3 Oleh-Oleh Khas Cirebon yang Wajib Dibawa Saat Mudik

- Redaksi

Monday, 24 March 2025 - 09:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerupuk melarat (Dok. Ist)

Kerupuk melarat (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Cirebon dikenal sebagai surga kuliner di Jawa Barat dengan beragam makanan khas yang lezat.

Saat mudik, rasanya kurang lengkap jika tidak membawa oleh-oleh untuk keluarga di kampung halaman. Berikut tiga jajanan khas Cirebon yang wajib Anda bawa pulang:

1. Tape Ketan Bakung – Manis dan Legendaris

Tape ketan Bakung adalah makanan tradisional khas Cirebon yang terkenal dengan rasanya yang manis legit dan aromanya yang khas. Tape ini berasal dari Desa Bakung, Kecamatan Jamblang, yang dikenal sebagai pusat produksi tape ketan terbaik.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tekstur tape ini lembut dan sedikit berair karena proses fermentasi yang sempurna. Selain enak, Tape Ketan Bakung juga tahan lama, sehingga cocok dijadikan oleh-oleh. Harganya mulai dari Rp50.000 per kardus, tergantung jumlah yang dibeli.

Baca Juga :  Polopendem Kukus Ibu Eka: Jajanan Tradisional Hangat dengan Harga Terjangkau di Madiun

2. Kue Gapit – Camilan Renyah dengan Banyak Rasa

Kue Gapit adalah camilan renyah khas Cirebon yang berbentuk mirip waffle, tetapi lebih tipis dan garing. Nama “gapit” berasal dari cara pembuatannya, yaitu dengan menjepit adonan menggunakan dua lembar logam di atas api.

Kue ini terbuat dari tepung tapioka dan awalnya hanya memiliki rasa kelapa. Namun, kini tersedia berbagai varian rasa seperti keju, bawang, udang, kencur, cokelat, dan balado.

Kue Gapit bisa ditemukan di Pasar Kue Weru, salah satu pusat oleh-oleh di Cirebon. Harganya cukup terjangkau, sekitar Rp48.000 per kilogram.

3. Kerupuk Mlarat – Kerupuk Unik yang Digoreng dengan Pasir

Kerupuk Mlarat memiliki cara pembuatan yang unik, yaitu tidak digoreng dengan minyak, melainkan disangrai menggunakan pasir pegunungan.

Baca Juga :  Studi Ungkap Brokoli Bisa Menghambat Pertumbuhan Uban, Ini Faktanya

Cara ini berasal dari masa lalu ketika minyak goreng mahal, sehingga warga Cirebon berinovasi menggunakan pasir sebagai alternatif.

Kerupuk ini terbuat dari tepung tapioka dan memiliki warna-warna menarik seperti merah, putih, dan hijau. Rasanya gurih dan renyah, cocok dinikmati bersama keluarga.

Selain itu, kerupuk ini tahan lama dan mudah dibawa. Harganya sangat terjangkau, mulai dari Rp10.000 tergantung ukuran kemasannya.

Bawa Oleh-Oleh Khas Cirebon untuk Keluarga!

Mudik adalah momen spesial untuk berkumpul dengan keluarga. Dengan membawa oleh-oleh khas Cirebon, Anda tidak hanya membawa camilan lezat, tetapi juga memperkenalkan kekayaan kuliner daerah ini.

Jadi, sebelum kembali ke kampung halaman, jangan lupa mampir ke toko oleh-oleh Cirebon!Selamat mudik dan selamat menikmati jajanan khas Cirebon!

Berita Terkait

Cara Membuat Ayam Crispy dengan Tepung Sajiku yang Renyah Seharian ala Restoran
Private Yacht Bali & Luxury Yacht Charter Bali: Cara Baru Menikmati Liburan Eksklusif di Pulau Dewata
Panduan Lengkap Cara Pasang Lis Molding Tembok Sendiri agar Hasil Presisi
Cara Bayar Fidyah Puasa: Panduan Lengkap dan Mudah Bagi Muslim
Niat Puasa Syawal: Tata Cara, Keutamaan, dan Waktu Pelaksanaannya
Meraih Pahala Setahun Penuh: Memahami Keutamaan Puasa Syawal
3 Cara Membalas Ucapan Idul Fitri yang Sopan, Tulus, dan Berkesan
Rahasia Cara Masak Rendang Daging Sapi yang Empuk dan Meresap Sempurna

Berita Terkait

Friday, 10 April 2026 - 10:42 WIB

Cara Membuat Ayam Crispy dengan Tepung Sajiku yang Renyah Seharian ala Restoran

Saturday, 4 April 2026 - 17:40 WIB

Private Yacht Bali & Luxury Yacht Charter Bali: Cara Baru Menikmati Liburan Eksklusif di Pulau Dewata

Thursday, 2 April 2026 - 10:25 WIB

Panduan Lengkap Cara Pasang Lis Molding Tembok Sendiri agar Hasil Presisi

Tuesday, 24 March 2026 - 17:07 WIB

Cara Bayar Fidyah Puasa: Panduan Lengkap dan Mudah Bagi Muslim

Monday, 23 March 2026 - 06:50 WIB

Niat Puasa Syawal: Tata Cara, Keutamaan, dan Waktu Pelaksanaannya

Berita Terbaru