Dampak Pergerakan Tanah, 13 Keluarga di Ciamis Mengungsi

- Redaksi

Wednesday, 1 May 2024 - 09:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mushola yang menjadi tempat pengungsian warga (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Di Desa Sukamaju, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis terjadi pergerakan tanah yang menyebabkan puluhan rumah mengalami retak-retak. 

Ada 13 keluarga yang harus mengungsi ke musala dan rumah kerabat karena rumah mereka rawan ambruk.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga:

Terdampak Longsor Cianjur, 2 Orang Ditemukan Tewas

Beberapa rumah bahkan mengalami kerusakan cukup parah seperti dinding yang jebol dan belah di bagian lantai. 

Selain itu, pergerakan tanah juga mengganggu saluran irigasi sehingga warga juga mengalami kesulitan air bersih.

Pengungsi di musala terdekat ada 8 keluarga atau 23 jiwa, sedangkan 5 keluarga lainnya mengungsi di rumah kerabat mereka. Total ada 32 keluarga yang berada di zona rawan pergerakan tanah.

Baca Juga :  Grup Facebook Fantasi Sedarah Kontroversial, Polda Metro Jaya Lakukan Penyelidikan

“Hasil dari lapangan, pergerakan tanah di Desa Sukamaju masih aktif. Total yang terancam ada 32 keluarga (rumah). Yang sudah mengungsi ada 13 kepala keluarga dengan jumlah 44 jiwa. Mengungsi dari tanggal 29 April,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Ciamis Ani Supiani.

Baca Juga:

Tak Kunjung ditemukan, Tim SAR Hentikan Pencarian Penambang Batu Bara di Lebak

BPBD Ciamis telah menyalurkan bantuan logistik berupa 22 sembako, 22 selimut, dan 22 matras untuk warga yang mengungsi. Namun, kesulitan air bersih masih menjadi masalah di daerah tersebut.

“Kami sudah menyalurkan bantuan logistik berupa 22 sembako, 22 selimut, 22 matras untuk warga yang mengungsi,” ucapnya.

“Pergerakan tanah awalnya masyarakat merasakan ada getaran seperti gempa. Lalu disusul rumah retak-retak. Warga berteriak berhamburan, kemudian laporan. Hasilnya 8 KK diungsikan. Sedangkan warga lain diminta tetap siaga,” jelasnya saat ditemui di lokasi kejadian.

Baca Juga :  Ronald Tannur Anak Eks DPR yang Membunuh Pacarnya di Bebaskan??

Warga diharapkan selalu waspada mengingat pergerakan tanah masih terjadi dan dapat menimbulkan kerusakan yang lebih besar. 

Di samping itu, warga juga harus memperhatikan kebutuhan dasar seperti air bersih agar dapat bertahan hidup sementara waktu.

Berita Terkait

Kenapa Kapolri Sigit Diganti? Terungkap Karena Alasan Ini!         
Cara Cek BSU di JMO Terbaru, Berikut Ini Persyaratan yang Harus Kamu Ketahui!
Viral! Pria Paruh Baya Berbuat Mesum dengan Wanita Diatas Motor di Pinggir Jalan Tanah Abang, Cek Fakta Sebenarnya
BLT untuk 50 Juta Warga Miskin, Benarkah Langsung Masuk Rekening? Ini Jadwalnya
Update Klasemen Asian Games 2026: Indonesia Raih 30 Medali, Ada Tambahan Emas dari Leo/Daniel
Kenapa Hari Ini Bendera Setengah Tiang di Berbagai Instansi? Ternyata Karena Alasan Ini!
Viral! Wanita Dipaksa Berhubungan Badan lalu Diperas Rp50 Juta, Diancam jika Tak Menuruti
Viral! Video Oknum Guru di Subang Diduga Rekam Rok dalam Siswi SMP saat Ambil Ijazah, Warganet Murka

Berita Terkait

Friday, 2 October 2026 - 07:12 WIB

Kenapa Kapolri Sigit Diganti? Terungkap Karena Alasan Ini!         

Thursday, 1 October 2026 - 08:32 WIB

Viral! Pria Paruh Baya Berbuat Mesum dengan Wanita Diatas Motor di Pinggir Jalan Tanah Abang, Cek Fakta Sebenarnya

Wednesday, 30 September 2026 - 12:23 WIB

BLT untuk 50 Juta Warga Miskin, Benarkah Langsung Masuk Rekening? Ini Jadwalnya

Wednesday, 30 September 2026 - 12:19 WIB

Update Klasemen Asian Games 2026: Indonesia Raih 30 Medali, Ada Tambahan Emas dari Leo/Daniel

Wednesday, 30 September 2026 - 10:11 WIB

Kenapa Hari Ini Bendera Setengah Tiang di Berbagai Instansi? Ternyata Karena Alasan Ini!

Berita Terbaru