Categories: BeritaHukum

Tewaskan Pesilat Sidoarjo, DPO Serahkan Diri Ke Polisi

DPO yang menyerahkan diri ke kantor polisi (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Ilham Bagus Cahyo Santoso, seorang pria berusia 22 tahun dari Semampir, Surabaya, mengungkapkan penyesalannya yang mendalam di kantor polisi Gresik. 

Dia menyesali perbuatannya yang merenggut nyawa SW, seorang atlet beladiri berusia 20 tahun dari Krian, Sidoarjo. 

ADVERTISEMENT

.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ilham, yang akrab dipanggil Celeng, mengakui bahwa dia sangat menyesal dengan perkelahian tersebut yang mengakibatkan kematian seseorang. 

Baca Juga:

Diduga Memiliki Dendam, Pria Banten Tega Tusuk Rekannya Sendiri.

“Sangat menyesal. Apalagi ada yang meninggal. Padahal cuman karena temen-teman ini sakit hati gara-gara salah satu teman korban keber-keber knalpot brong,” kata Ilham kepada awak media, Minggu (1/6)

Dia menjelaskan bahwa perkelahian itu dimulai ketika salah satu temannya sedang marah karena knalpot motor teman korban terlalu keras.

Celeng mendapat pesan dari salah satu penjahat bahwa akan ada perkelahian di Desa Banjaran, Driyorejo, dengan kelompok beladiri lainnya. 

Ketika dia tiba, dia melihat bahwa FJ, salah satu pelaku, sudah berkelahi dengan anggota kelompok beladiri lawan yang mengendarai sepeda motor dengan knalpot keras. 

Mereka sedang pesta dan minum di sebuah toko, tapi Celang tidak bergabung dengan mereka karena dia berada di Surabaya.

Setelah berhasil menghentikan dua pelatih bela diri wanita asal Krian yang datang sendiri dengan sepeda motor, para pelaku meminta izin kepada sekolah beladiri untuk berlatih, yang mengakibatkan mereka menendang motor milik SW.

 Hal ini memicu para pelaku lain untuk memukul korban, tetapi Celeng tidak memukul korban yang meninggal. 

Dia berharap dia bisa menghentikan perkelahian itu dan memisahkan mereka karena dia adalah yang tertua di antara mereka.

Sekarang Celeng berada di kantor polisi Gresik untuk menghadapi konsekuensi dari perbuatannya. 

“Karena penyesalan akan datang saat kita berada di penjara. kalau sudah masuk penjara, akan banyak yang disusahkan. Termasuk nama baik perguruan yang kita ikuti. Padahal di perguruan tidak di ajarkan untuk melukai orang,” tambahnya

Lebih lanjut, Caleng mengaku menyesal atas perbuatannya daripada apapun dalam hidupnya. 

Baca Juga:

Bocah Bekasi ditemukan Tewas Terbungkus Karung, Pelaku Berhasil Diamankan

“Saya akan keluar dari perguruan dan akan bekerja kalau sudah bebas. Untuk temen-temen yang masih ada di perguruan, silahkan ikut tapi jangan melanggar hukum. Karena di penjara tidak enak sama sekali. Saya juga minta maaf kepada keluarga dan teman-teman korban yang meninggal,” pungkasnya.

Redaksi SwaraWarta.co.id

Berita Indonesia Terkini 2024 Viral Terbaru Hari Ini

Recent Posts

Cara Membuat Ayam Kecap Manis Gurih yang Meresap Sampai ke Tulang

SwaraWarta.co.id - Mencari cara membuat ayam kecap yang lezat, praktis, dan bikin seisi rumah ketagihan…

5 hours ago

Kabar Buruk! Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Cedera Jelang Duel Panas Kontra Malaysia

SwaraWarta.co.id - Jelang laga krusial melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia diterpa…

6 hours ago

Gunung Merapi Siaga Level III: Awan Panas 2 Km Meluncur, Warga Diminta Waspada!

SwaraWarta.co.id - Gunung Merapi kembali menunjukkan taringnya. Pada Sabtu malam, 26 September 2026, gunung berapi…

7 hours ago

5 Tips Hemat Listrik Pulsa Rumah Agar Kantong Nggak Jebol Setiap Bulan

SwaraWarta.co.id - Menerapkan tips hemat listrik pulsa menjadi kunci utama bagi setiap rumah tangga yang…

7 hours ago

4 Cara Daftar Shopee Affiliate Tanpa Minimal Followers: Panduan Lengkap Untuk Pemula

SwaraWarta.co.id - Mencari cara daftar Shopee Affiliate tanpa minimal followers kini jadi topik yang paling…

8 hours ago

Mimpi Hamil Artinya Apa? Ini 3 Arti Psikologis dan Mitosnya!

SwaraWarta.co.id - Mimpi hamil artinya apa sebenarnya, sampai-sampai bikin kamu terbangun dengan perasaan kaget atau…

10 hours ago