Diduga Jadi Korban Bullying, Siswi SD di Lamongan Meninggal Dunia

- Redaksi

Sunday, 5 May 2024 - 01:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keluarga korban yang melapor ke pihak kepolisian atas dugaan bullying atau perundungan (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Seorang siswi SD di Karanggeneng Lamongan meninggal dunia dengan dugaan menjadi korban bullying atau perundungan yang dilakukan oleh temannya. Kasus ini dilaporkan ke polisi untuk diselidiki lebih lanjut.

Kasus itu terjadi pada Senin (19/2) sekitar pukul 07.00 WIB di sekolah anak korban. Korban adalah seorang siswi kelas 6 SD yang jatuh di sekolah dan kemudian dilarikan ke Puskesmas Karanggeneng. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga:

2 Remaja di Batam Jadi Korban Bullying, Pelaku Sempat Goyang Pargoy

“Kami telah menerima laporan terkait dugaan penganiayaan yang berujung hingga meninggal dunia tersebut,” kata Kasi Humas Polres Lamongan Ipda Andi Nur Cahya pada awak media, Sabtu (4/5). 

Baca Juga :  Proses Naturalis Ole Romeny di spill Dito, Beneran Bakal Bela Timnas Indonesia?

Ibunya, Chresa Sulistiana (35), diberitahu oleh wali kelas tentang kejadian tersebut. Ketika tiba di puskesmas, ibu korban melihat anaknya dalam kondisi lemas dan tidak sadarkan diri, mengeluh kesulitan bernafas, dan saturasi oksigennya menurun.

Korban mengaku terjatuh karena didorong oleh teman sekelas perempuannya. Sebelumnya, korban juga mendapatkan tindakan bullying, baik ucapan maupun kekerasan fisik dari temannya itu.

Karena kondisinya semakin memburuk, korban dirujuk ke RS Muhammadiyah Lamongan dan kemudian ke RS dr Soetomo Surabaya. 

Namun, nasib berkata lain, pada 11 Maret, korban dinyatakan meninggal dunia. Ibu korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Lamongan karena tidak mendapat itikad baik dari pihak sekolah maupun orang tua pelaku.

Baca Juga :  Bey Machmudin Sabet Penghargaan Apresiasi Kesejahteraan Rakyat Fiskal Tinggi

Baca Juga:

Sang Putra Terlibat Aksi Bullying, Vincent Rompies Buka Suara

Unit PPA Satreskrim Polres Lamongan kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan penganiayaan tersebut. 

Para saksi seperti kepala sekolah, wali kelas, ibu terlapor, dan teman sekelas korban yang berada di lokasi pada saat kejadian telah diperiksa untuk menjelaskan kejadiannya.

Meskipun pihak sekolah dan orang tua pelaku telah mengantar korban ke puskesmas, membesuknya, dan memberi santunan kepada keluarga korban, kasus ini tetap menjadi perhatian dan harus ditangani dengan serius oleh pihak berwajib.

“Kepala sekolah, wali kelas dan ibu terlapor menerangkan jika sudah ada itikad baik yang dilakukan sejak awal dengan mengantar korban ke rumah sakit, membesuk korban dan memberi santunan melalui ibu korban dari mulai korban masih sakit hingga meninggal dunia,” tandas Andi.

Berita Terkait

Cara Merubah Desil Secara Online Tanpa ke Kantor? Ternyata Bisa, Tapi Jangan Salah Langkah!
Terungkap! Ternyata Ini Alasan Sebenarnya Luky Alfirman Dicopot Purbaya Bukan Sekadar Rotasi?
Inilah Deretan Penyebab Kebakaran Trans Home Jogja yang Bikin Geger!
Cara Mengecek BSU 2026 Cair 900ribu, Pastikan Nama Anda Terdaftar
Kenapa Kapolri Sigit Diganti? Terungkap Karena Alasan Ini!         
Cara Cek BSU di JMO Terbaru, Berikut Ini Persyaratan yang Harus Kamu Ketahui!
Viral! Pria Paruh Baya Berbuat Mesum dengan Wanita Diatas Motor di Pinggir Jalan Tanah Abang, Cek Fakta Sebenarnya
BLT untuk 50 Juta Warga Miskin, Benarkah Langsung Masuk Rekening? Ini Jadwalnya

Berita Terkait

Monday, 5 October 2026 - 10:02 WIB

Cara Merubah Desil Secara Online Tanpa ke Kantor? Ternyata Bisa, Tapi Jangan Salah Langkah!

Sunday, 4 October 2026 - 09:06 WIB

Terungkap! Ternyata Ini Alasan Sebenarnya Luky Alfirman Dicopot Purbaya Bukan Sekadar Rotasi?

Sunday, 4 October 2026 - 06:12 WIB

Inilah Deretan Penyebab Kebakaran Trans Home Jogja yang Bikin Geger!

Saturday, 3 October 2026 - 09:00 WIB

Cara Mengecek BSU 2026 Cair 900ribu, Pastikan Nama Anda Terdaftar

Friday, 2 October 2026 - 07:12 WIB

Kenapa Kapolri Sigit Diganti? Terungkap Karena Alasan Ini!         

Berita Terbaru