Peta Dukungan Capres di Pulau Jawa: Ganjar Pranowo Unggul, Prabowo dan Anies Menempel

- Redaksi

Saturday, 2 November 2024 - 10:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inilah.com @Reyhaanah A


Swarawarta.co.id
 – Hasil survei terbaru yang dilakukan oleh Indikator Politik Indonesia mengungkapkan bahwa bakal calon presiden (bacapres) Ganjar Pranowo mendominasi di Pulau Jawa dibandingkan dengan dua kandidat lainnya, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.

Menurut Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, “Dari sisi etnik, etnik Jawa cenderung ke Ganjar, Jawa adalah kunci dan per hari ini Ganjar sangat dominan.” Simulasi pilihan tiga nama capres menunjukkan bahwa di Pulau Jawa, Ganjar unggul dengan 52,2 persen, diikuti oleh Prabowo dengan 27,4 persen, dan Anies dengan 15,9 persen.

Namun, situasi berbeda terjadi di etnik Sunda, di mana Prabowo unggul dengan 47,9 persen, diikuti oleh Anies dengan 28,8 persen, dan Ganjar dengan 20,2 persen. “Sunda justru jadi basis Prabowo kebetulan dua pilpres terakhir unggul di segmen itu,” ungkapnya.

Selanjutnya, Anies mendapatkan dukungan terbesar di etnik Minang dengan 54,7 persen, diikuti oleh Prabowo dengan 32,4 persen, dan Ganjar hanya 3,2 persen. “Anies aktif datang ke daerah-daerah sementara Prabowo maupun Ganjar belum ada gerakan signifikan. Sisi wilayah beliau memang kuat di Sumatra dan di DKI, wajar beliau adalah mantan gubernur,” tambahnya.

Survei ini dilakukan pada tanggal 15 hingga 21 Juli 2023 dengan populasi survei terdiri dari warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih dalam pemilu. Sampel diambil dengan metode multistage random sampling dan melibatkan 1.811 responden. Wawancara dilakukan secara tatap muka, dengan margin of error sekitar 2,4 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Pewarta: Ganesh
Editor: Galih Sandy
COPYRIGHT © Swarawarta

Berita Terkait

Nikah Siri dan Poligami dalam KUHP Baru: Antara Hukum Pidana dan Kritik MUI
Dokter Richard Lee Jadi Tersangka Kasus Apa? Simak Fakta yang Sebenarnya!
Cara Buat SKCK Secara Online 2026: Panduan Lengkap dan Mudah
Pusat Ikatan Bidan Indonesia: Pilar Penguatan Profesi dan Pelayanan Kebidanan Nasional
Status BLT Kesra 2026: Lanjut atau Berhenti? Ini Penjelasan Resmi
Panduan Lengkap! Cara Daftar PPPK Kemenkumham 2026: Syarat, Formasi, dan Cara Pendaftaran
Pasukan Elite Kolombia Siagakan Diri di Perbatasan Usai Serangan AS ke Venezuela
Info PKH Hari Ini Apakah Sudah Cair 2026? Begini Cara Mengecek Status Penerima!

Berita Terkait

Thursday, 8 January 2026 - 14:31 WIB

Nikah Siri dan Poligami dalam KUHP Baru: Antara Hukum Pidana dan Kritik MUI

Thursday, 8 January 2026 - 10:57 WIB

Dokter Richard Lee Jadi Tersangka Kasus Apa? Simak Fakta yang Sebenarnya!

Wednesday, 7 January 2026 - 14:07 WIB

Cara Buat SKCK Secara Online 2026: Panduan Lengkap dan Mudah

Tuesday, 6 January 2026 - 19:08 WIB

Pusat Ikatan Bidan Indonesia: Pilar Penguatan Profesi dan Pelayanan Kebidanan Nasional

Tuesday, 6 January 2026 - 17:19 WIB

Status BLT Kesra 2026: Lanjut atau Berhenti? Ini Penjelasan Resmi

Berita Terbaru

Langkah-Langkah Cara Tebus Right Issue INET

Ekonomi

Cara Tebus Right Issue INET: Langkah Mudah bagi Investor!

Thursday, 8 Jan 2026 - 14:21 WIB

Doraemon Resmi Berhenti Tayang di RCTI Setelah 35 Tahun

Film

Doraemon Resmi Berhenti Tayang di RCTI Setelah 35 Tahun

Thursday, 8 Jan 2026 - 10:42 WIB