AS Serang Tiga Fasilitas Nuklir Iran, Eskalasi Konflik Makin Memanas

- Redaksi

Sunday, 22 June 2025 - 14:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AS Serang Tiga Fasilitas Nuklir Iran

AS Serang Tiga Fasilitas Nuklir Iran

SwaraWarta.co.id – Dalam sebuah pernyataan resmi, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa militer AS telah melakukan serangan udara presisi terhadap tiga fasilitas nuklir utama Iran: Fordow, Natanz, dan Isfahan.

Serangan tersebut dianggap sebagai tindakan militer Amerika secara langsung dan signifikan terhadap Iran, selaras dengan dukungan AS terhadap operasi militer Israel.

Serangan dilaksanakan pada Sabtu malam (21 Juni), menggunakan kombinasi bomber siluman B-2 yang membawa bom bunker‑buster GBU‑57 dan rudal jelajah Tomahawk diluncurkan dari kapal selam.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Khusus untuk Fordow, yang dibangun di dalam lapisan batu tebal, dikabarkan menerima 6 hingga 12 bom bunker‑buster dari pesawat B-2.

Dalam pidato tengah malam, Trump menyatakan serangan ini sebagai “sukses spektakuler” dan “completely and totally obliterated” fasilitas nuklir tersebut.

Baca Juga :  Jarang Diketahui, Ini Dia Tips Lolos Interview Kerja di Jepang

Ia menyebut misi ini bertujuan untuk mencegah Iran memiliki senjata nuklir, sekaligus sebagai peringatan: jika Iran tidak memilih damai, serangan lebih besar akan menyusul . Trump juga menegaskan bahwa semua pesawat AS telah keluar dari wilayah udara Iran tanpa insiden.

Dari sisi Iran, kementerian dan pihak berwenang mengecam tindakan tersebut sebagai pelanggaran kedaulatan dan hukum internasional, meski Badan Tenaga Atom Iran dan IAEA melaporkan tidak ada peningkatan radiasi atau pencemaran.

Media negara Iran menyebut serangan ini “menghina” dan bakal punya “konsekuensi abadi” . Mereka juga mengumumkan intentitas akan melakukan retaliasi, termasuk misil ke Israel, yang telah melukai sejumlah warga di wilayah utara dan pusat Israel.

Baca Juga :  Inspiratif! Kakek di Magetan Bikin Lampion Unik dari Kaleng Bekas

Dalam negeri AS, serangan ini memicu debat panas soal legalitas intervensi militer tanpa persetujuan Kongres. Beberapa senator dan figure parlemen Demokrat menekankan bahwa Trump melewati proses legislatif dan berisiko menarik AS ke perang berkepanjangan.

Partai Republik dan Prime Minister Israel Netanyahu justru memujinya sebagai langkah berani demi perdamaian dan keamanan global .

Konflik ini berada di titik kritis: AS secara terbuka telah memasuki fase baru dalam perang Israel–Iran, dan seluruh dunia kini menahan napas apakah eskalasi akan berhenti atau justru meluas. Diplomasi internasional semakin mendesak, namun jalan damai masih belum terlihat.

Berita Terkait

Nikah Siri dan Poligami dalam KUHP Baru: Antara Hukum Pidana dan Kritik MUI
Dokter Richard Lee Jadi Tersangka Kasus Apa? Simak Fakta yang Sebenarnya!
Cara Buat SKCK Secara Online 2026: Panduan Lengkap dan Mudah
Pusat Ikatan Bidan Indonesia: Pilar Penguatan Profesi dan Pelayanan Kebidanan Nasional
Status BLT Kesra 2026: Lanjut atau Berhenti? Ini Penjelasan Resmi
Panduan Lengkap! Cara Daftar PPPK Kemenkumham 2026: Syarat, Formasi, dan Cara Pendaftaran
Pasukan Elite Kolombia Siagakan Diri di Perbatasan Usai Serangan AS ke Venezuela
Info PKH Hari Ini Apakah Sudah Cair 2026? Begini Cara Mengecek Status Penerima!

Berita Terkait

Thursday, 8 January 2026 - 14:31 WIB

Nikah Siri dan Poligami dalam KUHP Baru: Antara Hukum Pidana dan Kritik MUI

Thursday, 8 January 2026 - 10:57 WIB

Dokter Richard Lee Jadi Tersangka Kasus Apa? Simak Fakta yang Sebenarnya!

Wednesday, 7 January 2026 - 14:07 WIB

Cara Buat SKCK Secara Online 2026: Panduan Lengkap dan Mudah

Tuesday, 6 January 2026 - 19:08 WIB

Pusat Ikatan Bidan Indonesia: Pilar Penguatan Profesi dan Pelayanan Kebidanan Nasional

Tuesday, 6 January 2026 - 17:19 WIB

Status BLT Kesra 2026: Lanjut atau Berhenti? Ini Penjelasan Resmi

Berita Terbaru

Langkah-Langkah Cara Tebus Right Issue INET

Ekonomi

Cara Tebus Right Issue INET: Langkah Mudah bagi Investor!

Thursday, 8 Jan 2026 - 14:21 WIB

Doraemon Resmi Berhenti Tayang di RCTI Setelah 35 Tahun

Film

Doraemon Resmi Berhenti Tayang di RCTI Setelah 35 Tahun

Thursday, 8 Jan 2026 - 10:42 WIB