Basarnas Bali Evakuasi Lima Korban Helikopter Jatuh di Suluban, Pecatu

- Redaksi

Saturday, 20 July 2024 - 06:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SwaraWarta.co.id – Dari Pulau Dewata diberitakan bahwa, Basarnas Bali berhasil meng-evakuasi lima orang korban dari helikopter berkode PKWSP yang dioperasikan oleh Bali Heli Tour setelah jatuh di Suluban, Desa Pecatu, Badung.

Kepala Basarnas Bali, I Nyoman Sidakarya, dalam keterangan yang diterima di Denpasar pada hari Jumat, mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi awal, helikopter tersebut membawa lima orang, termasuk pilot dan kru, dan seluruh korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban dari insiden tersebut terdiri dari lima orang, termasuk empat laki-laki dan satu perempuan.

Mereka adalah Dedi Kurnia, pilot dari Bali Heli Tour, dan Oki, kru penerbangan.

Selain itu, tiga korban lainnya adalah penumpang, yaitu Russel James Harris dan Chriestope Pierre Marrot Castellat, yang merupakan warga negara Australia, serta Eloira Decti Paskilah dari Indonesia

Baca Juga :  Pria di Jakpus Tewas Gantung Diri, Sempat Minta Maaf ke Teman Lewat WA

Setelah proses evakuasi yang dilakukan oleh Basarnas Bali, para penumpang dibawa ke RS Siloam menggunakan ambulans.

Mengenai penyebab kecelakaan, Basarnas masih menunggu hasil investigasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Berdasarkan keterangan yang dirangkum oleh Basarnas Bali, helikopter tersebut awalnya lepas landas dari helipad Garuda Wisnu Kencana (GWK) pada pukul 14.33 WITA untuk melakukan perjalanan wisata.

Akan tetapi, masih belum lama terbang, helikopter tersebut jatuh sekitar pukul 14.37 WITA.

Informasi mengenai jatuhnya helikopter diterima oleh kantor Basarnas Bali pada pukul 15.25 WITA.

Berita mengenai kecelakaan helikopter di kawasan Suluban, Desa Pecatu, cepat menyebar di media sosial.

Meskipun belum ada informasi lebih lanjut mengenai penyebab kecelakaan, terdapat gambar yang beredar menunjukkan mesin pesawat yang terlilit tali layangan.

Baca Juga :  Bagi-Bagi Susu di Car Free Day, Bawaslu Siap Selidiki Dugaan Pelanggaran Gibran Rakabuming Raka

Sidakarya menyatakan bahwa penyebab pasti kecelakaan tersebut belum diketahui dan masih menunggu hasil investigasi dari KNKT.

Helikopter yang jatuh tersebut diketahui membawa lima orang yang terdiri dari pilot, kru, dan penumpang yang berasal dari Indonesia serta Australia.

Seluruh korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Helikopter tersebut awalnya berangkat dari helipad Garuda Wisnu Kencana (GWK) untuk melakukan perjalanan wisata.

Sayangnya, helikopter tersebut mengalami kecelakaan hanya beberapa menit setelah lepas landas.

Kejadian ini segera mendapat perhatian dari pihak Basarnas Bali yang langsung melakukan upaya evakuasi dan penyelamatan.

Insiden ini dengan cepat menjadi viral di media sosial, dengan banyak orang yang membagikan informasi dan gambar terkait kecelakaan tersebut.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut di Mukomuko, Wartawan Media Bengkulu Online Tewas Akibat Tabrakan dengan Daihatsu Grand Max

Gambar yang beredar di media sosial menunjukkan mesin helikopter yang terlilit tali layangan, namun belum ada konfirmasi resmi mengenai hal ini.

Saat ini, Basarnas Bali dan pihak terkait masih menunggu hasil investigasi dari KNKT untuk mengetahui penyebab pasti dari kecelakaan tersebut.

Sidakarya menekankan bahwa seluruh korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis yang diperlukan.

Dengan kejadian ini, pihak berwenang terus berupaya untuk mencari tahu penyebab kecelakaan tersebut dan memastikan bahwa langkah-langkah pencegahan dapat diambil untuk mencegah terulangnya insiden serupa di masa depan.***

Berita Terkait

VIRAL! Ribuan Burung Gagak Berputar-Putar di Kota Israel, Apa Maknanya?
Panduan Lengkap Cara Bayar UTBK-SNBT 2026: Anti Ribet dan Cepat!
Pembelajaran Daring Batal: Dampak dan Solusi bagi Dunia Pendidikan
Apakah Samsat Buka Hari Ini? Cek Jadwal Terbaru dan Cara Mudah Bayar Pajak
Cara Bikin SKCK Via Online Terbaru 2026: Syarat dan Prosedur Lengkap
Cara Cek Status Penerima PKH Maret 2026: Panduan Lengkap dan Terbarunya
Jadwal Bansos PKH dan BPNT Cair Maret 2026: Pastikan Anda Terdaftar!
Kapan Bank Buka dan Kembali Beroperasional? Ini Jadwal Terbaru dan Informasi Penting

Berita Terkait

Thursday, 26 March 2026 - 14:56 WIB

VIRAL! Ribuan Burung Gagak Berputar-Putar di Kota Israel, Apa Maknanya?

Thursday, 26 March 2026 - 05:58 WIB

Panduan Lengkap Cara Bayar UTBK-SNBT 2026: Anti Ribet dan Cepat!

Wednesday, 25 March 2026 - 11:34 WIB

Pembelajaran Daring Batal: Dampak dan Solusi bagi Dunia Pendidikan

Wednesday, 25 March 2026 - 09:42 WIB

Apakah Samsat Buka Hari Ini? Cek Jadwal Terbaru dan Cara Mudah Bayar Pajak

Wednesday, 25 March 2026 - 09:35 WIB

Cara Bikin SKCK Via Online Terbaru 2026: Syarat dan Prosedur Lengkap

Berita Terbaru

Cara Download Ragnarok Origin Classic

Teknologi

Cara Download Ragnarok Origin Classic: Nostalgia di Genggaman!

Thursday, 26 Mar 2026 - 15:02 WIB