Pemprov NTT Tegaskan Pilkada Serentak 2024 di Flores Timur Tetap Digelar Meski Terjadi Bencana

- Redaksi

Wednesday, 13 November 2024 - 18:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SwaraWarta.co.id – Disebutkan bahwa Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) memastikan bahwa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 di Kabupaten Flores Timur akan tetap berlangsung sesuai jadwal, meskipun kabupaten tersebut saat ini tengah dilanda bencana akibat erupsi Gunung Lewotobi.

Rencana ini termasuk upaya untuk menyesuaikan lokasi pemungutan suara guna mengakomodasi kondisi para pengungsi yang terdampak bencana.

Penjabat Gubernur NTT, Andriko Noto Susanto, menyatakan pada hari Rabu (13/11) di Kupang bahwa pihaknya akan menyediakan tempat pemungutan suara (TPS) khusus di area pengungsian.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan tersebut disampaikan kepada wartawan sebagai tanggapan terhadap kekhawatiran akan penyelenggaraan Pilkada di wilayah yang masih dalam kondisi darurat bencana.

Menurut Andriko, TPS khusus ini akan ditempatkan di lokasi yang dekat dengan para pengungsi, sehingga mereka tetap dapat menyalurkan hak suaranya tanpa harus meninggalkan tempat pengungsian.

Baca Juga :  Hasto Kritiyanto Ditetapkan Tersangka, Mahfud MD Angkat Bicara

Lebih lanjut, Andriko menjelaskan bahwa rencana penyediaan TPS di lokasi pengungsian ini telah dibahas sebelumnya dengan berbagai pihak terkait, termasuk Kementerian Dalam Negeri (Mendagri) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Selain itu, dirinya menambahkan bahwa pada sore harinya akan ada diskusi lanjutan melalui pertemuan daring bersama Mendagri, KPU, serta pihak-pihak lain yang berkaitan dengan pelaksanaan Pilkada di Flores Timur.

Diskusi tersebut diharapkan dapat memberikan solusi dan memastikan kelancaran pelaksanaan pemilihan di tengah kondisi bencana.

Ketua KPU Nusa Tenggara Timur, Jemris Fointuna, juga menegaskan bahwa Pilkada di Flores Timur akan tetap diselenggarakan meskipun sebagian wilayah terdampak bencana erupsi.

Jemris menyebutkan bahwa rencana pemindahan TPS dari 11 desa yang terdampak bencana ke posko-posko pengungsian telah menjadi keputusan yang diambil setelah memperhitungkan situasi di lapangan.

Baca Juga :  Presiden Jokowi dan Xi Jinping Adakan Kerjasama dalam Investasi

Dari 14 desa terdampak, 11 di antaranya akan dipindahkan TPS-nya ke tempat yang lebih aman, yaitu di area pengungsian.

Di sisi lain, KPU Flores Timur bersama Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten setempat saat ini sedang berupaya melakukan pendataan ulang terhadap para pengungsi.

Pendataan ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh pengungsi telah terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT), sehingga hak pilih mereka tetap terjaga meskipun berada di pengungsian.

Jemris menekankan bahwa salah satu tugas berat yang dihadapi oleh KPU dan dinas terkait adalah memastikan lokasi keberadaan pengungsi yang masuk dalam DPT, agar TPS khusus dapat disiapkan dengan tepat.

Selain itu, menurut Jemris, pendataan ulang ini juga penting untuk mengetahui jumlah TPS yang harus disediakan di masing-masing posko pengungsian.

Baca Juga :  Bencana Banjir dan Longsor di Kota Sukabumi: 70 Titik Terdampak Cuaca Ekstrem

Dengan memastikan jumlah TPS yang memadai, para pemilih dapat menyalurkan hak suara mereka tanpa kendala meskipun berada dalam situasi darurat.

Koordinasi yang dilakukan oleh KPU bersama Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil diharapkan dapat menghasilkan solusi optimal, sehingga proses pemungutan suara pada Pilkada Serentak 2024 dapat berjalan lancar di Flores Timur.

Keputusan untuk tetap melaksanakan Pilkada di wilayah bencana ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov NTT dalam menjalankan proses demokrasi.

Di tengah tantangan bencana, pemerintah dan pihak terkait berupaya memastikan bahwa setiap warga negara tetap mendapatkan hak pilihnya dan bisa turut serta dalam pemilihan kepala daerah yang akan digelar pada 27 November mendatang.

Melalui langkah-langkah penyesuaian ini, diharapkan proses demokrasi di Flores Timur tetap berjalan sesuai rencana, meskipun adanya situasi darurat akibat erupsi.***

Berita Terkait

Apakah Hari Ini Ada Demo? Update Terkini 26 Agustus 2026
VIRAL! Konten Kreator Vilmei Dibuat Murka oleh Karyawannya yang Tilap Uang 1,2 Miliar
Mengapa Warga Pati Demo ke Jakarta? Ini Tuntutan dan Kronologinya
Viral di Sosmed! Warganet Serukan Boikot Bank Mandiri, Ternyata Ini Pemicunya
Presiden Prabowo Tunjuk Haji Isam Tangani Kebakaran Hutan di Kalimantan
Apakah Puskesmas Buka Hari Minggu? Ini Fakta dan Layanan Daruratnya!
Bang Jack Meninggal Kenapa? Simak Faktanya di Sini
Rektor Unsoed Kena OTT KPK, Kasus Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru

Berita Terkait

Wednesday, 26 August 2026 - 07:42 WIB

Apakah Hari Ini Ada Demo? Update Terkini 26 Agustus 2026

Wednesday, 26 August 2026 - 06:10 WIB

VIRAL! Konten Kreator Vilmei Dibuat Murka oleh Karyawannya yang Tilap Uang 1,2 Miliar

Tuesday, 25 August 2026 - 12:10 WIB

Mengapa Warga Pati Demo ke Jakarta? Ini Tuntutan dan Kronologinya

Tuesday, 25 August 2026 - 10:58 WIB

Viral di Sosmed! Warganet Serukan Boikot Bank Mandiri, Ternyata Ini Pemicunya

Sunday, 23 August 2026 - 13:22 WIB

Presiden Prabowo Tunjuk Haji Isam Tangani Kebakaran Hutan di Kalimantan

Berita Terbaru

Apakah Hari Ini Ada Demo

Berita

Apakah Hari Ini Ada Demo? Update Terkini 26 Agustus 2026

Wednesday, 26 Aug 2026 - 07:42 WIB

Cara Membuka SafeSearch

Teknologi

Cara Membuka SafeSearch dengan Mudah di HP dan Laptop

Wednesday, 26 Aug 2026 - 07:20 WIB