Polisi Lakukan Pendalaman Kasus Pembunuhan oleh Remaja 14 Tahun di Jakarta Selatan

- Redaksi

Tuesday, 10 December 2024 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SwaraWarta.co.id – Disebutkan bahwa pihak polisi berencana memeriksa seorang psikolog pendamping untuk MAS, seorang remaja berusia 14 tahun yang terlibat dalam kasus pembunuhan ayah dan neneknya serta melukai ibunya.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi, mengungkapkan bahwa pihaknya akan meminta keterangan dari psikolog yang menangani MAS pada Rabu (11/12) sekitar pukul 11.00 WIB.

Pemeriksaan psikolog tersebut dimaksudkan untuk mendalami kondisi mental MAS dan memperoleh informasi lebih lanjut terkait peristiwa tragis yang terjadi.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Nurma, pemeriksaan ini merupakan langkah awal dalam mendalami lebih jauh motivasi di balik peristiwa tersebut.

Selain itu, pihak kepolisian juga telah mengajukan serangkaian pertanyaan kepada ibu MAS, AP, yang berjumlah 30 pertanyaan.

Baca Juga :  112 Personel Dikerahkan untuk Padamkan Rumah Terbakar di Jakarta Selatan

Tujuan dari pertanyaan-pertanyaan tersebut adalah untuk menggali lebih dalam kejadian yang terjadi pada malam hari di rumah mereka.

Penyelidikan kasus ini berfokus pada dugaan motif pembunuhan yang hingga kini masih belum terungkap secara jelas.

Meskipun begitu, polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap berbagai saksi dan mengumpulkan bukti untuk melengkapi berkas berita acara pemeriksaan (BAP).

Salah satu saksi yang diperiksa adalah seorang petugas keamanan dari Perumahan Bona Indah yang mengaku melihat MAS berjalan cepat meninggalkan lokasi kejadian setelah peristiwa tersebut terjadi.

Sebelumnya, polisi mengungkapkan bahwa MAS sempat bercanda dengan keluarganya sebelum akhirnya melakukan pembunuhan yang mengerikan tersebut.

Di samping itu, MAS juga dilaporkan pernah mendapatkan perawatan dari seorang psikiater terkait gangguan tidurnya.

Baca Juga :  Gugat UGM Soal Ijazah Jokowi, Advokat Asal Makassar Tuntut Pertanggungjawaban atas Gejolak Publik

Hal ini menambah kompleksitas penyelidikan, mengingat adanya kemungkinan faktor psikologis yang memengaruhi tindakan MAS.

Kasus ini terjadi pada Sabtu, 30 November 2024, sekitar pukul 01.00 WIB, di Perumahan Bona Indah, Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan.

Seperti telah diketahui publik, dalam insiden itu, MAS diduga membunuh ayahnya, APW (40), serta neneknya, RM (69), dan juga sempat melukai ibu kandungnya sendiri, AP (40).

Beberapa saat setelah kejadian, petugas keamanan setempat menerima laporan mengenai pembunuhan dan langsung menuju lokasi untuk menyelidiki.

Ketika itu, petugas melihat MAS meninggalkan rumah korban dengan cepat, dan langsung menghubungi pihak berwajib.

Dalam pemeriksaan awal, MAS mengaku bahwa dirinya sempat mendengar bisikan-bisikan yang meresahkan sebelum melakukan aksinya.

Baca Juga :  Siswa SD di Jaksel Tak Bisa Habiskan Makan Bergizi Gratis, Sebut Porsi Terlalu Banyak

Meskipun demikian, pihak kepolisian masih terus mendalami keterangan ini untuk mencari tahu apakah ada pengaruh gangguan mental atau faktor lain yang mendorong MAS melakukan perbuatan tersebut.

Penyelidikan yang masih berjalan ini akan terus berlanjut untuk mencari keterangan lebih lanjut mengenai motif di balik tindakan MAS.

Polisi berharap pemeriksaan psikolog dan pendalaman dari keluarga dapat memberikan gambaran yang lebih jelas tentang kejadian ini.***

Berita Terkait

Alasan Kenapa KKB Dilindungi HAM? Memahami Dilema Hukum dan Kemanusiaan!
Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?
VIRAL! ART Curi Emas Majikan Hampir Rp1 Miliar, Hasilnya untuk Pesta Pernikahan Mewah
Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!
Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!
Mulai 8 September, WhatsApp Resmi Memerlukan Minimal Android 6.0 Marshmallow
Mengapa WhatsApp Menghentikan Dukungan untuk Android Lawas Mulai September 2026? Berikut Ini Alasannya!
Syarat Daftar KAI Lulusan SMA 2026: Panduan Lengkap

Berita Terkait

Friday, 11 September 2026 - 15:56 WIB

Alasan Kenapa KKB Dilindungi HAM? Memahami Dilema Hukum dan Kemanusiaan!

Thursday, 10 September 2026 - 09:04 WIB

Apa Info Terbaru Terkait Penyitaan Drone Bawah Laut AS oleh Iran di Selat Hormuz?

Wednesday, 9 September 2026 - 10:10 WIB

VIRAL! ART Curi Emas Majikan Hampir Rp1 Miliar, Hasilnya untuk Pesta Pernikahan Mewah

Tuesday, 8 September 2026 - 07:00 WIB

Apakah Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi? Simak Status Terkininya!

Monday, 7 September 2026 - 10:10 WIB

Apa Alasan Jokowi Mengusulkan Pembentukan PBB Versi Baru Saat Berpidato di Malaysia? Simak Penjelasannya!

Berita Terbaru

Cara pengkinian data JMO

Teknologi

6 Cara Pengkinian Data JMO dengan Mudah dan Cepat Tanpa Ribet

Friday, 11 Sep 2026 - 15:43 WIB