Isu Tangerang Pecah Bentuk 2 Calon DOB Mencuat, Wacana Cisauk Hingga Curug Gabung Kota Baru 175,13 km2

- Redaksi

Thursday, 15 May 2025 - 21:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Tangerang, salah satu wilayah terluas dan terpadat di Provinsi Banten, tengah menjadi sorotan karena wacana pemekaran wilayahnya. Dengan luas mencapai 1.001,86 km² dan populasi lebih dari 3.459.706 jiwa pada tahun 2025, kepadatan penduduk yang mencapai 3.500 jiwa/km² mendorong usulan pemekaran ini.

Wacana pemekaran ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Tangerang. Kepadatan penduduk yang tinggi berpotensi menimbulkan berbagai permasalahan, seperti kemacetan lalu lintas, terbatasnya akses terhadap fasilitas publik, dan meningkatnya persaingan sumber daya. Pemekaran diharapkan dapat meringankan beban administrasi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Jika disetujui oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), pemekaran Kabupaten Tangerang akan menghasilkan dua daerah otonomi baru: Kabupaten Tangerang Utara dan Kota Tangerang Tengah. Kedua daerah ini direncanakan akan memiliki wilayah administratif dan pemerintahan sendiri, termasuk perangkat daerah, anggaran, dan kepala daerah yang terpilih melalui proses demokrasi yang sah.

Kabupaten Tangerang Utara

Kabupaten Tangerang Utara diestimasikan memiliki luas wilayah sekitar 445,8 km². Rencananya, kabupaten ini akan meliputi 13 kecamatan, yang mencakup area pesisir utara Kabupaten Tangerang. Pembentukan Kabupaten Tangerang Utara diharapkan dapat memaksimalkan potensi wilayah pesisir, terutama di sektor perikanan dan pariwisata.

Kecamatan yang Tergabung dalam Kabupaten Tangerang Utara:

  • Pakuhaji (54,55 km²)
  • Teluknaga (52,41 km²)
  • Sepatan Timur (19,66 km²)
  • Kosambi (36,09 km²)
  • Sepatan (19,22 km²)
  • Kemiri (33,45 km²)
  • Mekar Baru (25,78 km²)
  • Sukamulya (25,44 km²)
  • Mauk (44,94 km²)
  • Kronjo (46,51 km²)
  • Kresek (29,99 km²)
  • Sukadiri (24,99 km²)
  • Gunung Kaler (32,77 km²)

Pemilihan kecamatan-kecamatan ini didasarkan pada pertimbangan geografis, demografis, dan potensi ekonomi masing-masing wilayah. Integrasi yang baik antar kecamatan dalam pemerintahan baru sangat penting untuk keberhasilan pemekaran.

Baca Juga :  Ekspor Durian Indonesia Meningkat: Sulawesi Tengah dan Papua Siap Bidik Pasar China

Kota Tangerang Tengah

Kota Tangerang Tengah diestimasikan akan memiliki luas wilayah sekitar 175,13 km². Wilayah ini akan meliputi enam kecamatan yang berlokasi di bagian tengah Kabupaten Tangerang. Pembentukan Kota Tangerang Tengah diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan meningkatkan aksesibilitas masyarakat terhadap layanan publik di wilayah tersebut.

Kecamatan yang Tergabung dalam Kota Tangerang Tengah:

  • Cisauk (30,05 km²)
  • Pagedangan (50,75 km²)
  • Kelapa Dua (26,22 km²)
  • Curug (30,83 km²)
  • Legok (37,28 km²)

Pemilihan kecamatan ini juga mempertimbangkan faktor geografis, demografis, dan ekonomi. Integrasi antar kecamatan dalam pemerintahan kota baru sangat krusial untuk kesuksesan pemekaran ini. Faktor-faktor seperti infrastruktur, aksesibilitas, dan sumber daya manusia juga menjadi pertimbangan penting.

Baca Juga :  Anwar Ibrahim Kritik Ucapan Gus Miftah ke Penjual Es Teh: Sikap Sombong Bisa Terjadi pada Siapa Saja

Pemekaran wilayah Kabupaten Tangerang merupakan langkah yang kompleks dan membutuhkan perencanaan matang. Studi kelayakan, analisis dampak lingkungan, dan partisipasi aktif masyarakat sangat penting untuk memastikan keberhasilan dan keberlanjutan pembangunan di daerah otonomi baru tersebut. Semoga proses pemekaran ini dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tangerang.

Berita Terkait

20 Tema Buka Puasa Bersama Perusahaan 2026 yang Kreatif, Kekinian & Berkesan
Momen Donald Trump Puji Ketegasan Prabowo: “Saya Tidak Berani untuk Melawan Dia”
Rumah Jokowi di Google Maps Berganti Nama: dari “Tembok Ratapan” hingga “Sinagoga Yerussolo”
5 Adegan Video Amalia Mutya yang Viral di TikTok, Nomor 3 Bikin Netizen Tak Bisa Berkedip
Heboh! Isi Link Video Cukur Kumis 3 Menit 51 Detik yang Viral di TikTok, Ternyata Isinya Mengejutkan!
Full Video Nay TikTok Diduga Bocor! Netizen Heboh Sebut Isinya Pink Banget, Benarkah Ada Versi Lengkapnya?
Menyambut Bulan Suci: Tata Cara dan Doa Mandi Sebelum Ramadhan
THR ASN 2026 Cair Lebih Awal? Ini Besaran dan Jadwal Terbarunya
Tag :

Berita Terkait

Sunday, 22 February 2026 - 17:14 WIB

20 Tema Buka Puasa Bersama Perusahaan 2026 yang Kreatif, Kekinian & Berkesan

Sunday, 22 February 2026 - 14:34 WIB

Momen Donald Trump Puji Ketegasan Prabowo: “Saya Tidak Berani untuk Melawan Dia”

Friday, 20 February 2026 - 21:43 WIB

Rumah Jokowi di Google Maps Berganti Nama: dari “Tembok Ratapan” hingga “Sinagoga Yerussolo”

Friday, 20 February 2026 - 21:33 WIB

5 Adegan Video Amalia Mutya yang Viral di TikTok, Nomor 3 Bikin Netizen Tak Bisa Berkedip

Friday, 20 February 2026 - 21:27 WIB

Heboh! Isi Link Video Cukur Kumis 3 Menit 51 Detik yang Viral di TikTok, Ternyata Isinya Mengejutkan!

Berita Terbaru