Kasus Pelecehan Malang: Sumpah Dokter Dinodai, Wamenkes Kecam Keras

- Redaksi

Saturday, 19 April 2025 - 17:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pusat Ikatan Bidan Indonesia

Pusat Ikatan Bidan Indonesia

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI, Dante Saksono Harbuwono, menyatakan keprihatinan mendalam atas maraknya kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum dokter. Kasus-kasus ini, termasuk yang baru-baru ini terjadi di Malang, telah melukai kepercayaan publik terhadap profesi kedokteran dan mencederai sumpah dokter.

Wamenkes menegaskan bahwa setiap tindakan dokter, baik di dalam maupun di luar konteks layanan kesehatan, harus sesuai dengan kode etik profesi dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pelanggaran terhadap hal ini akan ditindak tegas oleh Kementerian Kesehatan.

Penindakan akan dilakukan secara menyeluruh, meliputi aspek etik, hukum, dan legalitas. Ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk melindungi pasien dan menegakkan integritas profesi kedokteran.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah-Langkah Penanganan Kasus Pelecehan oleh Oknum Dokter

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah dan akan terus berupaya keras dalam menangani kasus-kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum dokter. Langkah-langkah yang diambil meliputi investigasi menyeluruh terhadap setiap laporan, pencabutan izin praktik bagi pelaku yang terbukti bersalah, serta pemberian dukungan kepada korban.

Baca Juga :  Ganjil Genap, One Way, dan Penutupan Jalan, Ini Rekayasa Lalu Lintas di Jalur Puncak saat Libur Nataru 2023 Hingga Awal Tahun 2024

Selain itu, Kemenkes juga berkomitmen untuk meningkatkan edukasi dan pelatihan bagi tenaga kesehatan terkait pencegahan dan penanganan kasus pelecehan seksual. Peningkatan pengawasan dan penegakan kode etik profesi juga akan terus diperkuat.

Pentingnya Edukasi dan Pencegahan

Edukasi dan pencegahan merupakan kunci utama dalam mengatasi masalah ini. Kemenkes berencana untuk mengembangkan program pelatihan yang komprehensif, yang tidak hanya berfokus pada aspek teknis kedokteran, tetapi juga pada aspek etika, kesadaran gender, dan penanganan kasus pelecehan seksual.

Program ini akan menyasar seluruh tenaga kesehatan, dari dokter spesialis hingga tenaga medis lainnya. Tujuannya adalah untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan bebas dari pelecehan seksual, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya memperlakukan pasien dengan hormat dan profesional.

Baca Juga :  Syahrul Yasin Limpo Hadiri Sidang Firli Bahuri Sebagai Saksi

Peran Masyarakat dalam Pengawasan

Peran aktif masyarakat dalam mengawasi dan melaporkan kasus pelecehan seksual sangat penting. Kemenkes mendorong masyarakat untuk berani melaporkan setiap dugaan pelanggaran kode etik atau tindakan pelecehan seksual yang dilakukan oleh tenaga kesehatan. Informasi dapat disampaikan melalui saluran resmi yang telah disediakan.

Kemenkes menjamin kerahasiaan identitas pelapor dan akan memproses laporan tersebut dengan cepat dan objektif. Kerja sama antara Kemenkes dan masyarakat sangat krusial dalam menciptakan sistem kesehatan yang aman dan terpercaya.

Dampak Kasus Pelecehan Terhadap Kepercayaan Publik

Kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum dokter telah menimbulkan dampak negatif yang signifikan terhadap kepercayaan publik terhadap sektor kesehatan. Kepercayaan yang telah lama dibangun dengan susah payah dapat runtuh hanya dalam sekejap mata akibat tindakan tidak bertanggung jawab segelintir oknum.

Baca Juga :  Nubia Luncurkan HP Gaming Terjangkau dengan Dual Shoulder Triggers dan AI Game Space

Hal ini tidak hanya merugikan profesi kedokteran, tetapi juga dapat menghalangi akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang berkualitas. Memperbaiki kepercayaan publik membutuhkan komitmen dan upaya yang konsisten dari seluruh pihak terkait.

Kemenkes menyadari pentingnya mengembalikan kepercayaan publik dan akan terus berupaya melakukan perbaikan dan peningkatan di semua lini pelayanan kesehatan.

Sebagai contoh konkret, kasus pelecehan di RSHS Bandung, di mana izin praktik oknum dokter pelaku telah dicabut dan proses hukum sedang berjalan, menjadi bukti komitmen Kemenkes dalam menindak tegas para pelaku.

Langkah-langkah tegas ini diharapkan dapat memberikan efek jera dan mencegah terulangnya kasus serupa di masa depan. Semoga dengan upaya yang komprehensif ini, kepercayaan publik terhadap sektor kesehatan dapat dipulihkan dan layanan kesehatan dapat terus berjalan dengan aman dan berkualitas.

Berita Terkait

Ketegangan Iran-AS Memuncak: Angkatan Laut Republik Islam Siaga Tinggi Penuh
Kenapa Info GTK Tidak Bisa Dibuka? Ini Penyebab dan Solusi Praktisnya!
Kapan Jadwal Puasa Muhammadiyah 2026? Yuk Cari Tahu Disini!
Banjir Air Mata, Tim SAR Usai Temukan Semua Korban Pesawat ATR 42-500
Menelusuri Penyebab Lula Lahfah Meninggal Dunia: Fakta dan Kronologinya
Update Terbaru: Berapa UMK Jawa Barat 2026? Cek Daftar Kota dan Kabupatennya!
Iran Perketat Pengawasan Wilayah Udara di Tengah Ketegangan Domestik dan Ancaman Internasional
VIRAL ! Ibu-Ibu di NTT Tembak Mati Burung Hantu yang ‘Mengganggu’ Tidurnya

Berita Terkait

Monday, 26 January 2026 - 17:23 WIB

Kenapa Info GTK Tidak Bisa Dibuka? Ini Penyebab dan Solusi Praktisnya!

Monday, 26 January 2026 - 14:41 WIB

Kapan Jadwal Puasa Muhammadiyah 2026? Yuk Cari Tahu Disini!

Saturday, 24 January 2026 - 08:43 WIB

Banjir Air Mata, Tim SAR Usai Temukan Semua Korban Pesawat ATR 42-500

Saturday, 24 January 2026 - 07:10 WIB

Menelusuri Penyebab Lula Lahfah Meninggal Dunia: Fakta dan Kronologinya

Thursday, 22 January 2026 - 17:36 WIB

Update Terbaru: Berapa UMK Jawa Barat 2026? Cek Daftar Kota dan Kabupatennya!

Berita Terbaru

Kiper Timnas Indonesia Merapat ke Klub Ajax Amsterdam

Olahraga

Kiper Timnas Indonesia Merapat ke Klub Ajax Amsterdam

Wednesday, 28 Jan 2026 - 14:28 WIB

Ciri-ciri IQ Rendah

Lifestyle

5 Ciri-ciri IQ Rendah yang Tidak Banyak Orang Mengetahuinya

Wednesday, 28 Jan 2026 - 10:38 WIB