Haru, Ibunda Helena Lim Datangin Sidang Putusan Putrinya: Tukar Aja Pakai Nyawa Saya

- Redaksi

Monday, 30 December 2024 - 16:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ibunda Helena Lim histeris saat sidang
(Dok. Ist)

Ibunda Helena Lim histeris saat sidang (Dok. Ist)

Swarawarta.co.id – Sidang vonis atas terdakwa kasus korupsi tata kelola komoditas timah, Helena Lim, diwarnai suasana haru di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (30/12/2024).

Ibunda Helena, Hoa Lian, tidak mampu menahan tangis saat putusan terhadap anaknya akan dibacakan oleh hakim.

Ia bahkan memohon agar dirinya yang dihukum menggantikan Helena.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tangisan sang ibu terdengar jelas di ruang sidang, hingga hakim memutuskan untuk meminta petugas membawa Hoa Lian keluar ruangan.

“Sebentar ya, itu ada yang siapa yang nangis-nangis tolong dikeluarkan supaya nggak mengganggu konsentrasi majelis hakim membaca putusan. Silakan ada keluarga yang bisa membantu untuk mengeluarkan ibu,” kata ketua majelis hakim Rianto Adam Pontoh di sela pembacaan pertimbangan vonis Helena.

Baca Juga :  Sering Tidak Percaya Diri? Ini Dia Cara Mengecilkan Betis dengan Mudah

Langkah ini diambil agar proses pembacaan putusan tidak terganggu. Ibunda Helena pun dipindahkan dari ruang sidang menggunakan kursi roda dengan bantuan tim kuasa hukum dan petugas keamanan.

“Tukar aja pakai nyawa saya,” kata ibunda Helena, Hoa Lian, saat akan dibawa keluar dari ruang persidangan.

Helena Lim menghadapi tuntutan berat dari jaksa, yakni 8 tahun penjara, denda sebesar Rp 1 miliar dengan subsider 1 tahun kurungan, serta kewajiban membayar uang pengganti senilai Rp 210 miliar dengan subsider 4 tahun penjara.

Kasus yang melibatkan dirinya ditaksir telah menyebabkan kerugian negara hingga Rp 300 triliun.

Menurut jaksa, Helena memanfaatkan perusahaannya, PT Quantum Skyline Exchange (PT QSE), untuk menampung aliran dana hasil korupsi yang diduga dilakukan oleh pengusaha Harvey Moeis. Dana sebesar USD 30 juta atau sekitar Rp 420 miliar yang disebut sebagai ‘uang pengamanan’ itu dicatat sebagai transaksi penukaran valuta asing di PT QSE. Perusahaan tersebut juga digunakan sebagai sarana untuk menyamarkan uang yang seharusnya berstatus dana CSR.

Baca Juga :  Bapanas Sebut Harga Komoditas Makanan Mengalami Kenaikan, Apa Saja?

“Telah mengakibatkan keuangan negara sebesar Rp 300.003.263.938.131,14 atau setidaknya sebesar jumlah tersebut berdasarkan Laporan Hasil Audit Penghitungan Kerugian Keuangan Negara Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi Tata Niaga Komoditas Timah di Wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) di PT Timah, Tbk Tahun 2015 sampai dengan Tahun 2022 Nomor PE.04.03/S-522/D5/03/2024,” kata jaksa.

Meski tidak tercantum dalam akta pendirian perusahaan, Helena diketahui sebagai pemilik PT QSE. Dari kegiatan tersebut, ia diduga memperoleh keuntungan sebesar Rp 900 juta melalui sejumlah transaksi valuta asing yang berlangsung sejak 2018 hingga 2023.

Berita Terkait

Presiden Prabowo Perintahkan Pengusutan Tuntas Insiden Polisi Tabrak Ojol hingga Tewas
Kronologi Ojol Meninggal Dunia Dilindas Mobil Polisi Saat Demo
Driver Ojol Meninggal Dunia Dilindas Rantis Brimob Saat Demo, Publik Heboh dan Minta Keadilan
Cara Cek NIK KTP Terdaftar Bansos 2025 dengan Mudah, Berikut Langkah-langkahnya!
Mengungkap Fakta Dibalik Pertanyaan, Apakah Presiden Bisa Bubarkan DPR?
Aplikasi Nonton Film IndoXXI, Populer tapi Penuh Kontroversi
Cara Main Roblox di Laptop: Panduan Lengkap untuk Pemula hingga Mahir Bermain Game Online Favorit
Apakah Taman Margasatwa Ragunan Buka pada 17 Agustus? Ini Penjelasannya

Berita Terkait

Saturday, 30 August 2025 - 11:41 WIB

Presiden Prabowo Perintahkan Pengusutan Tuntas Insiden Polisi Tabrak Ojol hingga Tewas

Friday, 29 August 2025 - 10:25 WIB

Kronologi Ojol Meninggal Dunia Dilindas Mobil Polisi Saat Demo

Friday, 29 August 2025 - 10:10 WIB

Driver Ojol Meninggal Dunia Dilindas Rantis Brimob Saat Demo, Publik Heboh dan Minta Keadilan

Thursday, 28 August 2025 - 09:54 WIB

Cara Cek NIK KTP Terdaftar Bansos 2025 dengan Mudah, Berikut Langkah-langkahnya!

Saturday, 23 August 2025 - 10:35 WIB

Mengungkap Fakta Dibalik Pertanyaan, Apakah Presiden Bisa Bubarkan DPR?

Berita Terbaru

Apa yang Dimaksud dengan Ergonomi

Pendidikan

Apa yang Dimaksud dengan Ergonomi? Simak Penjelasannya Berikut Ini!

Saturday, 30 Aug 2025 - 12:30 WIB