Tfd6BUC8TSd7TSMoTpW9GUr0BA==

Fungsi Tulang Rusuk, Definisi, Jenis, juga Risiko Gangguannya

Tulang Rusuk
Fungsi Tulang Rusuk - SwaraWarta.co.id (Sumber: Pinterest)


SwaraWarta.co.id - Tulang rusuk, juga dikenal sebagai tulang iga, merupakan salah satu komponen penting dari kerangka tubuh manusia, dan Fungsi Tulang Rusuk dalam tubuh tentunya sangat penting.

Terletak di bagian tengah dada, tulang rusuk memiliki peran vital dalam melindungi organ-organ dalam tubuh manusia.

Fungsi Tulang Rusuk yang utamanya adalah melindungi organ-organ vital seperti Jantung, paru-paru, dan bagian-bagian penting lainnya dari cedera fisik yang mungkin terjadi akibat tekanan atau trauma eksternal.

Selain itu, tulang rusuk juga membantu mendukung kerangka tubuh dan mempertahankan bentuk dada.

Tulang rusuk terdiri dari 12 pasang tulang yang terhubung dengan tulang belakang di bagian belakang dan sternum (tulang dada) di bagian depan.

Fleksibilitas tulang rusuk memungkinkannya untuk bergerak secara ringan saat bernapas, memberikan ruang bagi ekspansi paru-paru sehingga memfasilitasi proses pernapasan yang efisien.

Selain Fungsi Tulang Rusuk sebagai pelindung dan pendukung, tulang rusuk juga memiliki peran estetis yang penting dalam membentuk bentuk tubuh manusia.

Bentuk dan struktur tulang rusuk dapat bervariasi antara individu, memberikan keunikan pada setiap orang.

Secara keseluruhan, tulang rusuk merupakan bagian integral dari sistem kerangka manusia yang penting untuk menjaga kesehatan dan keamanan organ-organ dalam tubuh.

BACA JUGA: Fungsi Tulang Tengkorak, dan Fungsi Tulang-Tulang Lainnya di Sekitar Tengkorak


Definisi Tulang Rusuk


Tulang Rusuk
Fungsi Tulang Rusuk - SwaraWarta.co.id (Sumber: Pinterest)



Tulang rusuk merupakan bagian dari kerangka tubuh manusia yang membentuk rongga dada.

Tulang rusuk terletak di sisi tubuh, memanjang dari tulang belakang ke arah depan, mengelilingi rongga dada, dan melekat pada tulang dada.

Selain memberikan dukungan struktural bagi tubuh, tulang rusuk juga berperan penting dalam proses pernapasan.

Mereka menjadi tempat melekatnya banyak otot yang terlibat dalam pernapasan, membantu gerakan ekspansi dan kontraksi rongga dada selama bernapas.

Tulang rusuk secara anatomi terbagi menjadi tiga bagian: tulang rusuk sejati, tulang rusuk palsu, dan tulang rusuk mengambang.

Jenis Tulang Rusuk


Tulang Rusuk
Jenis Tulang Rusuk - SwaraWarta.co.id (Sumber: Pinterest)



Tulang rusuk, bagian penting dari kerangka tubuh manusia, memiliki variasi struktur dan fungsi tergantung pada jenisnya.

Berdasarkan keterikatannya pada tulang dada, tulang rusuk dapat dibagi menjadi tiga jenis utama: tulang rusuk sejati, tulang rusuk palsu, dan tulang rusuk mengambang.

- Pertama, tulang rusuk sejati, yang terdiri dari 7 pasang, merupakan tulang rusuk yang secara langsung berhubungan dengan tulang dada.

Tulang rusuk sejati melekat pada tulang dada dengan tulang rawan lentur, yang juga dikenal sebagai tulang rawan kosta.

Secara anatomi, bagian tulang rusuk sejati terhubung ke tulang dada pada bagian depannya dan pada tulang belakangnya, yang terhubung dengan tulang belakang.

BACA JUGA: Fungsi Tulang Dada dan 6 Hal Umum Mengenai Tulang Ini


Ini memungkinkan gerakan pernapasan yang efisien karena tulang rusuk sejati berartikulasi dengan tulang dada melalui sendi sternokostal.

Keterhubungan langsung ini memungkinkan tulang rusuk untuk bergerak secara terkoordinasi selama proses pernapasan.

- Kedua, tulang rusuk palsu, yang terdiri dari 3 pasang, memiliki keterikatan tidak langsung dengan tulang dada.

Tiga tulang rusuk pertama dari tulang rusuk palsu ini memiliki tulang rawan kosta yang terhubung ke tulang rawan di atasnya.

Bagian belakang tulang rusuk palsu menempel pada tulang belakang. Tulang rusuk palsu secara tidak langsung berartikulasi dengan tulang dada melalui tulang rawan kosta yang terhubung dengan tulang rawan kosta ketujuh, melalui sendi kostokondral.

