  Sespimmen Polri Dikreg 65 Laksanakan KKP di Ponpes Kota Wisata Batu, Fokus pada Pengabdian dan Edukasi

Baca Juga:

Terungkap, Istri Pembunuh Wanita Dalam Koper Sempat Dapat Transfer 29 Juta

Sebelumnya masyarakat di Desa Cepogo dihebohkan oleh kabar meninggalnya Bayu Handono di rumahnya sendiri. 

Saat ditemukan oleh temannya, Bayu dalam keadaan tengkurap dan banyak darah yang tercecer di lantai. 

Berita Terkait

Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!
Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!
Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow
Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!
Syarat Daftar KAI Lulusan SMA 2026: Panduan Lengkap
Berapa Jumlah Fakultas dan Prodi di UBP Karawang? Simak Selengkapnya!
Beli BBM Subsidi Wajib Tunjukkan STNK? Ini Fakta dan Aturan Terbarunya
Gunung Anak Krakatau Erupsi Menerus dan Keluarkan Lava Panas

Berita Terkait

Tuesday, 8 September 2026 - 07:00 WIB

Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!

Monday, 7 September 2026 - 10:10 WIB

Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!

Monday, 7 September 2026 - 09:20 WIB

Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow

Sunday, 6 September 2026 - 12:07 WIB

Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!

Sunday, 6 September 2026 - 11:42 WIB

Syarat Daftar KAI Lulusan SMA 2026: Panduan Lengkap

Berita Terbaru

Cara Pembagian Bersusun

Pendidikan

Cara Pembagian Bersusun Mudah dan Cepat untuk Anak Sekolah

Tuesday, 8 Sep 2026 - 06:00 WIB