Ismail Haniyeh, Petinggi Hamas Meningal dunia, Diduga diserang Israel

- Redaksi

Wednesday, 31 July 2024 - 16:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Salah satu pemimpin senior Hamas, Ismail Haniyeh, dilaporkan tewas di kediamannya di Teheran, Iran, pada Selasa (30/7).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menurut keterangan dari Hamas, Haniyeh meninggal setelah menghadiri upacara pelantikan presiden terpilih Iran, Masoud Pezeshkian.

 

“Saudara, pemimpin, mujahid Ismail Haniyeh tewas dalam serangan Zionis di markas besarnya di Teheran setelah ia berpartisipasi dalam pelantikan presiden (Iran) yang baru,” ungkap Hamas dalam laporannya, seperti dimuat BBC.

 

Hingga saat ini, belum ada pihak bisa dimintai pertangungjawaban ber atas kematian Haniyeh. Namun, Hamas cukup yakin bahwa serangan tersebut berasal dari Israel.

 

Korps Garda Revolusi Iran menyatakan bahwa penyebab kematian Haniyeh, belum jelas dan sedang dalam penyelidikan.

Baca Juga :  Jelang Debat Ke-empat, Cak Imin Dalami Tema dengan Pakar

 

Sebelumnya, diketahui bahwa Israel telah mengancam untuk membunuh Ismail Haniyeh dan menghancurkan kelompok Hamas setelah serangan pada 7 Oktober yang menyebabkan kematian 1.195 orang, yang dimana sebagian besar korban adalah warga sipil.

 

Haniyeh, sendiri adalah seorang petinggi hamas yang berusia 62 tahun, ia merupakan tokoh penting dalam gerakan Hamas sejak akhir 1980-an. Haniyeh juga diketahui pernah dipenjara oleh Israel selama tiga tahun pada tahun 1989 saat penindakan terhadap Intifada Palestina pertama. Setelah itu, pada tahun 1992, Haniyeh diasingkan ke wilayah tak bertuan antara Israel dan Lebanon bersama sejumlah pemimpin Hamas lainnya.

Penulis : Pipit Adila Wati, Siswi Magang, SMAN 1 PONOROGO.

Berita Terkait

Sosialisasi Penutupan Bina Desa MBKM UPN “Veteran” Jawa Timur: Eco Paving Block Berbasis Limbah Plastik Hadir sebagai Wujud Nyata SDG 11 dan SDG 12 di Desa Segorotambak
Jadwal War Tiket Konser BTS Jakarta 2026 dan Tips Menangnya
Tanggal 15 Juni Apakah Cuti Bersama? Simak Informasi Terbarunya Disini!
Apakah Pertamax Disubsidi? Pahami Status dan Skema Harganya
Cara Menurunkan Desil DTKS Agar Berpeluang Mendapatkan KIP Kuliah dan Bansos
RESMI! Harga Pertamax Mengalami Kenaikan, Cek Rincian Tarif Terbarunya
VIRAL! Investor SPPG Geruduk Kantor BGN, Imbas Evaluasi Program MBG
Mungkinkah Penghentian Program Makan Bergizi Gratis Jadi Solusi Penguatan Rupiah? Mari Kita Bedah Secara Lengkap!

Berita Terkait

Thursday, 11 June 2026 - 18:09 WIB

Sosialisasi Penutupan Bina Desa MBKM UPN “Veteran” Jawa Timur: Eco Paving Block Berbasis Limbah Plastik Hadir sebagai Wujud Nyata SDG 11 dan SDG 12 di Desa Segorotambak

Thursday, 11 June 2026 - 15:16 WIB

Jadwal War Tiket Konser BTS Jakarta 2026 dan Tips Menangnya

Thursday, 11 June 2026 - 10:05 WIB

Tanggal 15 Juni Apakah Cuti Bersama? Simak Informasi Terbarunya Disini!

Wednesday, 10 June 2026 - 09:48 WIB

Apakah Pertamax Disubsidi? Pahami Status dan Skema Harganya

Wednesday, 10 June 2026 - 09:37 WIB

Cara Menurunkan Desil DTKS Agar Berpeluang Mendapatkan KIP Kuliah dan Bansos

Berita Terbaru

Jadwal War Tiket Konser BTS Jakarta 2026

Berita

Jadwal War Tiket Konser BTS Jakarta 2026 dan Tips Menangnya

Thursday, 11 Jun 2026 - 15:16 WIB