Viral Remaja Bercanda Soal Isu Palestina, Ketua Komisi VIII Buka Suara

- Redaksi

Wednesday, 12 June 2024 - 03:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Ashabul Kahfi
( Dok. Ist)

Swarawarta.co.id – Ketua Komisi VIII DPR, Ashabul Kahfi, memberikan tanggapannya mengenai hebohnya video empat remaja yang mengolok-olok korban perang di Palestina.

 Menurut Ashabul, para remaja tersebut tidak perlu dihukum karena mereka telah mengalami hukuman sosial. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pandangan saya, anak-anak seperti ini tidak perlu dihukum oleh aturan negara seperti Dinas Pendidikan. Saya yakin mereka sudah mendapatkan hukuman sosial berupa kecaman dan komentar buruk di akun media sosial mereka,” kata Ashabul kepada wartawan, Selasa (11/6/2024).

Baca Juga: Desakan PBB untuk Mengakhiri Kekerasan dan Pembunuhan Warga Palestina di Tepi Barat

Ashabul menilai bahwa meskipun tidak semua masyarakat bisa merasakan simpati terhadap Palestina, ada berbagai faktor yang dapat memengaruhi pandangan seseorang.

Baca Juga :  Apa Saja Dampak dari Bencana Alam Terhadap Kehidupan Manusia? Simak Pembahasannya Kali Ini!

“Sikap masyarakat terhadap Palestina ditentukan oleh banyak variabel misalnya atas nama kemanusiaan atau atas dasar kesamaan ideologi atau agama. Sebagian yang lain responsnya bisa berbeda seribu derajat dengan respons yang bersifat umum,” kata politikus PAN ini.

Baca Juga: Warga Sumut Gelar Aksi Mengecam Serangan Israel Terhadap Rafah, Palestina

“Berkenaan dengan respons ABG yang membuat candaan terhadap penderitaan Palestina merupakan satu realitas dari kualitas karakter anak-anak Gen-Z,” tambahnya.

 Namun, tindakan remaja tersebut menunjukkan kualitas remaja di lingkungan mereka, yang membutuhkan perhatian khusus agar tidak terulang lagi. 

Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta juga akan memanggil keempat remaja tersebut yang terekam dalam video tersebut, yang viral di media sosial saat mereka sedang bercanda di restoran cepat saji mengenai Palestina.

Baca Juga :  Sebutkan Contoh Perilaku yang Mencerminkan Budaya K3? Berikut Pembahasannya!

“Jadi kan ini ternyata memang SMP, yang lain juga ada kan gitu. Nah, kita nanti coba fasilitasi memanggil mereka, Disdik dan juga akan minta agar mereka juga minta maaf seperti itu,” kata Kepala Dinas Pendidikan Budi Awaludin dilansir dari Detik Rabu, (12/6/2024)

 Pihak Disdik juga telah mendapatkan data mengenai keempat remaja tersebut.

“Sebenarnya sih kami sudah ada semua data-datanya. Memang nanti akan kita kumpulkan, kita fasilitasi lah mereka mengklarifikasi dan meminta maaf atas kejadian itu,” sambungnya.

 Sementara itu, Budi (tidak disebutkan nama belakangnya), ikut mengecam tindakan remaja-remaja tersebut dan menegaskan bahwa mereka telah dipanggil untuk meminta maaf atas perbuatannya.

“Kami mengecam perilaku tersebut dalam video dan sudah memanggil yang bersangkutan dan keluarganya untuk minta maaf,” ujarnya.

Berita Terkait

Desil 6 Apakah Bisa Dapat KJP? Ini Penjelasan Terbaru 2026
Cara Memahami Pelajaran Sejarah Menggunakan Konsep Dasar Sejarah yang Perlu Kamu Ketahui
Cara Mengisi Sulingjar dengan Mudah dan Bebas Ribet untuk Guru dan Kepala Sekolah
Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi Panas Dikritik: Solusi Praktis atau Memicu Main Hakim Sendiri?
Bagaimana Ilmu Sains Digunakan dalam Pekerjaan Dokter? Mari Disimak Penjelasannya!
Mengapa Dapat Terjadi Perbedaan Waktu? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Berapa Passing Grade PPPK Sekolah Rakyat? Yuk Cari Tahu Informasinya Disini!
Apakah Blippi Masih Hidup? Ini Faktanya!

Berita Terkait

Monday, 27 July 2026 - 15:53 WIB

Desil 6 Apakah Bisa Dapat KJP? Ini Penjelasan Terbaru 2026

Monday, 27 July 2026 - 14:02 WIB

Cara Memahami Pelajaran Sejarah Menggunakan Konsep Dasar Sejarah yang Perlu Kamu Ketahui

Monday, 27 July 2026 - 11:22 WIB

Cara Mengisi Sulingjar dengan Mudah dan Bebas Ribet untuk Guru dan Kepala Sekolah

Sunday, 26 July 2026 - 14:22 WIB

Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi Panas Dikritik: Solusi Praktis atau Memicu Main Hakim Sendiri?

Sunday, 26 July 2026 - 13:44 WIB

Bagaimana Ilmu Sains Digunakan dalam Pekerjaan Dokter? Mari Disimak Penjelasannya!

Berita Terbaru