Gusti Allah Mboten Sare artinya Allah Tidak Tidur, Keadilan Pasti Tiba

- Redaksi

Friday, 9 August 2024 - 08:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gusti Allah Mboten Sare artinya (Dok. Ist)

Gusti Allah Mboten Sare artinya (Dok. Ist)

 

SwaraWarta.co.id Manusia diciptakan oleh Allah Ta’ala dengan berbagai suku bangsa dan warna kulit, dari yang hitam hingga yang putih.

Manusia juga memiliki berbagai sifat dan perilaku, dari yang sangat baik hingga yang jahat.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga: Allahuma Bariklana fi Rajaba Wa Sya Bana wa Balighna Ramadhan Arab, Hafalkan Mulai Sekarang!

Hal ini adalah bagian dari cobaan di dunia, untuk melihat apakah kita mengingat Allah dan hidup sesuai ajaran-Nya atau malah melakukan dosa dan mendurhakai-Nya.

Di sekitar kita, banyak orang yang berbuat salah, tidak hanya kepada Allah tetapi juga kepada sesama manusia.

Ada yang menzalimi, memfitnah, dan menyakiti orang lain karena hatinya penuh dengan kedengkian. Mereka tidak menyadari bahwa perbuatan ini adalah dosa besar, terutama jika orang yang disakiti tidak bersalah.

Baca Juga :  Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa Mengajak Generasi Muda Maluku Melanjutkan Pendidikan di Sekolah Taruna Jatim

Dalam Al-Quran, Allah Ta’ala berfirman bahwa orang yang menyakiti sesama tanpa alasan akan mendapatkan dosa yang besar (QS. Al-Ahzab: 58).

Gusti Allah Mboten Sare artinya

Ketika kita menyakiti orang lain, sebenarnya kita juga bermaksiat kepada Allah. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mencegah diri dari perbuatan zalim.

Jika kita adalah korban, kita harus berusaha menghentikan kezaliman tersebut dengan cara yang baik.

Namun, jika semua usaha tidak berhasil, ingatlah bahwa “Gusti Allah Mboten Sare” – Allah tidak pernah tidur. Dia melihat semua perbuatan zalim dan akan membalasnya, baik di dunia maupun di akhirat.

Di akhirat, orang yang zalim akan menanggung beban yang berat. Mereka akan kehilangan amal baiknya, yang akan diberikan kepada orang yang mereka zalimi.

Baca Juga :  Perbedaan Body Mist dan Parfum: Mana yang Lebih Cocok untuk Anda?

Jika perbuatan zalim terus dilakukan, azabnya akan lebih berat, baik di dunia maupun di akhirat.

Sebagai manusia, kita harus berhati-hati agar tidak menzalimi orang lain dan tidak menyimpan kedengkian dalam hati.

Jika kita menjadi korban kezaliman dan tidak bisa mengubahnya, serahkan semuanya kepada Allah.

Baca Juga: Mengapa Kita Harus Bersyukur Kepada Allah? Simak Begini Alasannya!

Dia akan memberikan balasan yang adil di dunia dan akhirat, karena Allah tidak pernah lalai dan selalu mencatat semua amal perbuatan manusia.

Berita Terkait

Kreatif dan Ekonomis! Cara Membuat Kemoceng dari Tali Rafia yang Awet
5 Ciri-ciri IQ Rendah yang Tidak Banyak Orang Mengetahuinya
Apa Itu Child Grooming? Kenali Tanda, Tahapan, dan Cara Melindungi Anak
Cara Mengetahui Orang yang Sudah Terinfeksi HIV
Panduan Lengkap Tata Cara Tayamum yang Benar Sesuai dengan Syariat
Mengenal Lebih Dalam: Apa Itu Anxiety, Gejala, dan Cara Mengatasinya
5 Cara Cepat Menyembuhkan Sariawan yang Ampuh dan Mudah Dilakukan
Di Balik Layar: Alasan Psikologi Orang Tidak Posting Foto di Media Sosial

Berita Terkait

Friday, 30 January 2026 - 14:41 WIB

Kreatif dan Ekonomis! Cara Membuat Kemoceng dari Tali Rafia yang Awet

Wednesday, 28 January 2026 - 10:38 WIB

5 Ciri-ciri IQ Rendah yang Tidak Banyak Orang Mengetahuinya

Saturday, 24 January 2026 - 09:00 WIB

Apa Itu Child Grooming? Kenali Tanda, Tahapan, dan Cara Melindungi Anak

Wednesday, 21 January 2026 - 17:05 WIB

Cara Mengetahui Orang yang Sudah Terinfeksi HIV

Tuesday, 20 January 2026 - 16:08 WIB

Panduan Lengkap Tata Cara Tayamum yang Benar Sesuai dengan Syariat

Berita Terbaru