Harga Emas Antam
SwaraWarta.co.id – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami penurunan yang signifikan.
Pada hari Minggu, harga emas Antam turun sebesar Rp11.000 per gram, sehingga kini berada di angka Rp1.350.000 per gram.
Penurunan ini mencerminkan tren fluktuatif harga emas dalam beberapa waktu terakhir. Sebelumnya, harga emas Antam sempat mencapai Rp1.461.000 per gram pada Minggu, 18 Mei 2025
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Adapun harga jual kembali (buyback) emas batangan tercatat sebesar Rp1.220.000 per gram.
Perlu diketahui, transaksi penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen untuk non-NPWP. PPh 22 atas transaksi buyback ini dipotong langsung dari total nilai buyback.
Penurunan harga emas ini dapat menjadi pertimbangan bagi investor dan masyarakat yang ingin berinvestasi dalam logam mulia.
Namun, penting untuk selalu memantau pergerakan harga dan mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhi fluktuasi harga emas sebelum mengambil keputusan investasi.
Dengan fluktuasi harga yang terjadi, penting bagi calon investor untuk selalu memperbarui informasi terkait harga emas dan mempertimbangkan waktu yang tepat untuk membeli atau menjual emas batangan.
SwaraWarta.co.id - Mengapa stabilitas politik penting bagi upaya pembangunan di sebuah negara? Pembangunan sebuah bangsa…
SwaraWarta.co.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini menjadi salah satu inisiatif pemerintah yang paling…
SwaraWarta.co.id - Pemanfaatan teknologi digital dalam layanan kesehatan kini semakin memudahkan masyarakat, terutama bagi peserta…
SwaraWarta.co.id - Di era digital yang serba visual, menjadi seorang pembuat konten bukan lagi sekadar…
SwaraWarta.co.id - Nama Doni Salmanan kembali menjadi sorotan publik setelah resmi menghirup udara bebas. Pria yang sempat…
SwaraWarta.co.id - Bagi pengguna motor matic, kenyamanan saat berkendara adalah prioritas utama. Namun, masalah teknis…