Purbaya Akui Belum Tahu Sumber Gaji Manajer Koperasi Desa Merah Putih, Program Ambisius Ini Jadi Tanda Tanya

- Redaksi

Friday, 24 April 2026 - 03:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purbaya Optimis Harga Pertamax Bakal Segera Turun

Purbaya Optimis Harga Pertamax Bakal Segera Turun

SwaraWarta.co.id – Pernyataan mengejutkan datang dari Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, yang mengaku belum mengetahui secara pasti sumber pendanaan untuk menggaji ribuan manajer program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).

Di tengah ambisi besar pemerintah yang membuka 30.000 lowongan, pengakuan ini sontak menyisakan tanda tanya besar tentang kesiapan program tersebut.

Dalam sebuah kesempatan, Purbaya dengan gamblang menyampaikan ketidaktahuannya. “(Sumber gaji) koperasi saya enggak tahu, nanti saya pastikan,” ujarnya di Jakarta, Rabu (22/4/2026).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, satu-satunya hal yang ia ketahui adalah kewajiban membayar cicilan pinjaman pembangunan koperasi sebesar Rp40 triliun per tahun yang bersumber dari Dana Desa selama enam tahun ke depan. Di luar itu, ia mengaku tidak memahami skema lainnya.

Baca Juga :  Viral! Kopdes Merah Putih Kucurkan Rp1,8 Triliun untuk Pengadaan Kipas Angin: Urgensi atau Pemborosan?

Di sisi lain, Menteri Koperasi Ferry Juliantono memberikan sinyal berbeda dengan memastikan bahwa pemerintah telah menyiapkan anggaran khusus di luar APBN untuk gaji para manajer, meskipun belum merinci sumber pastinya.

Hal ini diperkuat oleh Wakil Kepala BP BUMN, Tedi Bharata, yang menyebut gaji akan mengikuti skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) dan dipastikan tidak diambil dari alokasi dana operasional koperasi sebesar Rp3 miliar per unit.

Para manajer nantinya akan berstatus sebagai pegawai BUMN di bawah PT Agrinas Pangan Nusantara.

Ketidaksinkronan informasi antar pejabat ini memicu pertanyaan publik mengenai transparansi tata kelola program prioritas nasional yang menargetkan pembangunan hingga 80.000 koperasi dan berpotensi menciptakan 800.000 lapangan kerja baru.

Baca Juga :  BNI dan OJK Edukasi Pekerja Konstruksi IKN Tentang Bahaya Judi Online

Program yang seharusnya menjadi motor penggerak ekonomi desa dan kemandirian pangan nasional ini justru menyisakan misteri pembiayaan. Masyarakat pun menanti kejelasan dan kepastian agar program ambisius ini tidak hanya menjadi wacana, melainkan benar-benar memberikan manfaat optimal bagi perekonomian desa di seluruh Indonesia.

 

Berita Terkait

Kenapa Sara Wijayanto Cerai? Ternyata Ini Faktor di Balik Layar yang Jarang Diketahui!
Viral! Netizen Malaysia Serukan Boikot Produk Indonesia, Ini Pemicu dan Daftar Lengkapnya
Mau Bansos Cair 2027? Jangan Sampai Kelewatan, Begini Cara Daftar Perlinsos yang Benar!
Apa Alasan Presiden Prabowo Meresmikan Ratusan Satuan Militer dan Enam Kodam Baru pada HUT ke-81 TNI?
2 Cara Mengecek BSU 2026 Cair 900rb di HP dengan Cepat Melalui Portal Resmi
Mengenal Sosok Angkasawan Malaysia: Apakah Nama Penuh Sheikh Muszaphar?
PENGUMUMAN KSR RUANGGURU 2026: Berikut Jadwal Lengkapnya yang Wajib Kamu Catat!
Saat Hutan Kita Terbakar, Siapa yang Sebenarnya Memanen Keuntungan?

Berita Terkait

Friday, 9 October 2026 - 07:17 WIB

Kenapa Sara Wijayanto Cerai? Ternyata Ini Faktor di Balik Layar yang Jarang Diketahui!

Friday, 9 October 2026 - 06:00 WIB

Viral! Netizen Malaysia Serukan Boikot Produk Indonesia, Ini Pemicu dan Daftar Lengkapnya

Thursday, 8 October 2026 - 09:47 WIB

Mau Bansos Cair 2027? Jangan Sampai Kelewatan, Begini Cara Daftar Perlinsos yang Benar!

Wednesday, 7 October 2026 - 16:57 WIB

Apa Alasan Presiden Prabowo Meresmikan Ratusan Satuan Militer dan Enam Kodam Baru pada HUT ke-81 TNI?

Tuesday, 6 October 2026 - 16:42 WIB

2 Cara Mengecek BSU 2026 Cair 900rb di HP dengan Cepat Melalui Portal Resmi

Berita Terbaru