Gala Premier Film ‘Rindu yang Bertepi’ Meriahkan Hari Jadi Banyuwangi

- Redaksi

Monday, 16 December 2024 - 05:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rindu yang Bertepi (Dok. Ist)

Rindu yang Bertepi (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Gala premier film “Rindu yang Bertepi” digelar di Banyuwangi pada Minggu (15/12) dan menjadi kado istimewa untuk perayaan Hari Jadi Kabupaten Banyuwangi (Harjaba).

Film ini diputar serentak di tiga bioskop di Banyuwangi dan dibintangi oleh talenta-talenta lokal Blambangan. Seluruh kru film juga berasal dari Banyuwangi.

Film ini diproduksi oleh rumah produksi Chandra Abhipraya, yang berbasis di Banyuwangi.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ceritanya mengangkat tema kehidupan sosial masyarakat dan pendidikan parenting dalam rumah tangga.

Gala premier dihadiri oleh Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, yang memberikan apresiasi terhadap karya tersebut.

Menurut Ipuk, film “Rindu yang Bertepi” menjadi kado terbaik untuk Hari Jadi Banyuwangi ke-253.

Baca Juga :  Sebuah Truk Penyok Usai Terjun ke Jalan Layang Tol Cibitung

“Dan pada Harjaba ke 253 ini, kehadiran Chandra Abhipraya menjadi ruang bagi Sineas untuk bisa berkarya bagi anak-anak generasi muda di Banyuwangi hingga nanti bisa dilihat tidak hanya bagi production house ditinggal lokal tapi juga di tingkat nasional bahkan di tingkat mancanegara,” kata Ipuk.

Ia juga berharap karya ini membuka ruang bagi sineas lokal Banyuwangi untuk terus berkarya dan dikenal di tingkat nasional maupun internasional.

Ipuk menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Banyuwangi akan terus mendukung industri kreatif, termasuk perfilman.

“Buktinya PH dari luar yang datang ke Banyuwangi saja kami terima dengan baik. Apalagi ini asli Banyuwangi tentu kami akan dukung penuh,” ujar Ipuk.

Baca Juga :  Hari Santri Nasional: ASN Ponorogo Diharuskan Pakai Pakaian Ala Santri

Film yang disutradarai oleh Stanie Hanief ini dibintangi oleh sejumlah seniman senior seperti Yons DD, Dwi Ikawati, M Al Firmansyah, Lara Anggie Rukmana, dan Fida AP.

Produser film, Idrus Efendi, berharap karya ini dapat menjadi kebanggaan warga Banyuwangi.

Idrus mengaku terinspirasi untuk membuat film sepenuhnya di Banyuwangi karena daerah ini sering menjadi lokasi syuting film dari rumah produksi Jakarta.

Ia berharap film “Rindu yang Bertepi” akan mendapat sambutan positif dari masyarakat Banyuwangi.

“Semoga film karya asli Banyuwangi ini bisa menjadi kebanggaan bagi Banyuwangi dan menjadi kado terindah pada Harjaba tahun ini, ” terang Idrus.

Film ini mulai tayang di tiga bioskop di Banyuwangi pada Senin (16/12/2024). Idrus berharap, masyarakat Banyuwangi akan menyambutnya dengan antusias.

Berita Terkait

Apakah SPayLater Ada DC Lapangan 2026? Ini Fakta dan Aturan OJK yang Perlu Kamu Tahu
DC Shopee PayLater 2026 Datang ke Rumah? Fakta Mengejutkannya Bikin Kaget!
Pinjam Yuk Ada DC Lapangan Atau Tidak 2026? Cek Fakta Terbaru tentang Penagihan Pinjaman Online
Harga Emas UBS & Galeri24 Turun Tajam Hari Ini! Investor dan Pembeli Diminta Waspada
Bukan Fadia A Rafiq! Ini Sosok Istri Pertama Ashraff Khan yang Jarang Tersorot
Viral! Akun TikTok CaeInMotion Gadis Malang Bikin Heboh karena Desa dan “Matos Terkecil di Dunia”
Kronologi Lengkap Pria Pergoki Calon Istri Ngamar dengan Suami Orang di Hotel BSD
Rating Google Dea Store Meulaboh Cuma Segini! Sikap Minus Sales Disorot

Berita Terkait

Thursday, 5 March 2026 - 11:16 WIB

Apakah SPayLater Ada DC Lapangan 2026? Ini Fakta dan Aturan OJK yang Perlu Kamu Tahu

Thursday, 5 March 2026 - 11:12 WIB

DC Shopee PayLater 2026 Datang ke Rumah? Fakta Mengejutkannya Bikin Kaget!

Thursday, 5 March 2026 - 11:09 WIB

Pinjam Yuk Ada DC Lapangan Atau Tidak 2026? Cek Fakta Terbaru tentang Penagihan Pinjaman Online

Thursday, 5 March 2026 - 10:56 WIB

Harga Emas UBS & Galeri24 Turun Tajam Hari Ini! Investor dan Pembeli Diminta Waspada

Thursday, 5 March 2026 - 10:49 WIB

Viral! Akun TikTok CaeInMotion Gadis Malang Bikin Heboh karena Desa dan “Matos Terkecil di Dunia”

Berita Terbaru