Ribuan Ikan Nila Mati Mendadak di Telaga Ngebel Ponorogo, Diduga karena Belerang Naik

- Redaksi

Friday, 7 February 2025 - 09:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tambak warga yang terdampak belerang ( Dok. Ist)

Tambak warga yang terdampak belerang ( Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Ribuan ikan nila di Telaga Ngebel, Ponorogo, ditemukan mati mendadak dan mengambang di permukaan air.

Penyebabnya adalah fenomena alam yang terjadi akibat angin kencang dan hawa dingin yang memicu naiknya belerang dari dasar telaga.

Menurut Hadi Santoso, salah satu pemilik keramba ikan, ia mengalami kerugian besar karena sekitar 50 hingga 60 persen ikan nila miliknya mati.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kerugian yang dialaminya diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah, karena jumlah ikan yang mati mencapai ratusan kwintal.

“Satu keramba ribuan ekor ikan. Kalau ditimbang bisa ton-tonan. Ya rugi puluhan juta,” imbuh Hadi.

Dwi Prastyono, pemilik keramba lainnya, mengatakan bahwa ia biasanya menggunakan kincir air untuk meningkatkan kadar oksigen di dalam air agar ikan bisa bertahan.

Baca Juga :  Marak Penipuan Mengatasnamakan Program Makan Bergizi Gratis, PDIP Minta Hal Ini

Biasanya, dalam 2 hingga 3 hari setelah kincir air dipasang, kondisi air membaik dan ikan bisa kembali dikonsumsi.

Meski demikian, Dwi menambahkan bahwa kejadian ini sulit diprediksi dan tidak bisa dihindari oleh para pembudidaya ikan. Mereka hanya bisa pasrah terhadap fenomena alam yang menyebabkan kerugian ini.

“Penyebabnya karena ada angin besar, udara dingin. Akhirnya ikan mengambang, mati,” pungkasnya

Pembudidaya ikan di Telaga Ngebel Ponorogo berharap kejadian serupa tidak terulang, meskipun mereka menyadari bahwa ini adalah bagian dari siklus alam yang tak dapat dihindari.

Berita Terkait

Update Terbaru: Berapa UMK Jawa Barat 2026? Cek Daftar Kota dan Kabupatennya!
Iran Perketat Pengawasan Wilayah Udara di Tengah Ketegangan Domestik dan Ancaman Internasional
VIRAL ! Ibu-Ibu di NTT Tembak Mati Burung Hantu yang ‘Mengganggu’ Tidurnya
Jaksa Agung ST Burhanuddin Tegaskan Perkara Guru Honorer di Jambi Akan Dihentikan
Jadwal Penukaran Uang Baru 2026: Syarat, Lokasi, dan Cara Pesan via PINTAR BI
BGN Pastikan MBG akan Tetap Beroperasi di Bulan Ramadhan
Pemerintah Siapkan 5.750 Kuota Beasiswa LPDP 2026 untuk Cetak Talenta Unggul
Iran Deklarasi Siap Perang Hadapi Amerika Serikat: Analisis Ketegangan yang Memanas

Berita Terkait

Thursday, 22 January 2026 - 15:01 WIB

Iran Perketat Pengawasan Wilayah Udara di Tengah Ketegangan Domestik dan Ancaman Internasional

Wednesday, 21 January 2026 - 11:35 WIB

VIRAL ! Ibu-Ibu di NTT Tembak Mati Burung Hantu yang ‘Mengganggu’ Tidurnya

Wednesday, 21 January 2026 - 10:11 WIB

Jaksa Agung ST Burhanuddin Tegaskan Perkara Guru Honorer di Jambi Akan Dihentikan

Monday, 19 January 2026 - 15:31 WIB

Jadwal Penukaran Uang Baru 2026: Syarat, Lokasi, dan Cara Pesan via PINTAR BI

Monday, 19 January 2026 - 10:20 WIB

BGN Pastikan MBG akan Tetap Beroperasi di Bulan Ramadhan

Berita Terbaru

Apa Ciri Khas dari Gotong Royong

Pendidikan

Mengenal Budaya Luhur Bangsa: Apa Ciri Khas dari Gotong Royong?

Friday, 23 Jan 2026 - 10:08 WIB

Cara Ganti Nama di Google Meet

Teknologi

Cara Ganti Nama di Google Meet dengan Mudah dan Cepat

Friday, 23 Jan 2026 - 10:01 WIB

 Cara Menghadapi Krisis Dunia

Ekonomi

4 Strategi Tepat Cara Menghadapi Krisis Dunia

Friday, 23 Jan 2026 - 09:52 WIB