Mengenal Ciri Khas Motif Batik Indonesia yang Populer dan Beragam

- Redaksi

Tuesday, 21 May 2024 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wanita Sedang Membatik

SwaraWarta.co.id – Batik adalah warisan budaya agung dari Indonesia. UNESCO, badan PBB untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan, telah mengukuhkan batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi pada 2 Oktober 2009.

Ragam Motif Batik di Indonesia

Indonesia memiliki berbagai motif batik yang sangat beragam. Setiap daerah memiliki ciri khas motif batiknya sendiri. Setiap motif mengandung simbol dan pesan tertentu yang ingin disampaikan.

Berikut adalah contoh ragam motif batik populer yang ada di Indonesia menurut https://siswadhipranoto.com/:

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Batik Mega Mendung

Batik Mega Mendung mudah dikenali karena motif awannya yang berwarna biru dan merah. Batik ini adalah kebanggaan warga Cirebon, Jawa Barat, dan sudah ada sejak berabad-abad yang lalu.

Makna:

– Awan: Melambangkan hal spiritual.

– Warna Biru dan Merah: Mewakili penduduk Cirebon yang lugas, tegas, dan egaliter.

Baca Juga :  Mengapa Demokrasi Kerakyatan Merupakan Demokrasi yang Cocok Bagi Indonesia? Mari Kita Bahas!

– Gradasi Warna: Mengandung pesan agar manusia bersabar dan mampu mendinginkan suasana.

2. Batik Dolly

Batik Dolly berasal dari kawasan Dolly di Surabaya. Batik ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 2014 dan semakin populer setiap harinya.

Motif:

– Kupu-Kupu: Melambangkan sejarah kawasan Dolly.

– Daun Jarak: Melambangkan tumbuhan yang banyak ditemukan di daerah tersebut.

3. Batik Loreng Ondel-Ondel

Jakarta, sebagai ibukota negara, memiliki motif batik khas yaitu motif loreng ondel-ondel. Motif ini diproduksi secara rumahan di beberapa area di Jakarta.

Ciri Khas:

– Warna Cerah: Merah, kuning terang, dan ungu muda. Warna gelap dihindari karena dianggap menggambarkan kesedihan.

– Ondel-Ondel: Mengandung harapan agar pemakainya mendapatkan kehidupan yang semarak dan baik.

Baca Juga: Reklame Batik: Pengertian dan Makna Pentingnya

Baca Juga :  Tangga Meter: Kunci Menguasai Konversi Panjang dalam Sistem Metrik

4. Batik Kujang Kijang

Motif batik kujang kijang berasal dari Bogor, Jawa Barat. Motif ini menggabungkan unsur kujang dan kijang, ikon terkenal dari kota tersebut.

Makna:

– Kujang: Senjata tradisional Sunda dan lambang Kota Bogor.

– Kijang: Hewan yang banyak ditemukan di Istana Bogor.

– Motif: Melambangkan perlindungan dan keamanan dari segala penjuru mata angin.

5. Batik Palembang

Batik Palembang unik karena tidak menggunakan gambar fauna atau manusia. Motif yang digunakan adalah motif flora yang cantik dengan warna-warna yang indah.

Pengaruh: 

– Budaya Cina, Melayu, dan Kerajaan Islam: Terlihat dalam motif dan warna.

– Pola Dekoratif: Melambangkan kesucian, keanggunan, dan limpahan rezeki.

6. Batik Tabir

Batik tabir berasal dari Riau, Pekanbaru, dan memiliki prinsip yang serupa dengan batik Palembang, yakni tidak menggunakan figur manusia atau fauna.

Baca Juga :  Moh Fakhuri ayah Almarhumah calon dokter muda Aulia Risma Wafat selasa ini.

Motif:

– Flora: Bunga tanjung, bunga kesumbo, bunga cempaka, dan bunga matahari kaluk berlapis.

– Warna: Didominasi warna cerah seperti merah, kuning, dan hijau.

Baca Juga: Museum Tekstil Jakarta, Sejarah dan Koleksi yang Terdapat di Dalamnya

7. Batik Gamolan

Batik gamolan berasal dari Lampung dan terinspirasi oleh alat musik tradisional gamolan yang terbuat dari bambu.

Ciri Khas:

– Motif Gamolan: Diciptakan untuk memperkenalkan alat musik khas Lampung.

– Pengembangan: Dikembangkan untuk menonjolkan ciri khas daerah Lampung.

Kesimpulan

Batik adalah salah satu warisan budaya Indonesia yang sangat kaya dan beragam. Setiap motif batik memiliki cerita dan makna tersendiri yang mencerminkan budaya dan nilai-nilai masyarakat setempat. Dengan mengenal berbagai motif batik dari berbagai daerah di Indonesia, kita dapat lebih menghargai keindahan dan kekayaan budaya Indonesia.

(*Adv)

Berita Terkait

Teks Kultum Ramadhan 2026 Singkat Penuh Makna tentang Keutamaan Sedekah di Bulan Ramadhan 1447 H
Mengenal Pavane: Arti, Sejarah, dan Pesona Tarian Klasik yang Megah
KJP Plus Bulan Maret 2026 Kapan Cair Tanggal Berapa? Ini Jadwal dan Cara Cek Terbaru
Bagaimana Menurut Saudara Hal-hal yang Dapat Ditingkatkan dari Pelaksanaan UP? Mari Kita Bahas!
Bagaimana Cara Belut Berkembang Biak? Berikut ini Pembahasannya Secara Lengkap!
JANGAN LEWATKAN Tiga Doa yang Bisa Diamalkan di Bulan Ramadhan Bacaan Doa yang Dibaca Setiap Malam Ramadhan
Mengapa Sriwijaya Disebut Kedatuan Bukan Kerajaan? Simak Penjelasannya Berikut Ini!
130.000 Won Berapa Rupiah? Simak Kurs Won Korea Terbaru Hari Ini

Berita Terkait

Sunday, 22 February 2026 - 17:12 WIB

Mengenal Pavane: Arti, Sejarah, dan Pesona Tarian Klasik yang Megah

Sunday, 22 February 2026 - 17:09 WIB

KJP Plus Bulan Maret 2026 Kapan Cair Tanggal Berapa? Ini Jadwal dan Cara Cek Terbaru

Saturday, 21 February 2026 - 14:51 WIB

Bagaimana Menurut Saudara Hal-hal yang Dapat Ditingkatkan dari Pelaksanaan UP? Mari Kita Bahas!

Saturday, 21 February 2026 - 14:37 WIB

Bagaimana Cara Belut Berkembang Biak? Berikut ini Pembahasannya Secara Lengkap!

Friday, 20 February 2026 - 21:04 WIB

JANGAN LEWATKAN Tiga Doa yang Bisa Diamalkan di Bulan Ramadhan Bacaan Doa yang Dibaca Setiap Malam Ramadhan

Berita Terbaru