Petani Karanganyar hadapi penurunan harga cabai (Dok. Ist)
swarawarta.co.id – Para petani cabai di Kabupaten Karanganyar saat ini tengah memasuki musim panen.
Seiring dengan ketersediaan cabai yang berlimpah, harga cabai pun mengalami penurunan di pasar.
Meski demikian, penjabat Bupati Karanganyar, Timotius Suryadi, menyatakan bahwa terdapat disparitas harga yang masih tinggi antara harga jual cabai dari petani ke konsumen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Petani melepas harga jual cabai sekitar Rp40.000 per kg, sementara sampai ke tangan konsumen, harga cabai mencapai Rp55.000 per kg, dengan selisih harga hingga Rp15.000 per kg.
Untuk mengatasi disparitas harga ini, pihak Pemkab Karanganyar sedang berupaya mencari solusi yang tepat.
Di samping itu, meski ketersediaan cabai di pasaran terbilang cukup tinggi, Timotius mengatakan bahwa stok cabai yang ada di Karanganyar masih banyak dipasok dari luar daerah.
Oleh karena itu, pihaknya terus mendorong warga untuk menanam cabai di lingkungan rumah masing-masing melalui gerakan tanam cabai yang digelorakan oleh Pemkab Karanganyar.
Luasan areal tanaman cabai di Karanganyar hanya mencapai 500 hektare, tersebar di beberapa kecamatan, seperti Jatiyoso, Jumapolo, Jumantono, Ngargoyoso, Jenawi, Karangpandan, dan Tawangmangu.
“Hari ini saya bersama TPID dan petani cabai di Segoro Gunung memanen cabai rawit. Saya cek tadi harga cabai rawit merah di pasaran relatif turun dengan panenan ini. Dari Rp65.000 per kg, sekarang Rp50.000-Rp55.000 per kg,” kata Timotius saat Panen Raya Cabai di Desa Segoro Gunung, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar pada Jumat (23/8/2024).
Dalam memenuhi kebutuhan cabai, Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Karanganyar, Feriana Dwi Kurniawati, mengatakan bahwa pengembangan areal tanaman cabai memang masih diperlukan.
“Harapan kami harga petani ke konsumen selisihnya tidak terlalu banyak. Ini yang sedang kita cari solusi dan formulasinya,” kata Timotius.
Salah seorang petani cabai asal Segoro Gunung, Sardi, 61, mengatakan bahwa ia sudah memulai panen cabai sejak dua pekan lalu.
Dalam lahan seluas satu hektar yang dimilikinya, ia menanam aneka jenis cabai dan komoditas sayur lainnya.
“Hasil panen ini baik. Satu kilo dari petani dijual Rp40.000. Biasanya cabai dibeli pedagang-pedagang pasar langsung ke rumah,” ujarnya
SwaraWarta.co.id - Khawatir perlindungan kontrasepsi hilang karena lupa? Cari tahu berapa batas maksimal keterlambatan minum…
SwaraWarta.co.id - Bagi para profesional dan lulusan baru yang ingin membangun karier di lembaga keuangan…
SwaraWarta.co.id – Apa yang dimaksud dengan biaya produksi? Bagi setiap pelaku usaha, memahami aspek finansial…
SwaraWarta.co.id - PT Kereta Api Indonesia Group resmi membuka open recruitment KAI 2026. Rekrutmen ini…
SwaraWarta.co.id – Ada beberapa cara membuat cireng isi ayam suwir yang enak. Camilan khas Jawa…
SwaraWarta.co.id - Fitur Voice Chat atau komunikasi suara di Roblox kini menjadi salah satu elemen…