Ini termasuk tulang rusuk kedelapan, kesembilan, dan kesepuluh. Meskipun tidak memiliki hubungan langsung dengan tulang dada, tulang rusuk palsu masih berperan dalam mendukung struktur tubuh dan memberikan fleksibilitas selama pernapasan.

- Ketiga, tulang rusuk mengambang atau melayang, terdiri dari 2 pasang tulang rusuk distal.

Tulang rusuk mengambang memiliki tulang rawan yang berakhir di otot pada dinding perut.

Bagian depan tulang rusuk mengambang menempel pada suatu tulang, sementara bagian belakangnya terhubung dengan tulang belakang.

Tulang rusuk mengambang tidak berhubungan langsung dengan tulang dada sama sekali.

BACA JUGA: Fungsi Tulang Belikat, Ciri, Serta Strukturnya

Meskipun demikian, mereka memiliki peran penting dalam memberikan dukungan struktural pada bagian bawah rongga dada dan memfasilitasi gerakan tubuh.

Secara keseluruhan, tulang rusuk, dalam berbagai jenisnya, memainkan peran penting dalam mendukung kerangka tubuh manusia dan memfasilitasi proses pernapasan.

Dengan keterhubungannya yang kompleks dengan tulang dada dan tulang belakang, tulang rusuk memungkinkan gerakan yang diperlukan untuk pernapasan yang efisien dan memberikan perlindungan bagi organ vital di dalam rongga dada.


Fungsi Tulang Rusuk


Fungsi Tulang rusuk berperan penting dalam melindungi organ-organ vital tubuh manusia, termasuk jantung, paru-paru, trakea, kerongkongan, dan diafragma, serta menyediakan tempat untuk melekatnya otot, saraf, dan struktur pembuluh darah di dalam rongga dada.

Fungsi Tulang Rusuk yang utama adalah sebagai pelindung, menjaga organ-organ tersebut dari cedera atau trauma yang mungkin terjadi pada tubuh.

Selain itu, tulang rusuk juga membantu dalam proses pernapasan yang normal dengan memungkinkan ekspansi dan kontraksi rongga dada saat bernapas.

Gerakan ini memungkinkan paru-paru untuk mengembang dan menyusut secara efisien, memungkinkan pertukaran gas yang diperlukan untuk proses respirasi.

Dengan demikian, tulang rusuk tidak hanya memberikan perlindungan fisik bagi organ-organ vital di dalam rongga dada, tetapi juga mendukung fungsi pernapasan yang vital bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Risiko yang Bisa Terjadi pada Tulang Rusuk


Tulang rusuk merupakan bagian penting dari kerangka tubuh manusia yang mendukung dan melindungi organ-organ vital di dalam dada, seperti jantung dan paru-paru.

Namun, tulang rusuk juga rentan terhadap berbagai jenis penyakit yang dapat memengaruhi kesehatan dan kenyamanan seseorang.

Salah satu risiko yang paling umum terjadi adalah patah tulang rusuk.

BACA JUGA: Cara Memilih Tas Anak yang Ergonomis untuk Kesehatan Tulang Belakang


Patah tulang rusuk sering disebabkan oleh cedera, seperti terjatuh atau kecelakaan kendaraan.

Selain itu, patah tulang rusuk juga dapat terjadi akibat cedera berulang karena aktivitas olahraga yang intens atau batuk yang parah dan berkepanjangan.

Harus jadi catatan penting, kendatipun patah pada tulang rusuk misalnya ringan saja dan cenderung tidak memiliki risiko bahaya, juga bisa sembuh dalam waktu relatif cepat antara 1 hingga 2 bulan, beberapa kasus patah tulang dalam skala parah, tentunya bisa menyebabkan perdarahan internal yang serius, jadi harus hati-hati.

Selain patah tulang rusuk, kondisi lain yang dapat memengaruhi tulang rusuk adalah kostokondritis, di mana tulang rawan mengalami peradangan.

Kostokondritis seringkali menimbulkan gejala nyeri yang tajam di dada, yang dapat menjalar hingga ke bahu dan lengan.

Meskipun penyebab pasti kostokondritis belum diketahui, dengan perawatan yang tepat, kondisi ini biasanya dapat membaik dalam beberapa minggu.

Selain itu, tumor juga merupakan penyakit lain yang dapat memengaruhi tulang rusuk.

Meskipun tumor tulang rusuk umumnya bersifat jinak dan dapat sembuh sepenuhnya tanpa kambuh, pengobatan yang tepat mungkin diperlukan tergantung pada jenis dan ukuran tumor.

Untuk mengurangi risiko terjadinya gangguan pada tulang rusuk, penting untuk menjaga kesehatan tulang dengan memenuhi asupan vitamin D dan kalsium yang cukup.

Selain itu, menggunakan alat pelindung tubuh saat berolahraga juga dapat membantu mencegah cedera tulang rusuk.***



Dapatkan update berita Indonesia terkini 2024 serta info viral terbaru hari ini dari situs SwaraWarta.co.id melalui platform Google News.