Ilustrasi penganiayaan jukir (Dok. Ist)
Swarawarta.co.id – Seorang pria berinisial S mengalami luka kritis diduga akibat dianiaya temannya sendiri di Jalan Raya Kebalen, Babelan, Kabupaten Bekasi pada Kamis malam, 8 Mei 2025.
Kapolres Metro Bekasi, AKBP Mustofa, menjelaskan bahwa petugas piket Reskrim menerima informasi dari RSUD Teluk Pucung, Kota Bekasi tentang adanya korban penganiayaan di wilayah Babelan.
“Piket Reskrim langsung menuju RSUD untuk melakukan pengecekan informasi dan benar mendapati korban yang sedang dilakukan penanganan medis,” katanya dalam keterangannya, Sabtu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan hasil informasi dari korban, diketahui bahwa pelaku meminta diantar pulang oleh korban sekitar pukul 21.00 WIB.
“Saat di TKP tiba-tiba pelaku dari arah belakang langsung menyayatkan senjata tajamnya ke leher korban kemudian pelaku juga menusukkan senjata tajam ke bagian perut sebelah kiri korban sebanyak dua kali,” katanya.
Namun, akibat perbuatan pelaku, korban langsung terjatuh dari sepeda motornya dan pelaku melarikan diri.
Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus penganiayaan ini.
“Setelah mendapatkan informasi tersebut anggota reskrim Polsek Babelan langsung menuju ke TKP dan melakukan penyisiran mencari saksi juga bukti terkait dengan keterangan korban,” katanya.
SwaraWarta.co.id – Kenapa IHSG turun hari ini? Bagi para investor saham di Bursa Efek Indonesia…
SwaraWarta.co.id – Ada beberapa cara download bukti pemesanan BI PINTAR yang bisa Anda lakukan. Layanan…
SwaraWarta.co.id - Meksiko sedang berada dalam situasi yang memanas. Di saat persiapan menuju Piala Dunia 2026 sudah dalam…
SwaraWarta.co.id – Bagaimana cara tukar uang baru di Bank Indonesia? Menjelang hari raya atau momen…
SwaraWarta.co.id - Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia baru saja mencatatkan sejarah baru dalam upaya peningkatan…
SwaraWarta.co.id – Apakah PPPK paruh waktu dapat THR? Kebijakan mengenai penataan tenaga non-ASN atau honorer…