Hadir di Rakernas PDIP, Ganjar-Ahok Tidak Disapa Megawati, Kader Lain Bereaksi

- Redaksi

Saturday, 25 May 2024 - 08:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ganjar Pranowo di Acara Rakernas PDIP – SwaraWarta.co.id (Sumber: Okezone)


SwaraWarta.co.idRakernas PDIP V, menyisakan kejadian menarik soal kehadiran mantan Dirut Pertamina, Ahok dan mantan Capres Ganjar di acara tersebut.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri membuat momen menarik terhadap Ganjar dan Ahok, saat pembukaan Rakernas V PDIP di Beach City International Stadium Ancol, Jakarta Utara, Jumat (24/5/2024).

Dalam sambutannya kepada sejumlah elite PDIP dan tokoh nasional yang hadir, Megawati secara sengaja tidak menyapa dua kader partainya, Ganjar Pranowo dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Kejadian tersebut berawal ketika Megawati sedang menyebutkan nama-nama tokoh yang hadir satu per satu.

Namun, nama Ganjar dan Ahok tidak disebutkan.

Para kader PDIP yang hadir langsung berteriak memanggil nama Ganjar, mengingatkan Megawati bahwa nama Gubernur Jawa Tengah itu belum disebut.

Baca Juga :  Kapolri Perintahkan Bareskrim Usut Teror Kepala Babi dan Bangkai Tikus ke Kantor Tempo

BACA JUGA: Kompak Berseragam, Ganjar-Ahok Hadiri Rakernas di Jakarta Utara

Menanggapi hal tersebut, Megawati dengan santai mengaku sengaja tidak menyebutkan nama Ganjar.

“Oh iya lupa banget, iya loh, saya juga tahu, sengaja disembunyikan. Enggak, enggak belum dipensiunkan, terus berjuang, Satyam Eva Jayate,” kelakar Megawati sambil dirinya tersenyum.

Pernyataan ini menunjukkan bahwa Megawati masih memberikan dukungan kepada Ganjar Pranowo meskipun ada perasaan tersembunyi.

Ia menekankan bahwa Ganjar belum dipensiunkan sebagai kader PDIP dan masih harus terus berjuang.

Slogan “Satyam Eva Jayate” yang berarti “Kebenaran Menang” menjadi penegasan bahwa Ganjar harus tetap teguh dalam perjuangannya.

Selanjutnya, Megawati juga menyampaikan penghargaan kepada pasangan capres-cawapres yang diusung PDIP dalam Pilpres 2024, yaitu Ganjar Pranowo dan Mahfud Md.

Baca Juga :  RS Polri Kramat Jati Identifikasi Tiga Korban Kebakaran Glodok Plaza

Meski mereka kalah dalam pilpres, Megawati menekankan bahwa keduanya masih tetap kuat dan harus terus berjuang.

BACA JUGA: Pidato Megawati Disebut Kritisi Jokowi, Ini Kata Koordinator Staf Khusus Presiden

“Puji syukur kita panjatkan kepada terutama Pak Ganjar, Pak Mahfud, bahwa masih tetap kuat, iya dong,” ujarnya.

Setelah menyampaikan hal tersebut, Megawati beralih ke topik pembicaraan lain.

Namun, para kader PDIP yang hadir kembali mengingatkan Megawati bahwa ada satu nama lagi yang belum disebut, yaitu Ahok. Mereka berteriak menyebut nama mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Megawati, dengan gaya berkelakar, merespon bahwa ternyata masih ada yang ingat kepada Ahok.

“Oh ada juga yang masih diingat ya,” kata dia sambil tersenyum.

Reaksi ini menunjukkan bahwa meskipun Ahok mungkin tidak lagi berada di panggung politik sebesar dulu, masih ada kader dan simpatisan PDIP yang tetap mengenang dan menghargainya.

Baca Juga :  Monumen Reog Ponorogo: Ikon Wisata Baru yang Siap Dongkrak Ekonomi Daerah

Situasi ini memperlihatkan dinamika internal dalam PDIP dan cara Megawati sebagai pemimpin partai berinteraksi dengan kadernya.

Keputusan Megawati untuk tidak langsung menyapa Ganjar dan Ahok mungkin dilihat sebagai bentuk kedisiplinan internal atau strategi politik tertentu, namun akhirnya Megawati tetap menunjukkan dukungannya kepada kedua tokoh tersebut.

Secara keseluruhan, momen ini menambah warna dalam acara pembukaan Rakernas V PDIP, menunjukkan bahwa komunikasi dan interaksi antar anggota partai, terutama antara pemimpin dan kader, merupakan hal yang dinamis dan penuh nuansa.

Meskipun Ganjar dan Ahok awalnya tidak disapa, pada akhirnya mereka tetap mendapatkan perhatian dari Megawati dan para kader PDIP, mempertegas bahwa mereka masih merupakan bagian penting dari partai.***

Berita Terkait

Desil 6 Apakah Bisa Dapat KJP? Ini Penjelasan Terbaru 2026
Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi Panas Dikritik: Solusi Praktis atau Memicu Main Hakim Sendiri?
Berapa Passing Grade PPPK Sekolah Rakyat? Yuk Cari Tahu Informasinya Disini!
Apakah Blippi Masih Hidup? Ini Faktanya!
Cara Cek DTKS Online Terbaru 2026: Intip Nama Kamu di Daftar Penerima Bansos!
3 Alasan Utama Nanik S. Deyang Mengundurkan Diri Sebagai Kepala BGN
Kapan Pelunasan Haji 2027 Dimulai? Berikut ini Perkiraan Jadwal Terbarunya!
VIRAL! Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta: Cek Aturan Barunya!

Berita Terkait

Monday, 27 July 2026 - 15:53 WIB

Desil 6 Apakah Bisa Dapat KJP? Ini Penjelasan Terbaru 2026

Sunday, 26 July 2026 - 14:22 WIB

Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi Panas Dikritik: Solusi Praktis atau Memicu Main Hakim Sendiri?

Saturday, 25 July 2026 - 10:55 WIB

Berapa Passing Grade PPPK Sekolah Rakyat? Yuk Cari Tahu Informasinya Disini!

Saturday, 25 July 2026 - 10:44 WIB

Apakah Blippi Masih Hidup? Ini Faktanya!

Saturday, 25 July 2026 - 06:32 WIB

Cara Cek DTKS Online Terbaru 2026: Intip Nama Kamu di Daftar Penerima Bansos!

Berita Terbaru