Pengakuan Sopir Bus yang Mengangkut SMK Depok sebelum Kecelakaan

- Redaksi

Monday, 13 May 2024 - 02:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana Depok
( Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Kondisi sopir bus rombongan pelajar SMK Lingga Kencana Depok bernama Sadira, yang mengalami kecelakaan maut di Ciater, Subang, Jawa Barat, kini sudah stabil setelah menjalani perawatan di RSUD Subang

Selama perawatan, Sadira menceritakan tentang kondisi rem bus sebelum kecelakaan yang menewaskan 11 orang, mayoritas adalah pelajar SMK.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dilansir dari tayangan CNNIndonesia TV, Sadira mengungkapkan bahwa rem bus yang dia kendarai ternyata tidak berfungsi saat melintasi jalan menurun di Ciater. 

Baca Juga:

Pengakuan Ibu Korban yang anaknya Tewas dalam Kecelakaan Bus SMK Depok

“Terus ngeremkan, nah rem, pas perseneling mau saya masukin itu, enggak bisa masuk. Enggak tahunya angin [rem] benar-benar habis. Setelah saat itulah saya kelabakan untuk [cari jalur] penyelamat , ang jalur alternatif tidak ada. Akhirnya saya inisiatif lah [banting kanan], bagaimana kalau diterusin otomatis banyak mobil yang habis. Akhirnya saya buanglah ke kanan,” katanya yang masih terbaring di RSUD Subang.

Baca Juga :  Nadya Shavira, Selebgram dan Bos Skincare, Kehilangan Anak Kembar setelah 3 Hari Dirawat di NICU

Sebelum kecelakaan, Sadira menyadari ada kelainan pada rem bus tersebut. Oleh karena itu, dia meminta mekanik untuk memperbaikinya saat beristirahat di sebuah rumah makan.

Setelah mendapat konfirmasi dari mekanik yang mengatakan bahwa kondisi kendaraannya sudah baik kembali, Sadira bersama rombongan SMK berangkat kembali ke Depok dari Bandung. 

Baca Juga:

Isak Tangis Keluarga Iringi Penyerahan Jasad Korban Kecelakaan SMK Depok

“Ya pada saat itu saya sudah, dari atas juga sudah disetel rem, gitu,” kata Sadira. 

“Sudah diperbaiki, sudah semua. Saya sampai panggil montir ya kan, udah dicek, kata montir aman, ya saya lanjutkan,” imbuhnya.

Sadira mengatakan bahwa dia memiliki rencana cadangan jika kendaraannya rusak, yaitu memindahkan penumpang ke kendaraan lain.

Baca Juga :  Seorang Wanita Muda Tega Bunuh Bayinya Sendiri

“Rencana saya kan kalau emang ini lebih parah, saya akan oper penumpang [ke bus lain],” kata Sadira.

Kecelakaan yang melibatkan lima kendaraan, yaitu bus Trans Putera Fajar bernomor polisi AD-7524-OG, mobil Daihatsu Feroza di lajur Subang arah Bandung, serta 3 motor, terjadi pada Sabtu (11/5) malam di jalur menurun Ciater, Subang. 

Sebanyak 11 orang tewas dalam insiden ini, termasuk 9 siswa SMK Lingga Kencana Depok, 1 guru SMK Lingga Kencana Depok, dan 1 pengendara motor warga Subang.

Berita Terkait

EasySkor Launches: One-Stop Credit Management from Assessment to Repair for Indonesian Users
KJP Plus Agustus 2026 Kapan Cair? Ini Informasi Terbaru dan Cara Cek Penerima
Mengapa Gubernur BI Mundur? Di Balik Pengunduran Diri Perry Warjiyo
Kapan Bansos Tahap 3 Cair? Ini Jadwal, Nominal, dan Cara Cek Penerima PKH & BPNT 2026
Apakah CPNS 2026 Sudah Dibuka? Ini Fakta Terbaru dari BKN dan KemenPANRB
Apakah Iran Punya Nuklir? Mengungkap Rahasia Kekuatan Militer dan Program Atom Teheran
Cara Melihat Hasil Seleksi Pengumuman PPPK Sekolah Rakyat Terbaru!
GIIAS 2026 Buka Jam Berapa? Cek Jadwal Lengkap dan Tips Berkunjungnya!

Berita Terkait

Tuesday, 4 August 2026 - 18:24 WIB

EasySkor Launches: One-Stop Credit Management from Assessment to Repair for Indonesian Users

Tuesday, 4 August 2026 - 09:13 WIB

KJP Plus Agustus 2026 Kapan Cair? Ini Informasi Terbaru dan Cara Cek Penerima

Monday, 3 August 2026 - 07:13 WIB

Mengapa Gubernur BI Mundur? Di Balik Pengunduran Diri Perry Warjiyo

Sunday, 2 August 2026 - 10:01 WIB

Kapan Bansos Tahap 3 Cair? Ini Jadwal, Nominal, dan Cara Cek Penerima PKH & BPNT 2026

Sunday, 2 August 2026 - 09:50 WIB

Apakah CPNS 2026 Sudah Dibuka? Ini Fakta Terbaru dari BKN dan KemenPANRB

Berita Terbaru