Petugas Koperasi di Sumbar dibunuh Nasabah, Ini Motifnya!

Avatar

- Redaksi

Monday, 8 July 2024 - 13:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SWARAWARTA.CO.ID – Pasangan suami istri dengan inisial RN dan YE telah ditangkap oleh polisi di Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar).

“Kita saat ini masih terus mendalami motif dari kedua pelaku yang tega menghabisi nyawa korban. Namun saat ini kita sudah berhasil memperoleh beberapa keterangan pelaku penyebab mereka tega menghabisi nyawa FRA,” kata Kapolres Limapuluh Kota AKBP Ricardo Condrat Yusuf, dilansir detikSumut, Jumat (5/7/2024).

Baca Juga: Motif Pembunuhan Pegawai Koperasi yang Jasadnya Dicor di Palembang

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka diduga membunuh dan membakar Ketua kelompok PNM Mekaar, FRA, di tempat pembuangan sampah (TPS). Motif pembunuhan tersebut diduga karena sakit hati.

Baca Juga :  Kuramanime itu Apa? Ini Penjelasan Lengkapnya!

“Tersangka ini sebelumnya meminjam uang ke korban sebesar Rp 10 juta untuk operasi anaknya. Itu uang simpan pinjam. Sehingga membuat korban menagih di hari itu. Sementara berdasarkan keterangan istri tersangka, ada satu bahasa korban membuat mereka tersinggung,” ungkapnya

Baca Juga: Sadis! Orang Tua di Kediri Siksa Balitanya hingga Tewas

Terungkap bahwa pelaku telah meminjam sejumlah uang senilai Rp 10 juta dari koperasi Mekaar yang dipimpin oleh FRA. Setelah korban menagih utang, pelaku merasa tersinggung dengan perkataan yang dilontarkan oleh FRA.

Belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai perkataan tersebut yang menyebabkan pelaku merasa tersinggung.

“Untuk bahasa korban itu nanti akan kita sampaikan, kita akan cocokkan dulu sama keterangan suaminya. Ini masih kita dalami agar tidak salah. Jadi dugaan awal penyebab korban dibunuh tersangka akibat tersangka sakit dengan bahasa korban,” sambung Kapolres.

Baca Juga :  Diduga Chat Mesum dengan Mahasiswi, Wakil Dekan FKIP UMS Solo Mendadak Viral

Pihak berwenang lebih dulu akan melakukan pemeriksaan dan mencocokkan keterangan antara kedua pelaku.

Berita Terkait

Langkah-Langkah Memilih Sekolah Internasional yang Tepat
Residivis Narkoba di Surabaya Ditangkap Polisi, 200 Gram Sabu Diamankan
Jadi Korban Pengintipan saat Mandi, Perempuan di Denpasar Buka Suara
Persela Lamongan Datangkan Samsul Arif dan Ezechiel N’Douassel untuk Perkuat Tim di Liga 2
Lapak Pondok Pinang Kebakaran, 19 Damkar Dikerahkan
Tes CPNS Online Gratis Atau Berbayar?
Penjelas Detail Seputar Romaji Beserta Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari
PJ Wali Kota Malang Mundur Demi Maju Pilwali 2024, Ini Kata DPRD

Berita Terkait

Thursday, 18 July 2024 - 14:06 WIB

Langkah-Langkah Memilih Sekolah Internasional yang Tepat

Thursday, 18 July 2024 - 13:53 WIB

Residivis Narkoba di Surabaya Ditangkap Polisi, 200 Gram Sabu Diamankan

Thursday, 18 July 2024 - 11:54 WIB

Jadi Korban Pengintipan saat Mandi, Perempuan di Denpasar Buka Suara

Thursday, 18 July 2024 - 11:44 WIB

Persela Lamongan Datangkan Samsul Arif dan Ezechiel N’Douassel untuk Perkuat Tim di Liga 2

Thursday, 18 July 2024 - 11:36 WIB

Lapak Pondok Pinang Kebakaran, 19 Damkar Dikerahkan

Berita Terbaru

Ilustrasi Suasana Sekolah Internasional (Dok Ist)

Berita

Langkah-Langkah Memilih Sekolah Internasional yang Tepat

Thursday, 18 Jul 2024 - 14:06 WIB