Demi Biaya Lahiran Istri, Pria di Sumedang Nekat Curi Besi

- Redaksi

Thursday, 20 June 2024 - 04:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku pencurian tiang besi (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id Seorang pria bernama Acep Budiman alias Odeg (26) melakukan tindakan pencurian tiang besi di wilayah Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. 

Karena aksi tersebut, dia kini harus berurusan dengan hukum. Odeg mendapatkan Rp 200 ribu dari hasil pencurian tiang besi milik perusahaan jaringan internet, dan uang tersebut digunakan untuk biaya kelahiran anaknya. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Odeg mengungkapkan bahwa dia bekerja sebagai kuli, sehingga pendapatannya tidak menentu.

Baca Juga:

Terseret Pinjol, Karyawan Pabrik Gasak 143 Handphone

“Keuntungan cuman Rp 200 ribu, uangnya dipakai buat biaya istri lahiran. Pekerjaan saya kuli jadi pendapatan tidak menentu soalnya,” ujar Odeg saat berbincang di Mapolres Sumedang, Rabu (18/6)

Baca Juga :  Honorer Damkar yang Cabuli Anak Sendiri Resmi Ditetapkan Tersangka

Odeg sangat menantikan kelahiran anak keduanya, karena istrinya pernah mengalami keguguran sebelumnya. 

Namun, kegembiraan Odeg pun terhalang karena dirinya harus diamankan oleh polisi. Ada empat orang lainnya yang juga terlibat dalam aksi pencurian tiang besi yang berhasil ditangkap oleh polisi. 

“Tinggal nunggu lahiran satu bulan lagi jadi butuh biaya. Cuman Rp 200 ribu itu juga dicukup-cukupi sama buat kebutuhan sehari-hari juga. Itu lahiran anak kedua, yang pertama keguguran,” katanya

Tersangka lainnya adalah Zeki (21), Aditya (21), Ahmad (40) sopir truk, serta Edi selaku penadah.

Mereka telah melakukan pencurian di wilayah Rancakalong serta Ganeas. Dalam aksinya mereka menggali tiang besi yang sudah ditanam. 

Baca Juga :  Ratusan Remaja di Trenggalek Daftar Jadi Polisi

Usai lepas dari tanah, mereka pun langsung membawa tiang besi tersebut dengan menggunakan satu unit truk yang disewa. 

Akibat perbuatannya, mereka dikenakan tindak pidana pencurian. Polisi berhasil mengamankan barang bukti sebanyak 72 tiang besi hasil curian, satu unit kendaraan truk yang disewa oleh para pelaku, serta lima unit Handphone milik para pelaku.

Baca Juga:

Demi Nobar Timnas, Perawat di Probolinggo Nekat Curi TV

“Waktu kejadian pada hari Jumat 7 Juni 2024 sekira pukul 22.00 di Desa Pasir Genteng, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang. Tersangka yang kita amankan ada lima orang diantaranya tiga pelaku utama, satu yang membantu dan satu pelaku lainnya merupakan penadah,” ungkap Kasat Reskrim AKP Maulana Yusuf.

Baca Juga :  Harga Beras Kian Melambung, Pemkot Malang Adakan Pasar Murah

Berita Terkait

Jangan Kaget! Ternyata Segini Pajak Progresif Honda Beat di Jakarta 2026, Bisa Tembus Rp700 Ribuan!
OTT KPK Guncang BNPB! Dana Bencana Rp148 Miliar Diduga Dipakai Beli Saham hingga Emas, Ini Fakta Terbarunya
Heboh! Video Siswi di Pasuruan Diduga Lakukan Perselingkuhan, Istri Sah Bongkar Semuanya!
Car Free Day Sampai Jam Berapa? Yuk Cari Tahu Disini dan Catat Jadwal Terbarunya!
IHSG Ambruk 11%! Pasar Saham Indonesia Terpuruk Terdalam Sejak Krisis 1998, Ada Apa Sebenarnya
Cara Daftar Perlinsos agar Data Kamu Tercatat dan Bantuan Tepat Sasaran
Citilink Terminal Berapa di Bandara Soekarno-Hatta? Ini Panduan Lengkap dan Terbaru!
BPNT Tahap 4 2026 Kapan Cair? Cek Jadwal, Nominal Rp600 Ribu, dan Cara Daftarnya!

Berita Terkait

Monday, 19 October 2026 - 10:19 WIB

Jangan Kaget! Ternyata Segini Pajak Progresif Honda Beat di Jakarta 2026, Bisa Tembus Rp700 Ribuan!

Monday, 19 October 2026 - 10:08 WIB

OTT KPK Guncang BNPB! Dana Bencana Rp148 Miliar Diduga Dipakai Beli Saham hingga Emas, Ini Fakta Terbarunya

Monday, 19 October 2026 - 09:47 WIB

Heboh! Video Siswi di Pasuruan Diduga Lakukan Perselingkuhan, Istri Sah Bongkar Semuanya!

Sunday, 18 October 2026 - 10:30 WIB

Car Free Day Sampai Jam Berapa? Yuk Cari Tahu Disini dan Catat Jadwal Terbarunya!

Saturday, 17 October 2026 - 11:36 WIB

IHSG Ambruk 11%! Pasar Saham Indonesia Terpuruk Terdalam Sejak Krisis 1998, Ada Apa Sebenarnya

Berita Terbaru