Minyakita di Pasar Tambahrejo Tetap Laris Meski Ada Kasus Pengurangan Takaran

- Redaksi

Saturday, 15 March 2025 - 14:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Minyak Kita (Dok. Ist)

Minyak Kita (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Pedagang di Pasar Tambahrejo, Surabaya, mengungkapkan bahwa minyak goreng Minyakita tetap banyak dibeli, meskipun belakangan ini muncul kasus pengurangan takaran.

Dalam sidak yang dilakukan di pasar tersebut, ditemukan Minyakita yang seharusnya 1 liter, namun isinya hanya sekitar 700-900 ml.

Salah satu pedagang, Miswati, mengaku tidak tahu soal pengurangan takaran ini karena ia hanya membeli dari agen.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tetap banyak yang beli meski ramai kasus kurangi takaran ini. Tapi sebelumnya saya sebagai pedagang juga tidak tahu, karena saya hanya kulakan dari agen,” ujar Miswati, salah satu pedagang di Pasar Tambahrejo, Jumat (14/3/2025).

Miswati menjual Minyakita dalam kemasan bantalan seharga Rp 15.700 sesuai harga eceran tertinggi (HET), sedangkan kemasan botol dijual Rp 16.500 per botol.

Baca Juga :  Bisnis Camilan Merupakan Salah Satu Bisnis Modal Kecil yang Bisa Menghasilkan Banyak Keuntungan

Namun, saat ini stok kemasan bantalan sedang kosong karena biasanya baru dikirim setiap akhir bulan.

Miswati menegaskan bahwa dirinya sebagai pedagang tidak mengetahui adanya pengurangan takaran pada produk Minyakita.

“Saya ndak tahu ya cuma dibilangi petugas kalau Minyakita (yang dijual) tidak sesuai takaran. Saya juga ndak salah kan kalau sebagai pedagang hanya menjual saja,” bebernya.

Sebelumnya, dalam sidak yang dilakukan oleh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman bersama Wamentan, Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP), dan Satgas Pangan, ditemukan beberapa produk Minyakita yang tak sesuai takaran.

Minyak yang seharusnya berisi 1 liter, ternyata hanya berisi 700-900 ml. Bahkan, tujuh perusahaan diketahui melakukan praktik pengurangan takaran ini.

Baca Juga :  Bisnis Kaos Pre-Order, Modal Minimal Hasil Maksimal

Pemerintah pun berjanji akan menindak tegas pelaku kecurangan agar konsumen tetap mendapatkan haknya sesuai ketentuan.

Berita Terkait

338 Dolar Berapa Rupiah? Intip Nilai Tukar Terbaru dan Cara Menghitungnya
3 Cara Buat NIB untuk UMKM dengan Mudah, agar Usaha Memiliki Identitas Resmi!
Mungkinkah Penghentian Program Makan Bergizi Gratis Jadi Solusi Penguatan Rupiah? Mari Kita Bedah Secara Lengkap!
Rupiah Tembus Rp18.000: Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?
5 Cara Memulai Bisnis Produk Digital untuk Pemula di 2026, Kamu Wajib Coba!
Peluang Cuan! Cara Ternak Cacing Sutra untuk Pemula yang Sangat Menjanjikan
Armocargo: Solusi Import China dan Jasa Import China yang Praktis untuk Bisnis Modern
Cari Tempat Jual Karangan Bunga Papan Jakarta Terbaik? Elora Florist Solusinya!

Berita Terkait

Wednesday, 17 June 2026 - 14:51 WIB

338 Dolar Berapa Rupiah? Intip Nilai Tukar Terbaru dan Cara Menghitungnya

Tuesday, 16 June 2026 - 09:51 WIB

3 Cara Buat NIB untuk UMKM dengan Mudah, agar Usaha Memiliki Identitas Resmi!

Monday, 8 June 2026 - 10:14 WIB

Mungkinkah Penghentian Program Makan Bergizi Gratis Jadi Solusi Penguatan Rupiah? Mari Kita Bedah Secara Lengkap!

Thursday, 4 June 2026 - 10:45 WIB

Rupiah Tembus Rp18.000: Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?

Thursday, 4 June 2026 - 07:40 WIB

5 Cara Memulai Bisnis Produk Digital untuk Pemula di 2026, Kamu Wajib Coba!

Berita Terbaru

Diclofenac Sodium Obat Apa?

Kesehatan

Diclofenac Sodium Obat Apa? Fungsi, Dosis, dan Efek Sampingnya

Wednesday, 24 Jun 2026 - 10:03 WIB